Kenzie pun melupakan sejenak karena baru saja mendapat telepon dari pihak rumah sakit.
"Dev, ada apa dengan wajahmu?"
Seketika Deva gelagapan karena diam-diam Kenzie tengah menatapnya.
"Tidak, tidak ada. Aku hanya ingin orang-orang yang melakukan kesalahan berharap mendapat hukuman setimpal," ujar Deva karena kali ini pikirannya sedang kacau.
"Aku juga berharap begitu. Dengan dihukumnya mereka, sedikit mendapat keadilan untuk suamiku." Jawab Kenzie karena ia juga bahkan berharap jika orang itu tak akan bisa melihat sang fajar lagi.
Tidak terasa, mereka berdua sudah sampai di rumah sakit dan kini keduanya juga sudah berkumpul dengan bu Leiha serta bu Lidya.
"Zie ... Ibu merindukanmu," ucap bu Leha dengan mata berkaca-kaca.
"Aku juga merindukan Ibu, aku takut Bu, takut sekali."
Di dalam pelukan sang ibu. Kenzie melampiaskan kerinduannya dan kesedihan.
"Zie, kamu wanita kuat. Begitu juga dengan Ardi, berdoa semua akan baik-baik saja." Bu Lidya pun ikut memeluk Kenzie dengan begitu erat, ketiganya saling melepaskan kerinduan, tapi tidak dengan rasa takut itu sendiri.
Beberapa detik kemudian, dokter baru saja keluar dari ruang ICU bersama suster untuk mengecek lagi kondisi Ardi.
"Ka-kamu—,"
"Iya, ini aku. Bagaimana kabarmu?" Yah, dokter tersebut bernama dokter Frans. Beliau adalah dokter spesialis penyakit dalam.
"Ba-bagaimana dengan keadaan Ardi? Apa dia masih bisa disembuhkan," ujar Deva karena tidak menyangka kalau teman masa kuliahnya menjadi seorang dokter.
"Dokter, bagaimana kondisi suamiku. Kenapa dia juga belum bangun," tukas Kenzie dengan mata memohon.
Dokter Frans terdiam untuk sejenak, ia bingung harus berbicara apa. Di samping itu, Ardi meminta agar istrinya tidak tahu akan kondisinya yang sebenarnya. Lantas, di sisi lain sepertinya Deva sudah tahu perihal keadaan Ardi.
"Sejak kapan dia sakit?"
Mendengar pertanyaan keluar dari mulut Deva. Dokter Frans pun beberapa kali menghela napasnya, karena sudah waktunya mereka tahu dan tak perlu ada yang ditutupinya.
"…
Menikahi Suami Tuli
Ardi di ruang ICU (39)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments