Tidak ada lagi Han Yu setelah malam ini

...~Kediaman Han~...

Di ruangan kamar yang hanya di terangi lilin seadanya. Han Yu duduk menatap kearah jendela kamar. Bintang malam itu bersinar cukup terang tapi juga memiliki garis berbeda yang saling terhubung. Membentuk rasi bintang biduk yang indah. Pantulan sinar rembulan yang jatuh menjadikan hati jauh lebih tenang juga damai.

Sseeee...

Suara angin bertiup lebih kencang dari hari-hari sebelumnya. Membuat pepohonan di dalam kediaman bergerak lebih kuat.

Kreekkk...

Pintu kamar di buka.

"Nona pertama, saya akan menyalakan lilin yang lainnya," ujar pelayan Li An. Yang sudah bersiap menyalakan lilin di setiap ujung ruangan.

" Li An, biarkan saja seperti ini. Cukup satu saja yang menyala. Aku ingin cahaya rembulan masuk ke dalam kamar yang cukup sunyi ini." Han Yu masih menatap kearah langit malam.

"Baik." Pelayan Li An mengangguk mengerti. Dia berjalan mendekat kearah Nona pertamanya.

Entah berapa lama mereka menyaksikan sinar rembulan yang cerah di malam itu. Namun,

Bbrukkk...

Pintu di dobrak paksa.

"Nona pertama, ada pergerakan. Kediaman telah di kepung," ujar ketua utama perkumpulan rahasia Yin. "Saya sudah menyiapkan jalur rahasia untuk anda dan semua keluarga pergi dari kediaman."

Han Yu bangkit dari tempat duduknya. "Bibi sudah bertekad. Dan aku juga tidak akan menyisakan tempat." Tatapannya menajam. "Segera kumpulan semua orang untuk membuat pertahanan. Segera kirim ayah dan ibu, juga adik ku beserta calon istrinya keluar terlebih dulu dari kediaman. Sekalipun kediaman Han akan tergenang darah segar. Aku juga tetap tidak akan membiarkan darah itu menyiprat terlalu jauh."

"Baik." Ketua utama perkumpulan rahasia Yin langsung pergi meninggalkan ruangan kamar.

Suasana tenang di kediaman menjadikan kesunyian penuh ketegangan.

"Li An, apa kamu takut? Kita akan memulai semuanya hari ini." Han Yu melirik kearah pelayannya.

Pelayan Li An tersenyum, "Nona pertama tidak takut. Tentu saya tidak takut."

"Baik. Sudah waktunya." Han Yu berjalan keluar dari kamar membawa…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Biyan Narendra

Biyan Narendra

Han Yu keren..
Dan semoga segera beradaptasi dgn memiliki ilmu beladiri yg mumpuni

2025-04-09

1

Raudah Anis

Raudah Anis

puas nya dengan strategi han yu/Angry//Angry//Angry//Angry/

2025-04-08

1

Santy Susanti

Santy Susanti

1 kata bwt Han Yu "Badaaaaaaaaaas"🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯

2025-04-10

1

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!