Kita pindah ke sisi Christy>>>>
Saat ini Christy tengah berkumpul dengan chika dan juga Tian yang baru saja pulang beberapa menit yang lalu.
Suasana menegang dan tak ada yang berani membuka pembicaraan, termasuk chika.
" Christy, papa denger dari om sam kamu nerima si valdo, iya? " Tanya Tian dengan nada dingin.
" I-iya pah. " Jawab christy sedikit terbata.
" Huft, kan papa udah pernah bilang papa bolehin kamu berteman sama dia tapi nggak kalo sampe kalian menjalin hubungan yang lebih dari teman. Lagian kalian beda keyakinan christy, apa kamu mau kayak tantemu hah?!. Tantemu lebih memilih bunuh diri karena om dari si valdo, papa mungkin bisa nerima dia kalo mau jadi temen doang, karna dia gak ada hubungannya. Tapi papa gak yakin dia bakal beda sama keluarganya soal hubungan yang lebih dalam lagi selain pertemanan, papa cuma gak mau kamu bernasib sama seperti tantemu" Ujar Tian panjang lebar.
" Tapi reval gak gitu pah, papa juga tau kan gimana sifat reval. Dia gak mungkin ngelakuin hal yang sama kayak om chiko" Sangkal christy.
" Mungkin buat sekarang nggak, tapi kita gak tau kedepannya christy. Sudah, mulai sekarang papa gak mau kamu deket lagi sama si valdo, kalian gak bisa bersama. Itu udah takdir kalian, jangan memaksakan apa yang tak kehendaki oleh tuhan " Ujar Tian.
" Kalo kamu masih deket sama valdo, papa terpaksa harus bawa kamu ke korea bareng oma opamu disana" Ancam Tian.
Christy hanya bisa menangis sesegukan, ia tak bisa lagi berkata². Semua yang Tian katakan memang benar, tak ada yang tau kapan cinta seseorang akan habis. Dan dari awal juga,mereka memang tak bisa bersama untuk selamanya.
" Mas udah, apa salahnya sih mereka menjalaninya dulu. Mas kan tau gimana keluarga valdo, gak mungkin kan valdo bakal ngelakuin hal yang sama kayak chiko. Soal beda keyakinan itu masih bisa ditangani, banyak juga yang nikah beda agama" Sahut chika membela christy yang sedari tadi hanya bisa menangis tanpa bersuara.
" Kamu gak perlu membela chika, chiko dulu juga…
Kita Yang Seharusnya Tak Bersama
Fumi 40
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments