Diruang bawah tanah sebuah rumah pinggir desa Paledang, enam perempuan berjalan santai, memeriksa semua ruangan terang terangan tidak mengendap ngendap seperti pencuri, mereka amat percaya diri.
Ruang bawah tanah ini terang,lapang dan luas, setiap kamar yang mereka periksa pasti ada penghuninya, bahkan ada beberapa kamar yang terkunci, hanya terdengar suara suara mesum dari dalam kamar itu, padahal hari masih pagi, tapi kegiatan di kamar kamar ini telah di mulai , membuat ke enam gadis ini merah mukanya karena jengah
Mereka melumpuhkan setiap penjaga yang ditemui, mudah saja bagi mereka melakukan aksinya, wajah cantik dan bentuk tubuh aduhai adalah senjata mematikan apalagi memang banyak perempuan perempuan muda yang terlihat berjalan hilir mudik, tentu saja ke enam orang ini tidak di curigai.
Mereka tidak ke ruangan tempat lelang di adakan, nyi Ambar agak keberatan jika mereka membuat perkara, di dalam ruang lelang pasti banyak orang orang hebat, takutnya mereka malah akan terjebak.
Pada akhirnya,ke enam orang sampai di sisi lain ruang bawah tanah itu, disini tampak nya pintu masuk utamanya, banyak kuda dan pedati terparkir rapih.
Ternyata pintu masuk utama ini langsung terhubung dengan pusat desa, tepatnya kantor kuwu desa itu.
Sepi tidak ada siapapun,mungkin mereka sedang asik menonton lelang
"bagaimana ini, kejahatan mereka ternyata rapih dan melibatkan kekuasaan,"
" ya ..mungkin kita hanya bisa menyelamatkan yang masih bisa diselamatkan saja.."
akhirnya keputusan mereka bulat, mereka kembali ke dalam, melumpuhkan penjaga dan melepaskan tawanan.
Sayangnya,sebagian besar perempuan perempuan yang ada disini, menolak pergi,alasan mereka , mereka telah ternoda,tidak mungkin kembali, jika kembali pun mereka pasti tidak diterima masyarakat umum lagi,
mereka juga tidak tau harus bekerja apa diluar sana, lebih baik disini,, disini mereka mudah mendapat uang dan kesenangan.
Ke enam gadis hanya berpandangan, kesedihan dan kepedihan terpancar di wajah mereka, inilah potre…
Tahta Berdarah Sang Pangeran
apa yang putri lakukan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
Kardi Kardi
AMIN YA ALLAH. SEMOGA DI IJABAH
2025-10-04
2