Dengan gayanya yang centil, Fara terus melekat di atas pangkuan Riyan tepat di depan meja kerja. Sentuhan tangan mulusnya di dada bidang Riyan seketika mengganggu konsentrasi Riyan yang sedang fokus pada pekerjaannya. Dan lebih parahnya lagi, setelah mengalami kecelakaan itu, Riyan semakin berhasrat saat di dekati Fara seperti itu. Semua itu terlihat jelas dari hembusan nafas yang sudah mulai tidak teratur juga tatapan mata yang tiba-tiba aneh. Melihat keadaan Riyan yang mulai berubah, Fara pun langsung berpikir untuk menggodanya.
"Mas,, kamu kenapa? Mengapa kamu menatapku seperti itu?" Tanya Fara dengan senyum menggoda yang terukir di wajah cantiknya.
Mendengar pertanyaan Fara, Riyan akhirnya tersadar dengan situasi juga kondisi mereka saat itu. Dan tanpa menunggu lama, dia segera memalingkan wajahnya dari tatapan Fara.
"Jangan seperti ini! Ini di kantor. Kalau ada yang lihat kan malu." Jawab Riyan tanpa menatap Fara yang semakin melebarkan senyumnya.
"Aku kan istri kamu. Biar di lihat kariyawan kamu ngga ada salahnya kan? Lagian aku ngga ada niat apa-apa." Ujar Fara sambil mengusap-usap wajah Riyan yang sudah mulai merah dan menegang.
"Tapi kamu tubsudah menggangu konsentrasi aku. Aku tu harus kerja." Jawab Riyan sambil menatap Fara.
"Mas,, kamu saja yang berpikir terlalu jauh. Tapi kalau boleh jujur ni Mas, aku merasa sangat bahagia karena kamu hanya menginginkan aku seorang." Ujar Fara tanpa dia sadari ada yang mendengar semua pembicaraan mereka, dengan sebuah alat perekam berukuran kecil yang ada di bawah meja kerja Riyan.
"Kalau memang seperti itu, berarti mulai hari ini, jangan pernah menolak di saat Mas menginginkanmu, juga menginginkan anak darimu." Ujar Riyan sambil mengecup mesra kening Fara.
"Aku tidak akan pernah menolak mu sekarang dan untuk selamanya. Dan aku juga sudah siap untuk mengandung darah daging mu." Jawab Fara sambil memeluk Riyan.
Mendengar pembicaraan antara Fara dan Riyan, Dena merasa sangat kesal. Dia semakin menginginkan kehancuran ruma…
Cinta Di Dalam Perjodohan 3
Bab 172. Kejadian Memalukan.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 218 Episodes
Comments
Arwondo Arni
semoga Riyan tau yg diselipkan dibawah meja
2024-01-03
0
Sabilnur Alif
hadeh..muncul lg satu,mau nyerahin nyawa juga tuh si Dena🤣🤣
2023-02-13
0
Hasni
🤣🤣🤣
2022-12-07
0