Malaikat Dan Natal

Keesokan harinya, Cindy tiba di apartemen Kevin dengan wajah sedikit tegang. Jari-jarinya yang mungil memeluk erat tas bahan makanan yang dibawanya, sementara matanya sesekali melirik ke sekeliling ruangan seperti mencari sesuatu.

"Aku... aku mulai siapin makan siang ya," ujarnya dengan suara yang sedikit lebih tinggi dari biasanya saat meletakkan tas di meja dapur.

Kevin yang sedang duduk di sofa langsung mengangguk antusias. "Nn, telurnya dimasak lebih mateng ya," pinta sambil tersenyum.

Cindy mengangguk cepat, wajahnya tetap serius tapi ada senyum kecil yang mengintip di sudut bibirnya. "Aku paham."

Meski permintaan Kevin cukup spesifik, suasana hatinya sama sekali tidak terganggu. Malah terlihat sangat bersemangat saat mengenakan celemek favoritnya yang berwarna pastel dan segera sibuk di dapur.

Kevin memperhatikan dari sofa bagaimana Cindy bergerak lincah di antara kompor dan meja persiapan. Ada sesuatu yang berbeda hari ini - mungkin karena ini hari libur, atau mungkin karena mereka akan bermain game bersama setelah makan siang.

Diam-diam, Kevin merasa geli melihat betapa Cindy berusaha menyembunyikan antisipasinya. Dia tahu Cindy sangat menantikan waktu bermain game nanti, sampai-sampai ujung jarinya terlihat gemetar ringan saat mengupas bawang.

"Yah, paling dia cuma excited mau main game aja," bisik Kevin pada dirinya sendiri sambil menatap kuncir kuda Cindy yang bergoyang-goyang mengikuti gerakannya. "Pasti bukan karena mau main game bareng aku."

Ekspresinya berubah kecut saat membayangkan betapa naifnya pikirannya sendiri.

Setelah makan siang yang lezat dengan telur yang dimasak sempurna sesuai permintaan Kevin, mereka akhirnya duduk berdampingan di sofa menghadap TV besar. Kevin memegang dua controller game di tangannya sambil memandang Cindy yang terlihat sangat serius.

"Jadi... game apa yang mau kamu mainin?" tanya Kevin penasaran.

Cindy mengerutkan kening, matanya bolak-balik memandangi koleksi game Kevin yang berjajar rapi di rak TV. "Aku... aku nggak…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!