Lima ratus prajurit galungan berniat menyerbu kota, di waktu malam telah menyelimuti ,mereka masuk dengan gagah berani , pasukan ini terhenti ketika melihat pemandangan aneh di kota ini.
Kobaran api menerangi kota Rangkas, api itu berasal dari sebuah rumah yang dibakar,orang ramai terlihat hanya menonton tidak ada satupun orang yang berusaha memadamkan api.
Lebih gilanya, sebagian besar mereka malah berputar putar ,mereka menari sambil berteriak memaki, bahkan ada yang sampai menangis histeris.
Kedatangan pasukan galungan tidak menghentikan aksi mereka menari ,
seolah mereka telah mengetahui bakal ada pasukan yang datang kesini, mereka semua tampak tenang , sebagian orang yang tidak ikut menari malah membuka jalan, membiarkan pasukan galungan melihat jelas apa yang sedang terjadi.
Senopati muda bambang udaya memberi tanda, pasukannya tidak boleh ada yang bergerak, membiarkan penduduk disini menyelesaikan apa yang mereka perbuat,
Senopati muda ini cerdas,dia merasa pasti telah terjadi sesuatu hal yang luar biasa, dia tidak terburu buru , dia ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Menunggu sekian lama akhirnya kobaran api mengecil, penduduk yang menari jatuh lemas terduduk ditanah , mereka kehabisan tenaga
kobaran api memang mengecil tapi bau gosong daging yang terbakar langsung menyambar hidung semua yang ada disini.
Seolah baru menyadari kedatangan pasukan prajurit, penduduk disini berjongkok semua dengan kepala tertunduk, mereka orang orang tua lelaki dan perempuan.
Seorang tua dan sepuluh orang muda tidak ikut berjongkok, mereka datang menghampiri Senopati Bambang udaya.
" Silahkan Senopati..hukum mati kami semua..kami telah selesai.."
orang tua dan kesepuluh orang itu berjejer rapih, diam seperti patung siap menerima apapun yang terjadi.
" loh..loh..ada apa ini, kenapa juga kami harus menghukum mati kalian ?
" namaku Bambang udaya, aku pemimpin pasukan galungan , kedatangan kami kesini untuk mengejar musuh yang kami duga bersembunyi disini, mohon kerjasa…
Tahta Berdarah Sang Pangeran
kota racun
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
Ameng lia
ambisi buta
2025-11-26
0
Kardi Kardi
SADIS DAN BIADAB. BERESKAN KANGGG
2025-10-05
2