Braaakkk...!
"Dasar anak buah tak berguna.. Bisa bisa nya perempuan itu kabur..! Ngapain aja sih kalian..??"
Terdengar gebrakan meja begitu keras dan segala yang ada di atasnya berserakan.
"Sorry Boss Gadis itu kabur saat kami mengantarkan makanan. Dan diselamatkan oleh anak muda sangat kuat. Kami berdua tak sanggup menghadapinya."
"Brengsek.. Percuma aku bayar kalian mahal.. Menghadapi bocah aja tak bisa.." Ucap Jhonson kepada dua anak buahnya yang ditugaskan menjaga Anggun agar tidak kabur.
"Soery Boss kami salah, tapi anak itu benar benar kuat. Tenaganya jauh di atas kami.." Jawab salah satu Pria berbadan Besar.
"Pokoknya aku nggak mau tau, cepat kalian cari Gadis itu. Bunuh siapa saja yang menghalangi nya. Sebelum tengah malam kalian harus sudah membawa Gadis itu ke hadapanku.. Cepat..!!!" Teriak Jhonson dengan sangat emosi dan kesal.
"Baik Boss " Jawab dua orang Pria kekar anak buang Jhonson. Lalu mereka keluar dari ruangan yang dibuat berantakan oleh Jhonson.
Tak lama mereka kelur, masuk seorang gadis berparas cantik, Rambut pirang sebahu, masih menggunakan Gaun tidur yang cukup seksi.
"Pa.. Apa sudah dapat informasi dari Anggun..?" Tanya Jessi sambil duduk di pangkuan Papanya denagn manja.
"Belum, aku nggak tau mereka berdua ngapain aja di rumah ini.. Bisa bisa mereka melepaskan Gadis lemah itu." Jawab julian mulai tenang dengan kedatangan Putrinya.
"Yaudah nanti Jessi bantu cari tau keberadaan Anggun. Kayaknya papa harus tambah orang deh.. Cari yang lebih berkompeten dan kuat, Biar mahal asal rencana kita aman."
Kamu benar Jess.. Papa harus tambah anggota lagi, pria yang menolong Gadis itu tak sanggup dilawan dua cecunguk bodoh itu..
"Udah pa.. Papa tenang dulu ya.. Biar Jessi bantu tenangkan Papa." Ucap Jessi manja sambil mengelus elus punggung Papanya.
"Kamu memang selalu bisa buat Papa tenang" Puji Jhonson.
Kemudian Jhonson mengangkat dagu Jessi dan melumat Bibir merah merekah Jessi. Selanjutnya terjadi lah pergumulan Panas di dalam Ruangan itu.
Desahan…
Pendekar Dari Alam Bunian
Part 18
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments
Doni Gunawan
lanjut
2024-12-13
0