Semilir angin di malam itu semakin membawa Fara tenggelam di dalam pelukan Riyan, yang sedang duduk bersamanya di balkon kamar menikmati indahnya pancaran sinar bulan. Kasih sayang tulus dari Riyan terlihat nyata di saat mendengar keluh kesah Fara dengan apa yang dia rasakan saat itu. Dengan penuh kesabaran, laki-laki kaku itu melakukan semua yang di inginkan oleh istrinya.
"Mas,, kita di sini saja ya! Aku ngga mau masuk ke dalam." Ujar Fara sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang Riyan.
"Tapi ini sudah semakin larut. Nanti kamu bisa masuk angin." Jawab Riyan.
"Tapi aku lebih nyaman di sini Mas. Di dalam aku kepanasan." Tutur Fara.
"Sayang,, angin malam sangat tidak baik buat Ibu hamil seperti kamu. Apa kamu ngga kasihan sama anak kita? Ingat apa kata Dr!" Riyan mencoba mengingatkan Fara demi kebaikan dia dan bayi di dalam kandungannya.
"Ya sudah kalau gitu aku mau masuk. Tapi aku ngga mau tidur di kasur." Ujar Fara dengan wajah yang terlihat sangat terpaksa.
"Terus kamu mau tidur di mana?" Tanya Riyan yang terlihat begitu lembut menghadapi Fara.
"Aku maunya tidur di ruang keluarga. Di sana lebih luas pemandangannya." Jawaban Fara yang membuat Riyan jadi kebingungan.
"Sayang,, jangan di ruang keluarga ya,,! Di kamar saja. Biar kita tidur di lantai juga ngga apa-apa." Riyan berusaha untuk membujuk Fara.
"Ya sudah tapi harus di lantai. Aku ngga mau tidur di kasur. Dan aku maunya di gendong ke dalam." Permintaan Fara yang membuat Riyan jadi pusing pada akhirnya.
Tanpa menunggu lama, Riyan pun segera menggendong Fara dan melangkah menuju kamar. Karena belum mempersiapkan tempat tidur di atas lantai, Riyan memilih untuk meletakkan Fara di tepi ranjang. Kemudian dengan buru-buru dia menyiapkan tempat tidur untuk mereka berdua di atas lantai.
Malam semakin larut, namun Riyan masih tetap membuka matanya, dan sesekali melirik Fara yang berada di dalam pelukannya. Riyan yang sangat menghawatirkan kehamilan Fara, ingin menunggu Fara sampai dia benar-benar tertidur pulas.…
Cinta Di Dalam Perjodohan 3
Bab 188. Kekhawatiran Riyan.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 218 Episodes
Comments
Hasni
lanjut thor
2022-12-07
0
Hasni
lanjut
2022-12-07
0
Fenty Izzi
❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹
2022-10-08
0