Di hari senin pagi yang cerah, valdo sudah bangun dari tidurnya dan bersiap untuk berangkat ke sekolah. Meskipun suasana hatinya masih gundah karena memikirkan christy, ia tetap akan melaksanakan kewajibannya sebagai seorang pelajar.
" Hufftt, udah seminggu semenjak kita putus. Kamu masih gak bisa dihubungi ngel, apa udah ganti nomor untuk ngindarin aku? " Gumam valdo.
" Dahla siap² dulu, tanya temen²nya angel. Siapa tau ada yang dikasih nomor baru dan kalo pun nggak, gw bakal coba tanya tante chika atau om tian. Meskipun harga diri gw taruhannya." Sambungnya.
Valdo pun langsung meletakkan ponselnya diatas nakas dekat ranjangnya dan beranjak menuju kamar mandi untuk melakukan ritual mandi pagi.
SKIP
Kegiatan mandi pun selesai, ia langsung keluar dan mengambil seragam sekolahnya yang berada di WoC dan mengenakannya.
Setelah dirasa cukup rapi, valdo pun beralih ke arah meja belajarnya. Ia mengisi tasnya dengan beberapa buku kosong saja, karena memang di minggu pertama tahun ajaran baru. Para murid kelas 12 biasanya hanya diberikan jadwal saja, sisanya hanya bermain saja.
Tak lupa valdo juga membawa gitar kesayangannya, karena ia tau. Dirinya akan bosan setengah mati jika harus bermain game seharian, tapi alasan sebenarnya adalah, ia ingin mencurahkan seluruh kesedihannya dalam lagu yang akan ia bawakan nantinya.
Jam menunjukkan pukul 06.25, valdo pun langsung turun dan tak lupa membawa ponsel miliknya. Ia menuruni tangga dengan perlahan tanpa adanya semangat dalam dirinya.
" Pagi bun/yah, dek" Sapa valdo dengan nada lesu.
" Pagi bang/boy" Jawab mereka serentak.
Karena mereka bertiga sudah tau alasan valdo seperti itu, mereka hanya membiarkannya saja. Karena mereka tak tau harus melakukan apa, menghubungi keluarga christy untuk bertanya keberadaan christy saja tidak diberi tahu. Maka dari itu, mereka hanya bisa menyemangati valdo saja dan tak bisa membantunya lebih daripada itu.
" Mau makan apa bang? " Tanya cindy.
" Nasi goreng aja bun, sama telor mata sap…
Kita Yang Seharusnya Tak Bersama
Fumi 51
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments