Tiga ratus pasukan berkuda berlari cepat bagai setan jalanan, mereka menerabas semak, menggilas padi di sawah, memporak porandakan ladang.
Kuda mereka tampak kepayahan, busa telah keluar dari mulut kuda, tapi tiga ratus orang ini tidak peduli terus saja mencabuki kuda yang mereka tunggangi.
Hingga akhirnya salah satu kuda tak kuat lagi berlari, kuda itu jatuh terjerembab, meringkik sebentar lalu diam tak bergerak lagi, entah mati atau pinsan.
Orang yang kuda nya jatuh terpental, sambil memaki bukannya memeriksa ke adaan kuda malah menendang kepala kuda itu dengan keras nya.
" setan keparat..kuda sialan.."
" Krak .." kuda yang sudah tak bergerak pecah kepalanya, kini dia benar benar mati.
Satu kejadian disusul dengan kejadian lain, berturut turut kuda kuda yang berlari kencang jatuh, melemparkan penunggang nya.
Dari tiga ratus kuda separuh lebih tergeletak tak bergerak, melempar penunggang nya.orang yang terlempar sama memaki, mereka semua serempak membunuh kuda kuda malang itu.
"dasar kuda sialan , untung sudah dekat ayo lanjutkan perjalanan "
" baik pangeran..!"
Yang kehilangan kuda terpaksa berjalan kaki, hal ini menjadikan mereka melanjutkan perjalanan tidak seperti tadi, pasukan ini ternyata pasukan pangeran Bagaskara dari cinagara.
Dilain tempat pasukan galungan berhasil menghancurkan pasukan cinagara yang memang sudah hilang semangat nya.
Dalam keadaan terjepit Senopati jenar yang terluka parah berhasil melarikan diri bersama kurang dari seratus orang orang nya.
Panglima Wasis kemudian menata ulang pasukan galungan dia mengirimkan utusan ke kota raja , menunggu perintah apakah terus menyerang cinagara atau cukup sampai disini saja.
namun Senopati muda bambang udaya bersama lima ratus prajurit diperintah kan untuk tetap mengejar sisa pasukan yang berhasil melarikan diri.
Berjarak kurang lebih setengah hari perjalanan ada sebuah kota, kota ini dahulu adalah sebuah kerajaan kecil bernama Rangkas, kerajaan ini akhirnya menjadi wilayah cinagara setelah di ha…
Tahta Berdarah Sang Pangeran
nasib Senopati jenar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
Kardi Kardi
Hmmm. murder agains
2025-10-05
2