“Mami nggak marah kok sama kamu. Cuma seharusnya bukan seperti itu langkah yang kamu ambil. Seharusnya kamu bilang dulu sama Mami semua langkah yang mau kamu lakukan. Mami tahu kamu marah sama perempuan tersebut. Tapi jangan ambil jalan sendiri,” tegur Ebbry lembut. Sore sepulah kerja dan mandi dia baru menemui Sathya. Dia tak ingin masih kondisi tidak relaks.
“Bagaimana caranya kamu tahu perempuan itu kerja di mana, sedang namanya saja Mami enggak tahu,” selidik Ebbry.
“Aku lacak nomor yang mengirimi Mami gambar-gambar di ponsel. Dari situ aku tahu namanya siapa, rumahnya di mana, kerjanya apa. Aku bisa ngelacak. Dan aku langsung datangi tempat dia kerja,” jawab Sathya ringan.
“Seharusnya kamu tanya Mami dulu dong,” tegur Ebbry dibalik sikap tak percaya anak usia hampir tujuh tahun bisa melacak data dari nomor ponsel. Ebbry berusaha tenang. Sungguh itu diluar perkiraannya. Bagaimana mungkin? Bahkan dia sama sekali tak menduga.
“Aku yakin kalau aku bilang sama Mami, pasti Mami nggak akan mungkin ngizinin aku datang ke sana, dan aku yakin Mami juga nggak akan pernah mau mendatangi orang itu,” balas Sathya. Dia tak merasa semua yang dia lakukan bersalah. Dia hanya berupaya menegakkan kebenaran. Walau pintar dalam hal pengetahuan, tetap saja pemikirannya masih polos sesuai usianya.
“Buat apa kita rebutan sesuatu yang tak berguna? Kalau kamu rebutan mainan dengan sepupumu atau temanmu, malah mainannya yang rusak kan? Kalian berdua tarik-tarikan, mainannya rusak.”
“Sama seperti itu, Mami nggak mau melakukannya, ngapain rebutan papimu. Biarin saja. Kalau perempuan itu mau mainannya, ya suruh ambil. Kita bisa cari mainan lain yang lebih bagus, atau ya sudah kita cari mainan jenis baru lainnya. Anggap saja itu barang yang sudah kadaluarsa,” jelas Ebbry memberi kata sinonim yang sekiranya bisa dicerna otak putranya.
“Seperti itu pun juga papimu. Biarkan saja. Buang saja. Kita bisa cari papi yang baru, yang lebih baik. Itu saja sih prinsip Mami. Buat apa kita rebutan? Enggak…
ANAKKU KORBAN OBSESI PELAKOR
NGAPAIN REBUTAN?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments
Ejan Din
moga saja eddry tidak menyesal dengan tindakakn terburu2nya... harap juga dewa Dan Victor membantu Sena kerana tahu perjuangan Sena yg menyayangi keluarga kecilnya..
2025-04-16
1