Tanah di sekitar Tebing Lima Warna bergetar semakin keras.
Su Yun segera melompat turun dari batu besar tempatnya bermeditasi. Retakan panjang mulai menjalar di permukaan tanah, sementara bebatuan dari tebing berjatuhan satu demi satu.
“Gempa?”
“Bukan.”
Suara Tetua Pedang terdengar serius.
“Ada energi spiritual yang sangat padat di bawah sana. Sifatnya... Energi Ilahi Sejati. Hati-hati!”
Su Yun langsung mundur.
Tanah di depan tiba-tiba pecah.
Sebuah kepala batu raksasa muncul dari bawah, disusul tubuh setinggi hampir lima meter. Seluruh tubuh makhluk itu tersusun dari bongkahan batu yang saling menyatu. Lumut dan rerumputan menempel di sela-selanya, sementara dua mata hijau kecil bersinar dari wajah kasarnya.
Tetua Pedang terkejut.
“Golem Batu Mendalam?”
Su Yun menatap makhluk tersebut dari atas sampai bawah.
“Jadi selama ini benda itu bersembunyi di bawah Tebing Lima Warna?”
“Sepertinya sudah sangat lama. Kemungkinan besar ia memakan batuan khusus yang terkandung di bawah daerah ini. Setelah sumber makanannya menipis, ia keluar untuk mencari urat batu lain.”
Mata Su Yun langsung berbinar.
“Kalau tidak salah, inti Golem Batu Mendalam sangat berharga. Jika diolah menjadi artefak, kekuatan fisik penggunanya bisa meningkat cukup besar dalam pertarungan.”
Tetua Pedang tertawa.
“Kau bahkan belum memikirkan bagaimana cara bertahan hidup, tetapi sudah mengincar intinya?”
“Kenapa tidak?”
“Pertahanan makhluk itu bukan sesuatu yang bisa ditembus kultivator Alam Murid Roh biasa. Kekuatan fisiknya juga mengerikan. Kalau satu pukulannya mengenai tubuhmu, kemungkinan besar tulangmu akan remuk.”
Su Yun justru tersenyum.
“Namun ia lambat.”
Tetua Pedang terdiam.
“Golem Batu Mendalam memang terkenal kuat dan keras, tetapi pergerakannya buruk. Kecepatanku sekarang jauh lebih tinggi daripada kultivator Alam Murid Roh biasa. Selama aku menjaga jarak, ia sulit menyentuhku.”
“Lalu?”
“Aku sedang membutuhkan lawan untuk melatih Energi Penguasa Pedang.”
Su Yun mengeluarkan Pedang Naga Teruki…
DEWA PEDANG TANPA TANDING
Bab 46 — Sekali Latihan, Dua Keuntungan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments