Membutuhkan sekitar lima jam untuk merebus obat penawar. Dan di waktu lima jam itu Han Yu tidak bisa menggerakkan lagi tubuhnya. Bintik-bintik merah memenuhi seluruh bagian tubuhnya. Gadis itu sudah di baringkan di atas tempat tidur. Di samping itu Nyonya Han terus berusaha untuk membujuk putrinya. Namun Han Yu masih berusaha memalingkan wajahnya tidak perduli.
"Kamu masih marah dengan Ibu? Ibu melakukannya dengan terpaksa. Apa kamu masih memiliki niat menjadi Selir Kaisar?" Pandangan Nyonya Han sedikit menyidik dengan tatapan berusaha tetap tenang.
Han Yu menatap kearah Ibunya. "Tentu saja tidak."
Wanita itu tersenyum, dia mengelus rambut putrinya. "Putriku tersayang. Bukankah ini sangat baik. Kamu tidak akan di tarik lagi untuk datang ke istana. Ibu juga bisa jauh lebih tenang."
"Tapi cara Ibu benar-benar tidak bisa di percaya." Han Yu melirik tajam.
"Hhehh... jika bukan seperti ini kamu akan tetap di bawa ke istana lagi," ujar Nyonya Han dengan senyuman canggungnya.
Pelayan wanita datang membawa nampan berisi mangkuk obat. "Nyonya."
Nyonya Han mengambil mangkuk obat dengan kepulan asap panas yang masih terlihat sangat jelas. "Ibu akan menyuapimu. Bantu Nona pertama agar bisa menyandarkan tubuhnya."
Dua pelayan wanita lain dan Li An membantu Han Yu untuk bangkit menyandarkan tubuhnya di ujung pembatas tempat tidur. Setelah selesai mereka langsung mundur.
Nyonya Han meniup berkali-kali obat baru menyuapi putrinya. "Jangan di muntahkan. Ibu tidak memiliki obat lain. Hanya membeli satu penawar."
Han Yu dengan terpaksa menelan suapan demi suapan obat yang Ibunya berikan.
"Yu er..." Tuan Han berlari membawa bungkusan manisan kesukaan Putrinya. Dia dan putranya membeli manisan di kota sebelah. Di sana ada toko manisan paling terkenal dan sangat di sukai putrinya. "Ayah membelikanmu manisan." Dia langsung membuka bungkusan. Manisan berwarna putih susu di berikan kepada putrinya. "Buka mulut." Di saat Han Yu membuka mulutnya Tuan Han memberikan satu potong manisan.
"Kakak…
Menjadi Wanita Kejam Di Dunia Novel
Keraguan yang cukup kuat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments
Santy Susanti
duuuh ketemu jodoh🤭🤭🤭
2025-03-24
1