Valdo baru saja sampai di cafe milik eli, ia pun langsung memarkirkan motornya di sebelah motor teman²nya yang juga datang karena dipanggil oleh onel.
" Assalamu'alaikum " Ucap valdo.
" Wa'alaikumussalam/ shalom aleichem" Jawab mereka serentak.
" Wedeh dah pada kumpul aja ni, biasanya juga masih pada rebahan dikasur klen" Canda valdo.
" Si onel nih katanya mau bahas masalah penting, makanya gw ama yang lain pada kesini" Sahut ollan mewakili yang lainnya.
Valdo pun hanya mengangguk paham dan berjalan ke arah eli.
" Bang coffe latte 1 sama kentang goreng ya" Pesan valdo pada eli.
" Iya siap, tunggu aja sono sama yang lain. Dengerin si onel dulu, mau bahas yang penting banget " Titah eli.
" Emang apaan dah?" Tanya valdo.
" Udeh lu kesono aja, si onel nungguin lo dari tadi." Ucap eli.
Valdo pun hanya mengiyakan saja dan kembali ke meja teman²nya.
" Jadi apa yang mau diomongin nel? Ampe yang lain juga lu suruh kesini?" Tanya valdo langsung ke intinya.
" Gw tadi pagi liat sepupu lu sama si eve dari sini." Ucap onel.
" Lah itu doang? " Tanya lucas.
" Sabar anjir jangan maen potong aja cok" Kesal onel.
" Hehe sorry², yaudah sok lanjut" Ucap lucas.
" Mereka kayak akrab banget, awalnya gw kira mereka kayak ada bisnis diantara orang tuanya gitu yang mengharuskan mereka obrolin di cafe ini. Tapi pas gw nanya bang el ternyata yang mereka bahas bukan bisnis ortu mereka, melainkan kerjasama mereka buat misahin si valdo ama christy" Jelas onel panjang lebar.
" Hah?! Gimana maksud lu? " Bingung valdo.
" Intinya mereka berdua mau buat rencana yang bisa bikin lu sama si christy² itu menjauh, mereka juga mau bikin rencana yang menurut gw lumayan ekstrem " Bukan onel yang menjawab melainkan eli yang mengantar pesanan milik valdo.
" Emang lu denger apa aja bang? Trus kok bisa kedengeran sama lu? " Tanya floran.
" Mereka kesini pas gw baru buka banget, mereka ngomongnya juga lumayan kenceng. Makanya gw denger dan waktu itu gw lagi beresin bawah meja tempat pesanan, karn…
Kita Yang Seharusnya Tak Bersama
Fumi 41
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments