“Lihat, kamu ditanya pak satpam saja cuma bengong. Lalu setelah kamu ditepuk pundaknya sama pak satpam, baru kamu jawab. Jadi Sathya, papi, Tante Sashi dan Om Dewa ke sini itu karena tadi mamimu minta tolong. Mamimu bingung mau cari kamu ke mana. Jangan salahkan papimu atau kami di sini. Kami cari kamu karena kami nggak bisa langsung lapor ke kantor polisi, sebab kamu hilang belum sehari penuh,” Walau REbbry tak memberitahu, tapi rupanya Dewa bisa menangkap pandang tak suka Sathya pada Sena, sehingga dia membuka dengan prolog manis tentang alasannya ada di lokasi itu menemani Ebbry.
Sathya tertegun, karena memang terlihat di sana dia pergi dengan Thea tanpa marah, dia mau dibawa ke mobil Thea tanpa membantah apalagi memberontak.
Sathya juga melihat dia lalu dikembalikan oleh seorang lelaki yang langsung pergi melarikan diri setelah meninggalkannya di kursi ruang tunggu.
“Jelas ya? Sathya tadi memang pergi dengan Thea,” ucap Dewa.
“Om hanya mengingatkan, untuk selanjutnya setiap pulang sekolah Sathya jangan jalan sendirian.”
“Upayakan bergandengan tangan dengan teman siapa pun itu.”
“Apabila Sathya akan kembali dihipnotis atau digendam atau apa pun namanya itu, maka teman yang tak jadi sasaran kan akan bingung bila tetiba kamu melangkah tanpa arah.”
“Temanmu akan menarikmu atau menepuk kamu agar tak bengong, sehingga kamu enggak akan terbawa oleh orang tak dikenal,” jelas Dewa.
Sathya tentu sangat geram dia menurut pergi dengan ‘musuh’ nya.
Kalau mengikuti logika tentu tak mungkin dia mau menurut pergi dengan Thea tanpa menolak.
“Kalau kami harus bersikap bagaimana?” tanya Sena.
“Seperti kita ketahui, tepat dengan dugaan Sashi, Thea hendak show up, kalau dia bisa dengan mudah membawa Sathya. Jadi menurut saya, biarkan saja tanpa reaksi.”
“Dia menanti reaksi kita akibat kita melihat rekaman CCTV sekolah.”
“Jadi kita jangan terpancing. Anggap saja tak ada kejadian apa pun,” ungkap Dewa menjawab pertanyaan Sena.
“Kak Sena jangan lupa pasangkan chip pelacak di jam tanga…
ANAKKU KORBAN OBSESI PELAKOR
TEAM WORK
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments