Pernikahan Suram

Alya membawa tas kecilnya sambil menunduk. Dia sudah berpamitan dengan bos dan rekan kerjanya di resort Indraloka Tidak pernah sekalipun ia membayangkan hidupnya akan berubah secepat ini—dipaksa menikah dengan pria asing yang tidak ia cintai.

Apa yang akan neneknya pikirkan bila ia pulang ke desa sambil membawa “suami”?

“Sudah?” tanya Alfred Leonhart, kakek dari pria yang menodainya.

“Sudah, Tuan…” suara Alya pelan.

Alfred menatapnya lama. “Kamu… mirip sekali dengan seseorang yang dulu pernah kukenal.”

Alya bingung, tetapi tidak berani bertanya.

 

Setibanya di dermaga, sebuah mobil mewah sudah menunggu.

Alya dan Leonhart duduk di belakang. Mereka sama-sama membuang muka, seolah keberadaan satu sama lain adalah kutukan.

“Kakek sudah menyiapkan pesta pernikahan yang meriah untuk kalian,” ucap Alfred dari kursi depan.

Leon mendengus. “Kakek tidak perlu repot. Pernikahan ini hanya formalitas. Aku tidak ingin mengundang siapa pun.”

“Pernikahan cucu pertama keluarga Leonhart tanpa perayaan? Tidak mungkin,” jawab Alfred tegas. “Alya adalah calon cucu menantu Kakek. Dia pantas mendapat yang terbaik.”

Leon tidak menjawab. Ia tahu berdebat dengan Alfred hanya buang waktu. Kakeknya keras kepala, dan ayahnya—Rafael Leonhart—selalu memilih diam.

Sementara Leon hanya menjalankan pernikahan ini demi menutup skandal, setelah itu ia berniat menceraikan Alya… sesuai kesepakatan Rafael.

 

Setiba di bandara, mereka langsung diarahkan menuju jalur khusus. Jet pribadi keluarga Leonhart sudah siap. Alya ternganga—keluarga ini seperti bangsawan modern.

Sayangnya, pangerannya adalah pria angkuh berhati batu.

Di dalam jet, Alya berusaha terlihat sopan meski jantungnya berdebar melihat kemewahan di sekelilingnya.

“Alya,” tanya Alfred, “di Jakarta kamu punya tempat tinggal?”

Alya menggeleng. “Tidak, Tuan. Saya tidak punya rumah di Jakarta.”

“Kalau begitu kamu tinggal di rumah keluarga kami sampai pernikahan selesai.”

“Ayah! Dia bahkan belum sah menjadi istri Leon!” sela Rafael.

Alfred menatap Rafael tajam. “Dia calon menantumu. Dan jika kau masih ingin warisan dan posisi di perusahaan tetap turun ke garis keturunanmu, tutup mulut.”

Rafael yang mendengar itu langsung diam.

 

Setiba di rumah megah keluarga Leonhart, Riana, ibu Kandung Leon, berjalan menghampiri sambil memegang gaun yang baru dibelinya.

“Sayang, kenapa kalian pulang cepat? Dan siapa gadis itu?”

Rafael melewatkan Alya tanpa menatapnya. “Anakmu memperkosa seorang gadis. Gadis itu yang akan dinikahi Leon . Ayahku yang memaksa.”

Riana terhenyak. Rafael langsung masuk kamar, meninggalkan Alya berdiri sendirian di tengah ruang megah itu—dihadapkan pada keluarga baru yang bahkan tidak menginginkannya.

 

Riana memandang Alya dengan sinis, kenapa juga harus gadis pelayan yang menikahi putra pewarisnya?

"Selamat sore, Tante. Nama saya Alya Renatha," ucap Alya.

"Kamu yang menggoda anakku?

Leon tidak mungkin terpikat dengan gadis jelek sepertimu," jawab Riana dengan ketus.

Alya terdiam, ternyata sifat Leon yang angkuh menurun dari kedua orang tuanya.

"Riana, tidak perlu memojokkannya. Ini semua salah Leon dan dia harus bertanggung jawab. Oh iya, pernikahan mereka akan diselenggarakan minggu depan dan akan diurus oleh orang kepercayaan ku sebagai penghulu. Tugasmu hanya menulis nama-nama orang yang akan kamu undang ke pernikahan anakmu," jelas Alfred.

"Baik, Ayah."

Rafael Juga menyuruh pembantu untuk mengantar Alya ke kamarnya, Alya berpamitan kepada calon ibu mertuanya walau tidak digubris.

***

5 hari kemudian.

Pernikahan antara Leonhart dan Alya Renatha membuat heboh karena termasuk mendadak.

Pernikahan itu diselenggarakan di sebuah gedung dengan kapasitas tamu sampai 500 orang, ini masih termasuk sedikit karena orang tua Leon memang hanya mengundang beberapa orang saja dan sisanya tamu milik Alfred.

Alya sudah memakai gaun pernikahan yang bagus serta riasan yang tidak terlalu mencolok. Sudah seminggu dia menginap di rumah besar itu dan dia bisa menyimpulkan pernikahannya saat ini hanya sebuah drama karena Leon serta orang tuanya tidak menyukai Alya.

Janji-janji pernikahan sudah dilakukan di Ballroom pagi ini dengan yang mengikrarkan akad kepada pengantin dan sekarang acara resepsi, status Alya juga sudah menjadi Nyonya Leonhart Varellion. Tamu-tamu berdatangan dan memberi selamat kepada mereka, sesekali Alya melirik sang suami yang berada di sebelahnya tersenyum menyambut tamu dan akan kembali datar saat tamu itu sudah pergi. Sungguh pemain sinetron yang hadal.

"Alya?"

"Nenek?"

Alya memeluk sang nenek dengan sebuah kerinduan yang mendalam, sudah berbulan-bulan dia tidak bertemu dan mereka bertemu lagi di saat Alya sudah menikah.

"Nenek datang diantar siapa?"

tanya Alya melepaskan pelukannya.

"Ada orang yang menjemput Nenek datang kemari dan mereka memberikan baju bagus ini untuk dipakai di hari pernikahanmu," jawab Nenek.

"Pasti suruhan Tuan Alfred." Gumam Alya.

Nenek tersenyum dan menangkup wajah Alya. "Kamu harus bersyukur karena mendapatkan suami yang tampan apalagi kakek mertuamu juga orang yang baik."

Alya hanya mengangguk sementara Leon masih acuh tak acuh kepada mereka.

"Nenek menginap di mana saat ini?" tanya Alya.

"Di hotel tidak jauh dari sini. Alfred yang menyiapkan semuanya dan ternyata dia masih ingat padaku," jelas Nenek.

"Maksud Nenek apa?"

"Ah! Itu hanya masa lalu dan tidak perlu dibahas. Sekarang kamu sudah bahagia dan tidak perlu bekerja lagi di Resort itu, setidaknya Nenek sudah lega karena tidak perlu mencemaskanmu di dalam Resort itu."

Alya tersenyum dan mereka kembali berpelukan, sang nenek kemudian turun dari sana dan mengobrol kembali dengan Alfred.

Tak berselang lama kemudian seorang wanita cantik datang dan membuat Leon langsung syok padahal dia tidak merasa mengundangnya.

"Leon!"

Mereka berpelukan dengan erat dan tidak mempedulikan Ayla yang sudah berada di sebelahnya.

"Miki? Siapa yang memberitahumu jika aku hari ini menikah?" tanya Leon.

"Kamu jahat! Padahal janjimu kamu ingin menikahiku, kamu menghilang beberapa saat dan malah menikah dengan gadis lain," jawab Miki.

Mereka melepaskan pelukan masing-masing, Miki terus mengeluarkan air matanya sementara Leon mengusap air mata itu.

"Sudah jangan menangis!"

Alya yang melihat Leon yang lembut bisa menyadari jika pria itu arogan hanya kepadanya saja.

"Bagaimana aku nggak nangis? Kamu menikah."

"Ssst... Aku memang menikah tapi hatiku hanya buat kamu saja," ucap Leon.

Alya menelan ludahnya kasar, apakah ini mimpi buruknya? Suaminya yang terpaksa menikahinya, kedua mertuanya yang tidak menyukainya lalu kemudian kekasih asli Leon yang muncul.

"Miki , pergilah! Ada kakekku di sini dan dia bisa mengusirmu. Aku akan menemuimu setelah pernikahan ini selesai," ucap Leon.

"Janji?"

"Janji."

Miki lekas turun dan melirik Alya dengan senyuman kemenangan, Alya hanya diam saja karena dia juga tidak ada hak melarang suaminya yang tidak menyukainya sama sekali.

"Dengar pelayan sialan! Jangan senang dulu aku menikahimu! Kamu akan merasakan penderitaan yang sebenarnya setelah ini," ancam Leon.

Terpopuler

Comments

Bundo yenti

Bundo yenti

pernikahan pakai penghulu dan akad nikah kok pakai altar?????? gimana ini

2026-08-22

1

C2nunik987

C2nunik987

ayooo Miki bersaing lah secara sehattt😡😡😡

2026-06-15

2

lihat semua
Episodes
1 Petaka di Resort
2 Keterpaksaan
3 Pernikahan Suram
4 Kekerasan
5 Kehamilan
6 Perceraian
7 Kepedihan Alya
8 Kejadian Tak Terduga
9 Bertemu Lagi
10 Mereka Anakku?
11 Muncul Pengganggu
12 Mulai Perhatian
13 Berusaha
14 Sama Persis
15 Kenakalan
16 Kesempatan
17 Letih
18 Kesakitan
19 Cucu ku?
20 Niat Jahat
21 Makin Jauh
22 Insiden
23 Kehancuran
24 Kesempatan Lagi
25 Kambuh
26 Cium
27 Anak Haram
28 Si Kembar yang Menolak
29 Jebakan Agra
30 Kasih Sayang Palsu
31 Hampir Jebol
32 Kesempatan Terakhir
33 Saham Untuk Triplets
34 Keinginan Apa?
35 Hari H
36 Mulai Posesif
37 Berduaan
38 Pacaran
39 Kejantanan Leon Yang Malang
40 Demam
41 Kesembuhan
42 Trauma Yang Kambuh
43 Mantan
44 Honeymoon
45 Honeymoon 2
46 Kebohongan Jardon
47 Kelembutan Di Pagi Hari
48 Hari Terakhir
49 Ketakutan
50 Kemarahan Leon
51 Pulang Liburan
52 Kembali Mabuk
53 Pindah Sekolah
54 Tingkah Aneh Triplets
55 Kesalahan Apa?
56 Hamil Lagi?
57 Asisten Baru
58 Mencurigakan
59 Drama Pagi
60 Semakin Memanas
61 Terciduk
62 Papa Idola Triplets
63 Twins Milik Triplets
64 Icibosnya Besar
65 Jadi Duda
66 Tambah Umur
67 Kebahagiaan Triplets
68 Lahir Lebih Awal
69 Pengen Minggat Dari Rumah
70 Beneran Pengen Minggat
71 Permintaan Maaf
72 Momen Pacaran Lagi
73 Pubertas Yang Kedua
74 Suara Aneh
75 Bayi Siapa?
76 Harus Kuat
77 Jadi Gila
78 Oh Ternyata
79 Menjadi Kakak
80 Kelakuan Aneh Fared
81 Perebutan Warisan
82 No Justice
83 Meriang
84 Hukuman
85 Membuat Perhitungan
86 Murka
87 Peduli Apa?
88 Merajuknya Fared
89 Ekonomi Yang Menurun
90 Keluarga Leonhart
91 Mantan Lagi?
92 Marahan
93 Mirip Seseorang
94 Bertemu Alya
95 Apa Yang Merasuki Mu?
96 Dikira Lugu Ternyata Suhu
97 Maaf
98 Tes DNA
99 Terungkap
100 Mencari Tau
101 Berkunjung Ke Kampung
102 Demam Berdarah
103 Fared Trauma
104 Mengerjai Papa Leon
105 Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
106 Di Tangkap Polisi
107 Penyesalan Vira
108 Sudah SMP
109 Makin Pusing
110 Kebersamaan Leon
111 Mendapat Warisan Baru
112 Perundungan
113 Bertemu Lagi
114 Mencari Keadilan
115 Di Roasting
116 Kejar Balik
117 Teman Baru
118 Rencana Pindah
119 Pertengkaran Kecil
120 Tambah Runyam
121 Kepergok
122 Perselingkuhan Lagi
123 Menjemput Alya
124 Berusaha Membujuk
125 Kecelakaan
126 Perdebatan Kecil
127 Kesempatan Terakhir
128 Sunat
129 Curiga
130 Membaik
131 Berhenti Salah Paham
132 Masuk SMA
133 Ekstrakurikuler
134 Teenagers In Love
135 Berupaya Memulihkan
136 Nasihat
137 Memulai Bakat
138 Insiden Kecil
139 Berjualan
140 Dukungan
141 Galau
142 Sebatas Adik
143 Kencan
144 Membawa Pasangan
145 Kebahagiaan (Ending)
Episodes

Updated 145 Episodes

1
Petaka di Resort
2
Keterpaksaan
3
Pernikahan Suram
4
Kekerasan
5
Kehamilan
6
Perceraian
7
Kepedihan Alya
8
Kejadian Tak Terduga
9
Bertemu Lagi
10
Mereka Anakku?
11
Muncul Pengganggu
12
Mulai Perhatian
13
Berusaha
14
Sama Persis
15
Kenakalan
16
Kesempatan
17
Letih
18
Kesakitan
19
Cucu ku?
20
Niat Jahat
21
Makin Jauh
22
Insiden
23
Kehancuran
24
Kesempatan Lagi
25
Kambuh
26
Cium
27
Anak Haram
28
Si Kembar yang Menolak
29
Jebakan Agra
30
Kasih Sayang Palsu
31
Hampir Jebol
32
Kesempatan Terakhir
33
Saham Untuk Triplets
34
Keinginan Apa?
35
Hari H
36
Mulai Posesif
37
Berduaan
38
Pacaran
39
Kejantanan Leon Yang Malang
40
Demam
41
Kesembuhan
42
Trauma Yang Kambuh
43
Mantan
44
Honeymoon
45
Honeymoon 2
46
Kebohongan Jardon
47
Kelembutan Di Pagi Hari
48
Hari Terakhir
49
Ketakutan
50
Kemarahan Leon
51
Pulang Liburan
52
Kembali Mabuk
53
Pindah Sekolah
54
Tingkah Aneh Triplets
55
Kesalahan Apa?
56
Hamil Lagi?
57
Asisten Baru
58
Mencurigakan
59
Drama Pagi
60
Semakin Memanas
61
Terciduk
62
Papa Idola Triplets
63
Twins Milik Triplets
64
Icibosnya Besar
65
Jadi Duda
66
Tambah Umur
67
Kebahagiaan Triplets
68
Lahir Lebih Awal
69
Pengen Minggat Dari Rumah
70
Beneran Pengen Minggat
71
Permintaan Maaf
72
Momen Pacaran Lagi
73
Pubertas Yang Kedua
74
Suara Aneh
75
Bayi Siapa?
76
Harus Kuat
77
Jadi Gila
78
Oh Ternyata
79
Menjadi Kakak
80
Kelakuan Aneh Fared
81
Perebutan Warisan
82
No Justice
83
Meriang
84
Hukuman
85
Membuat Perhitungan
86
Murka
87
Peduli Apa?
88
Merajuknya Fared
89
Ekonomi Yang Menurun
90
Keluarga Leonhart
91
Mantan Lagi?
92
Marahan
93
Mirip Seseorang
94
Bertemu Alya
95
Apa Yang Merasuki Mu?
96
Dikira Lugu Ternyata Suhu
97
Maaf
98
Tes DNA
99
Terungkap
100
Mencari Tau
101
Berkunjung Ke Kampung
102
Demam Berdarah
103
Fared Trauma
104
Mengerjai Papa Leon
105
Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
106
Di Tangkap Polisi
107
Penyesalan Vira
108
Sudah SMP
109
Makin Pusing
110
Kebersamaan Leon
111
Mendapat Warisan Baru
112
Perundungan
113
Bertemu Lagi
114
Mencari Keadilan
115
Di Roasting
116
Kejar Balik
117
Teman Baru
118
Rencana Pindah
119
Pertengkaran Kecil
120
Tambah Runyam
121
Kepergok
122
Perselingkuhan Lagi
123
Menjemput Alya
124
Berusaha Membujuk
125
Kecelakaan
126
Perdebatan Kecil
127
Kesempatan Terakhir
128
Sunat
129
Curiga
130
Membaik
131
Berhenti Salah Paham
132
Masuk SMA
133
Ekstrakurikuler
134
Teenagers In Love
135
Berupaya Memulihkan
136
Nasihat
137
Memulai Bakat
138
Insiden Kecil
139
Berjualan
140
Dukungan
141
Galau
142
Sebatas Adik
143
Kencan
144
Membawa Pasangan
145
Kebahagiaan (Ending)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!