Setiap harinya Putri Laila selalu memandang kearah kamar tanpa iya sadari iya telah merindukan sosok calon suaminya di halaman tempat kediamannya.
Bahkan sesekali iya memeriksa keadaan Satria, akan tetapi iya tidak dapat menemukan aura keberadaannya di dalam kamarnya.
"Ahh, mengapa aku merasa kesepian?"
Putri Laila membatin sambil melirik kearah gelas, teko kopi hitam dan beberapa cemilan kesukaan calon suaminya yang di letakkan di atas meja batu tempat biasanya Satria duduk santai.
Sejak hari pertama Satria berkultivasi, iya selalu membawa gelas dan teko ke halaman tempatnya berlatih teknik pedang.
Meskipun putri Laila tau, waktu yang di butuhkan seseorang untuk bisa menerobos ketahap selanjutnya sangat lah lama. Seperti dirinya menerobos membutuhkan waktu berbulan bulan.
Tetapi tetap saja iya merasa takut kalau kalau calon suaminya tiba tiba keluar dan ingin meminum segelas kopi panas.
"Cih...Apa yang terjadi dengan diriku ini?"
Cibir putri Laila pada dirinya sendiri, kemudian mengeluarkan pedang dan mulai berlatih.
Sehari lagi telah berlalu, semua energi dalam buah roh rotan hitam tinggal satu persen lagi belum di serap, dantian Satria benar benar kebanjiran energi. Tapi Satria sedikitpun tak membiarkan energi itu keluar dari dalam tubuhnya dan terus berputar di dalam dantiannya.
Putri Laila pun sudah berdiri di depan kamar Satria, dia tidak tau mengapa tiba tiba iya berjalan tanpa sadar kearah kamar calon suaminya.
"Ahh, ini sungguh memalukan!"
Ujar Putri Laila sambil berlari kembali ketempat kediamannya.
Setelah sampai di tempat kediamannya, sekali lagi Putri Laila menatap kearah tempat kediaman Satria, lalu iya pun mulai berlatih kembali.
Dalam beberapa hari berhari berlatih, meskipun teknik pedang pekerja keras belum sempurna di latih. Tapi kemajuan putri Laila sangat pesat.
"Huff.....!" Putri Laila menghembuskan nafas berat, kemudian berhenti berlatih.
Iya berjalan pelan kearah meja dan tempa duduk dari batu, di atas meja itu terdapat teko kopo hitam, ge…
Pendekar Tampan
384~Apa Yang Terjadi Dengan Diriku, Ini....!?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 428 Episodes
Comments