Bunga sedang memasukkan menu makan siang untuk Sastra kedalam kotak makan, ia tadi memasak beberapa menu kesukaan suaminya itu. Sastra sangat pemilih dalam hal asupan makanan yang dikonsumsinya, dia lebih menyukai menu sehat buatan rumah karena menurutnya lebih higienis jika memasak sendiri.
Ia segera bergegas karena waktu sudah menunjukkan pukul sebelas siang. Bunga berangkat ke kantor utama Prawira Grup di antar oleh Pak Pendi sebagai sopir kepercayaan keluarga besar Prawira.
*****
Sastra sedang duduk di kursi kebesaran Prawira Grup, ia tengah memeriksa beberapa dokumen penting yang memerlukan tanda tangannya. Terdengar suara pintu yang terbuka membuat perhatiannya teralih, dan muncullah seseorang yang sering membuatnya sakit kepala.
"Selamat siang yang terhormat Tuan Sastra Prawira." Caroline masuk ke ruangan Sastra dan langsung duduk di sofa menyilangkan kakinya dengan santai tanpa merasa canggung sedikitpun. Dia memakai gaun ketat berwarna merah menyala di atas lutut dengan belahan dada rendah seperti sengaja mengekspos buah dadanya.
"Nona Caroline, apakah anda tidak punya tata krama?" cela Sastra dengan dingin dan datar.
"Maksudnya?" Caroline memicingkan matanya.
"Anda masuk sembarangan ke dalam ruangan CEO tanpa membuat janji dan meminta izin. Di mana tata krama Anda, bukannya Anda ini lulusan universitas bergengsi? ternyata wawasan luas tidak menjamin bahwa attitude seseorang sebaik pengetahuannya." Sastra menatap tajam padanya.
"Apa begitu caramu menyambut tamu? tadi aku hendak meminta izin tetapi meja sekertarismu itu kosong! Jadi aku langsung masuk saja kemari, sepertinya kinerja sekertarismu itu tidak becus, bagaimana bisa dia meninggalkan mejanya disaat jam kerja sedang berlangsung?" sanggah Caroline.
Saat ini Tommy sedang disuruh oleh Sastra untuk mengambil dokumen dari bagian pemasaran, untuk itulah dia tidak berada di mejanya.
"Simpan saja ocehanmu itu, karena hanya aku yang berhak menilai baik buruknya para karyawanku! Sebenarnya apa maksud kedatang…
Kapan Menikah?
KM Part 133
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 170 Episodes
Comments
Moertini
mantap Bunga hajar saja tuu mak lampir Caroline emang sudah keterlaluan g tahu malu godain suamimu terus
2024-12-08
0
Mak Lis
wadidaw...kaget thor..istri Sastra istrimu bak bidadari rasa preman..
2023-07-24
0
Dede Dahlia
kurang tamparannya bunga ayo tampar lagi biar tau rasa si wanita gila itu sudah gila murahannya minta ampun gemes aku pengen ikut nampar juga 😬😁😁😁
2022-11-15
0