Prespektif Ralfa
Hal pertama yang kulakukan setelah pulang dari rumah Dika adalah mandi dan ganti baju. Aku menyimpan buku yang dibawa Yuris di tempat aman, lalu aku menelepon orang itu. Terdengar bunyi sambung telepon, lalu suara seorang laki-laki.
"Ada apa?" ucapnya dari seberang telepon.
"Kau masih ingat dengan tugas yang kuberikan?"
"Tentu, kau memberiku tugas untuk membuntuti Yuhal Basril, lalu menangkapnya dan menginterogasinya dengan pertanyaan yang kau kirim, dan sudah kulakukan."
"Gimana perkembangannya?"
"Aku ada kabar buruk dan baik untukmu."
"Katakanlah!"
"Untuk pertanyaan pertama, dia menjawab tidak tahu, dan untuk pertanyaan kedua, dia menjawab: dia ditugaskan ayahnya untuk menghasutmu agar mau berbuat jahat dan agar mau bergabung dengan ayahnya menjalankan rencana, atau setidaknya dia harus menyingkirkanmu, karena kamu adalah salah satu penghalang terbesar di rencana ayahnya. Itulah yang dia katakan."
"Jadi begitu. Oh, ya, aku ingin tanya, apa kau tahu siapa orang berjubah hitam dan bertopeng yang menyamar menjadi 'Y' dan mendatangi orang-orang yang punya hutang besar?"
"Kebetulan sekali kau bertanya. 'Y', dia adalah Yuhal Basril. Orang yang sekarang sedang kutawan."
"Tau darimana kau?"
"Kebetulan aku menemukan kostumnya di bagasi mobilnya, lalu kugunakan untuk menginterogasinya dan merekam bukti."
"Kalo begitu, beberapa hari lagi kirimkan bukti itu pada polisi secara misterius dan jangan sampai ketahuan! Dan untuk sisa bayaranmu, aku akan segera transfer."
"Siap laksanakan. Dan untuk sisa bayaranku, kau nggak perlu mengirimnya karena uang yang kau beri waktu itu sudah cukup untukku, dan lagipula aku juga punya dendam padanya karena salah satu keluargaku menjadi korban saat dia menjadi 'Y'."
"Oke."
Kumatikan telepon itu. Aku mendapatkan keberuntungan karena sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Sekali menangkap satu orang, aku dapat cukup banyak informasi.
Aku keluar dari dalam kamar dan menuju depan asrama, menemukan Windi tengah menungguku di sa…
Berenkarnasi Menyelematkan Kahancuran Keluarga
Bab 56: Kalian Adalah Sahabat,Bukan?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments