Hampir dua jam Sophia dan Jeniver menunggu Aldamia keluar untuk menemui mereka. Salah seorang Pelayan telah menyampaikan kedatangan Jeniver dan Sophia kepada Aldamia dari luar kamar bahkan sudah beberapa kali tindakan itu ia lakukan. Namun Aldamia masih saja berdiam diri di ruangan pribadinya tanpa ada jawaban bahkan suaranya pun tidak terdengar. Dia membuka pintu yang tidak di kunci untuk memastikan ada tidaknya Nyonya mereka di dalam. Pelayan itu bisa melihat Aldamia sedang duduk di kursi samping tempat tidurnya diam tidak bergerak dengan mata terpejam.
Pelayan itu kembali ke ruang tamu menjumpai Jeniver. "Nona, saya sudah sampaikan kedatangan Nona dan tuan Putri. Namun tidak ada jawaban dari Nyonya, Sepertinya beliau sedang khusuk dalam semedinya." ucap pelayan itu sungkan.
"Oh.. Biar saja. sepertinya Guru sedang ada urusan penting. Lagi pula sebenarnya Guru sudah tahu kami datang, mungkin sebentar lagi semedinya selesai" Jawab Jeniver santai. Sebenarnya dia tahu kalau Aldamia tidak sedang di tempat. Mata awam mungkin bisa melihat raganya berada di sini. Namun Jeniver tahu kalau Gurunya barusaja tiba dari tempat yang jauh. Hal itu sudah sering dilakukan oleh Aldamia. Terkadang hampir 2 bulan Aldamia duduk diam di kursinya. sudah dipastikan ia Sedang pergi ke suatu tempat yang cukup jauh.
Jeniver tersenyum lembut sambil memandang Sophia yang tampak sedikit bosan dengan menunggu. "Sabar ya, Sophia. Guru pasti akan keluar segera," katanya mencoba menenangkan.
Sophia mengangguk pelan, meskipun tampak kurang yakin. Pelayan yang tadi berbicara dengan Jeniver kembali menawarkan minuman atau makanan, tetapi Sophia menolak dengan sopan.
Sementara itu, di dalam kamarnya, Aldamia memang tidak benar-benar berada di tempat itu. Meskipun tubuhnya duduk diam di kursi, jiwanya telah pergi ke tempat yang jauh, tempat di mana dia bisa berkomunikasi dengan makhluk lain yang tidak terlihat oleh mata biasa.
Aldamia berada di sebuah dimensi lain, te…
Pendekar Dari Alam Bunian
Dewi Takdir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments