Bunga begitu antusias saat makanan yang diinginkannya sudah tersedia di depan mata, tanpa basa basi lagi ia langsung melahapnya dengan semangat hingga habis tak bersisa walaupun sambil meringis-ringis kesakitan.
Dokter dan para bidan hanya terkekeh melihat kelakuan ibu hamil yang satu ini, bahkan stamina Bunga terlihat sangat prima walaupun keringat bercucuran membuat jejak basah di pelipisnya.
"Pembukaan sudah hampir lengkap, segera bawa Nyonya Bunga keruangan khusus bersalin. Para Bidan dan Perawat harap bersiap, dan anda Pak Sastra sebagai suaminya boleh ikut masuk untuk mendampingi," ucap dokter.
Bunga dibawa masuk ke kamar khusus persalinanan, semua dokter dan timnya sudah bersiaga. Sastra yang berada di samping Bunga tampak pucat pasi menanti detik-detik buah hati mereka dilahirkan ke dunia.
Ia terus-menerus menggenggam tangan Bunga dan membisikkan kata-kata penyemangat melihat istrinya yang mulai kepayahan menahan sakit dari kontraksi yang setiap menitnya semakin menyiksa.
"Sayang, kamu pasti kuat. Istriku yang hebat, berteriaklah. Jangan ditahan lagi, aku tahu kamu sangat kesakitan," bisiknya parau tepat di telinga Bunga.
"A-aku... hah... hah... tidak apa-apa Sas, aku masih bisa... hah... hah.. menahannya." Bunga kembali menggeram mengatupkan mulutnya rapat-rapat saat rasa mulas luar biasa itu kembali menderanya, bahkan tangannya menarik kerah kemeja Sastra dan memelintirnya sekuat tenaga.
"Bersiap-siap Nyonya, pembukaan jalan lahir sudah sempurna. Tunggu aba-aba dari saya, saat rasa mulasnya kembali coba dorong keluar di hitungan ketiga, mengerti?" dokter memberi instruksi pada Bunga.
Bunga mengangguk, saat rasa mulas itu membelitnya lagi Bunga melakukan apa yang dikatakan dokter. Setelah tiga kali mencoba dengan sekuat tenaga akhirnya lahirlah sang buah hati kedunia.
Oeekk... oeekk... oeekk....
"Selamat Pak Sastra, bayinya laki-laki, lahir dalam keadaan sehat dan sempurna, dan bersyukur karena kondisi istri anda sangat baik dan stabil."
Dokter tersenyu…
Kapan Menikah?
KM Part 152
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 170 Episodes
Comments
Mak Lis
aku lupa lupa ingat pas melahirkan..yang madi melekat dalam ingatanku adalah saat menemani anaku melahirkan,, yg awal aku berniat tdk akan menemani karena takut gk tega, ternyata aku sanggup menemani, tapi setelah bayinya sudah keluar, aku nangis sesenggukan sampai paksu panik dan bilang, ayo ke RS diperasi cecar aja..padahal gak tau aja cucunya sudah lahir
2023-07-26
0
Dede Dahlia
welcom baby 😘selamat sas n bunga gelar kalian sekarang adalah orang tua baru.
2022-11-19
0
Juliezaskia
😍😍😍😍
2021-10-06
0