Perasaan Riyan mulai gelisah karena tiba-tiba dia dan Arsen di susul oleh laki-laki yang mengaku Pamannya Arsen. Dengan alasan yang tidak masuk akal, Adriyan menghampiri Arsen dan langsung meraih tangannya. Kemudian dia menarik Arsen perlahan. Melangkah meninggalkan Riyan masuk ke dalam minimarket yang sama sekali tidak ada pengunjung selain mereka bertiga.
"Pak,, apa anda ingin membelikan sesuatu?" Tanya Riyan sambil mengikuti Adriyan dari belakang.
"Iya Pak. Saya ingin membeli minuman dingin." Jawab Adriyan sambil tersenyum menatap Riyan.
'Apa yang harus aku lakukan untuk pergi membawa Arsen dari tangan penjahat ini?' Batin Riyan yang mulai memikirkan jalan keluar.
Untuk keselamatan dia dan Arsen.
"Arsen mau beli apa?" Tanya Adriyan tanpa melepaskan tangan Arsen.
"Aku mau beli mainan robot yang besar." Jawab Arsen tanpa ekspresi.
"Tapi di sini tidak ada mainan anak-anak. Lebih baik kita pulang dulu. Nanti besok Paman antar kamu ke tempat yang menjual mainan anak-anak." Ujar Adriyan sambil berbalik hendak melangkah pergi.
"Aduh.." Arsen tiba-tiba bersuara.
"Kamu kenapa nak?" Tanya Adriyan penuh perhatian.
"Aku sudah pup di celana Paman." Jawab Arsen sambil menahan celananya bagian belakang.
'Astaga... Ini anak sangat merepotkan.' Batin Adriyan.
"Ada apa Pak?" Tanya Riyan buru-buru menghampiri Adriyan dan Arsen.
"Maaf Pak Riyan. Dia sudah pup di celana. Dan aku tidak bisa melihat kotoran anak-anak." Jawab Adriyan sambil memalingkan wajahnya.
Dengan segera Riyan langsung meraih tangan Arsen. Dia berpikir mungkin bisa mendapatkan jalan keluar dengan mengantarkan Arsen ke toilet minimarket tempat mereka berada. Tanpa menunggu lama Riyan pun segera menarik Arsen menuju penjaga minimarket untuk meminta izin ke toilet. Dengan waktu yang bersamaan, datang salah seorang pembantu Adriyan dengan tampang yang terlihat panik.
"Tuan.. Cepatlah kembali ke rumah! Nyonya tiba-tiba pingsan." Ujar wanita yang kira-kira berusia 45 tahun yang selalu bersama Arsen semenjak berada di rum…
Cinta Di Dalam Perjodohan 3
Bab 208. Jalan Keluar.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 218 Episodes
Comments
Fenty Izzi
kebenaran atau jebakan juga??
2022-10-08
0
Dwi setya Iriana
hallo aki kembali lagi ya,selamat menjalankan puasa ramdhan utk semua yg mendukunh novel ini terkhusus thor tersyang.
2022-04-09
0
Zainab Ddi
bener ngak kasian Riyan JD kayak orang bimgung
2022-02-18
0