Baru saja Han Yu masuk kedalam kediaman dia sudah di sambut tangisan dari Ibunya. Nyonya Han memeluk erat putrinya sangat lama. "Syukurlah. Syukurlah."
"Ibu. Bau darah masih melekat di tubuhku. Jika Ibu tidak segera melepaskan pelukan. Aku takut bau anyir darah akan menempel di tubuh Ibu," ujar Han Yu memperingatkan. Tapi wanita itu tetap tidak ingin melepaskan pelukannya.
Tuan Han mendekati istrinya. "Istriku. Yu er butuh istirahat. Dia juga harus segera berbenah agar tubuhnya bisa kembali segar."
Baru setelah mendengarkan perkataan dari suaminya Nyonya Han bersedia melepaskan pelukannya. "Benar. Kamu harus segera mandi dan berganti baju." Wanita itu mengelap air matanya. Kedua matanya sudah memerah.
"Em." Han Yu mengangguk setuju.
"Antarkan Nona muda kembali ke kamarnya," ujar Nyonya Han dengan suara sumbang karena menangis semalaman.
Empat pelayan termasuk Li An mengantarkan Nona pertama untuk langsung masuk ke dalam kamarnya. Setelah Han Yu berada di dalam kamar. Semua pelayan mulai menyiapkan keperluan untuk mandi. Dari air hangat, baju tidur, hingga keperluan lainnya.
"Nona pertama, air hangat sudah siap." Pelayan Li An datang dengan membawa keranjang berisi kelopak bunga mawar.
Han Yu bangkit dari tempat duduknya dia berjalan menuju ke arah pintu kamar mandi yang ada di ujung ruangan. Dia melepaskan semua pakaiannya lalu menenggelamkan seluruh tubuhnya dalam bak mandi. Air hangat terasa sangat menyegarkan.
Byyeuurr...
"Huh..."
Gadis itu naik kembali kepermukaan bak mandi. Dia mundur dan bersandar di pembatas. Sesekali tangan Han Yu memainkan kelopak bunga mawar yang ada di atas permukaan air. "Konspirasi besar seperti ini pasti melibatkan orang dengan kekuasaan yang besar. Tapi siapa dia?"
Pikiran gadis itu terus mencoba menguliti setiap detail yang ia dapatkan. Dari awal festival bulan darah di jalankan hingga sampai di waktu dia telah berada di dalam ruangan penyekapan. "Serbuk cahaya yang bertaburan!"
Han Yu bangkit dari dalam bak mandi. Gadis itu dengan c…
Menjadi Wanita Kejam Di Dunia Novel
Merapikan ulang semua kejadian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments
Santy Susanti
wiiih jd detektif keren daaah👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
2025-03-22
1
Raudah Anis
semakin menegangkan dan penasaran
2025-03-22
1