"Perkasa kembalilah ke wujud aslimu, sudah saat waktunya kita pergi!" Seru Satria pada Perkasa yang masih saja mengagumi tubuh dan wajahnya di batu cermin.
Ahhh..Siap Tuan Muda! Perkasa tersentak kaget mendengar Satria memanggilnya, lalu dengan cepat dia kembali kebentuk aslinya.
Satria dan Tai Lung melompat keatas punggung Perkasa, kemudian mereka segera pergi meninggalkan hutan tersebut.
"Menurut peta, kota yang terdekat dari tempat ini berjarak sekitar Tiga puluh ribu kilo meter. Mari kita pergi menuju kesana."
"Hahaha..Baik Tuan Muda! Aku ingin mencoba kecepatan terbaru dari kultivasiku yang sekarang" Perkasa tertawa gembira, kemudian dengan menggunakan kecepatan penuhnya dia segera melesat kearah yang di tuju oleh Satria.
Kecepatan Perkasa kini menjadi berkali kali lipat dari kecepatan sebelumnya saat kultivasinya belum memasuki bintang Master.
"Yuhuuu..Ini sangat menakjubkan Tuan Muda" Perkasa bersorak gembira di atas udara sambil terus mengepakkan sayapnya dengan sangat cepat.
"Hehehe..Sekarang aku telah bisa mengalahkan kecepatan terbang mu itu Tuan Muda" Perkasa tertawa lirih dengan nada mengolok olok Satria.
"Huuuuhh..Itu karena kamu memang jenis binatang roh spesial dalam penerbangan. Jika saja aku memiliki sayap sepertimu, kamu tidak akan bisa melihat bayanganku saat melaju di udara" Keluh Satria dengan wajah cemberut.
Hahaha..
Perkasa hanya tertawa mendengar keluhan tersebut, sambil terus melesat dengan kecepatan penuhnya tanpa memperdulikan Satria yang mengomelinya.
Hanya dalam waktu dua hari saja mereka bertiga telah melihat sebuah kota yang lebih besar dari kota Asri.
Perkasa segera meluncur turun ketanah dan langsung mengubah dirinya kebentuk kecil.
Satria dan Tai lung berjalan mengikuti kerumunan orang orang yang berlalu lalang kearah pintu gerbang tersebut.
Sebuah ukiran cukup besar bertuliskan KOTA TUJUH WARNA terpampang diatas pintu gerbang tersebut.
"Halo Nona Nona. Perkenalkan namaku Perkasa! Yang di juluki binatang Macho Di Benua Terata…
Pendekar Tampan
138~Meninggalkan hutan.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 428 Episodes
Comments
Okto Mulya D.
Perkasa jadi kekar begitu dan jelek, harusnya kepalanya juga berubah jadi bagus..masak masih ada paruh nya
2025-05-23
2
Aksara_Dee
bahasa anak skrg, "Lo gak diajak!"
2025-05-23
2
Harman Loke
bikin apa di tengah hutan
2025-08-31
0