Sejak kunjungan mendadak ibunya di hari Sabtu lalu, terjadi perubahan kecil dalam cara Kevin dan Cindy saling berinteraksi. Meski hubungan mereka tidak tiba-tiba menjadi mesra, setidaknya sekarang percakapan mereka terasa lebih alami. Sikap Cindy yang biasanya kaku mulai menunjukkan kelunakan.
Pada Minggu malam, Cindy datang lebih awal dari biasanya. Wajahnya menunjukkan ekspresi aneh antara gugup dan ragu.
"Ehm, Kevin," ucap Cindy sambil menunduk.
Kevin yang membukakan pintu langsung mempersilakannya masuk, tapi matanya menyipit penuh tanya. Ada apa dengan gadis ini?
Mereka pun duduk di sofa. Dengan gerakan hati-hati, Cindy mengeluarkan sapu tangan bersih dari saku celemeknya. Jari-jarinya yang ramping membuka lipatan kain itu perlahan, memperlihatkan sebuah kunci apartemen yang mengkilap.
"Kunci...?" Kevin mengerutkan kening sebelum akhirnya ingat. Itu adalah kunci spare yang dia berikan ke Cindy kemarin.
Cindy menarik napas pendek sebelum berbicara dengan suara kecil, "Aku mau mengembalikan ini. Kemarin aku lupa, jadi... maaf."
"Oh, jadi karena itu kau canggung tadi?" tanya Kevin sambil menyender ke sofa.
Cindy mengangguk pelan. Ternyata dia merasa bersalah karena tanpa sengaja membawa pulang kunci itu semalaman.
Kevin memandang kunci itu dengan pikiran melayang. Setiap hari Cindy datang untuk memasak makan malam. Biasanya dia yang membukakan pintu, tapi seringkali dia sedang tidak di rumah atau sibuk dengan urusannya sendiri, memaksa Cindy menunggu di depan pintu.
Membayangkan gadis itu harus berdiri di koridor apartemen yang dingin membuat dadanya sesekali. Apalagi mengingat betapa Cindy selalu memakai rok sekolah yang tidak terlalu tebal.
"Simpan saja kuncinya," ujar Kevin tiba-tiba.
"Eh?" Mata Cindy membulat.
"Kau bisa kembalikan nanti kalau kita sudah tidak berurusan lagi," lanjutnya santai.
Cindy mengernyit. Memberi kunci rumah kepada orang lain bukanlah hal sepele. Tapi Kevin malah bersikap seperti ini hanya karena alasan praktis?
"Tapi.."
"Lebih enak buat…
Tetanggaku Malaikatku
Kemana Kuncinya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments
MONALISA
memang harus sadar diri.. gaboleh ngerepotin orang terus
2025-06-24
0
Mas Finn
ihiy dikasi kunci rumah nihh 😝
2025-06-24
0
MONALISA
terkejoet akunih bang!😙
2025-06-24
0