TAK SUKARELA

Sena memandang wajah istrinya. Tidak ada bekas tangisan, tapi dia tahu wajah itu sangat kalut.

“Selain aku, kamu sudah telepon siapa lagi?” tanya Sena lembut. Andai bisa dia ingin memeluk wajah pujaan hatinya itu. Wajah dan jiwa yang sangat dia puja, tak akan tergantikan oleh siapa pun.

“Yang pertama jujur aku telepon Sashi karena dia yang tahu permasalahan awal dengan Thea. Lalu Sashi bilang dia akan menghubungi Dewa.”

“Sashi minta kita berempat bertemu di sini. Sashi minta aku hubungi kamu. Jadi ya cuma kamu yang aku telepon selain Sashi.  Aku nggak hubungi yang lainnya.”

“Kalau aku hubungi mama atau mami tentu mereka bisa heboh dan histeris. Nanti malah berbahaya buat jantungnya papi. Jadi ya sudah aku nggak hubungi siapa pun.”

“Tadinya mau telepon bang Arra juga. Tapi sudah ada Dewa, sudahlah aku rasa cukup. Kecuali nanti Dewa nggak bisa menanggulangi, baru minta bantuan bang Arra,” jelas Ebbry.

“Ini ponselnya Sathya juga nggak aktif. Papi barusan telepon berkali-kali nggak bisa terhubung,” kata Sena menghubungi telepon handphone dari Sathya.

“Bisa jadi dia belum mengaktifkan nomornya. Biasanya dia kan mengaktifkan nomor apabila sudah ada di dalam mobil, atau kalau dia sudah lama keluar kelas aku belum datang,” Ebbry mencoba berpikir positif mengenai ponsel Sathya yang tak bisa dihubungi.

“Kadang dia tidak nyalakan juga walau sudah di mobil atau di rumah bila dia tidak merasa ingin menghubungi siapa pun. Sampai di rumah tetap belum dia aktifkan, dia akan aktifkan paling untuk diskusi masalah pekerjaan rumahnya dengan beberapa teman atau dengar tutorial guru di grupnya.”

“Sathya tidak ada keinginan untuk buka ponsel untuk berhubungan dengan siapa pun. Dia buka ponsel kalau dia mau search di jalanan tapi kalau di rumah ya dia pakai laptop, tak menyalakan HP juga.”

“Apa saya terlambat?” tanya lelaki gagah yang baru datang lebih dulu dari Sashi.

“Enggak lah kayak di absen saja,” Sena langsung berdiri menghormat yang baru datang, sambil mengulurkan tangan guna salama…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!