.
Siang yang terik. Panas matahari bagaikan bisa membakar rontokan dedaunan kering. Mobil mewah Armando melaju membelah jalanan ibukota. Sekedar ingin melepas suntuk, pria itu menolak menu makan siang yang telah disiapkan oleh Esmeralda. Setelah Virginia tak lagi ada di sampingnya, apapun tak lagi ada yang sesuai seleranya.
Memasuki sebuah restoran bintang lima, duduk sendirian di tengah keramaian, melihat hampir semua pengunjung berpasangan. Dirinya hanya bisa menghela napas. Dulu, Virginia ingin sekali diajak, tetapi dirinya selalu lebih mementingkan Veronica. Kini, saat ia ingin sekedar makan berdua dengan wanita itu, semesta tak lagi mengijinkannya.
“Silakan dinikmati, Tuan.”
Armando hanya menganggukkan kepalanya saat pelayan datang membawa menu yang dia pesan. Menu yang sama dengan yang dulu sering dihidangkan oleh Virginia. Beberapa suap masuk mulut, berhenti mengunyah. rasanya tak seperti buatan Virginia.
Tangannya yang mengangkat gelas terhenti di udara kala sorot matanya memindai sebuah wajah di ujung sana.
“Virginia…? gumamnya. Terlihat olehnya sang mantan terindah duduk bersama seorang wanita yang tak ia kenal. Makan bersama sambil bercanda dan tertawa lepas. Tawa yang tak pernah terlihat kala bersamanya. Tangan Armando terangkat untuk memanggil pelayan meminta bill. Kesempatan yang akhirnya tiba, siapa sangka dia akan bertemu wanita itu di tempat ini.
“Anda ingin ke mana?”
Belum sempat mendekat, sepasang pria dan wanita yang semula duduk tenang menikmati hidangan menghadang langkahnya. Dari sorot mata mereka yang tajam, Armando segera menyadari mereka bukan pasangan pengunjung restoran sama seperti yang lain.
“Ya Tuhan, apa Tuan muda sombong itu sengaja memenuhi dunia ini dengan anak buahnya?” gumamnya yang hanya berani terlontar dalam hati. Terkekeh dalam hati, mengejek diri sendiri yang begitu tak ada artinya dibanding Alessandro Garcia. Membuatnya menyadari, menggapai kembali Virginia adalah sesuatu yang mustahil.
Mengambil napas dalam dia tak boleh g…
SESAL YANG TERLAMBAT
55. Undangan pernikahan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
move on dong Man, move on... begitulah ibarat peribahasa, gajah di pelupuk mata tak nampak tp kuman di seberang lautan nampak... bukan tentang kesalahan sendiri tak nampak sementara sekecil kesalahan orang lain tampak... bukan ini yg aku maksudkan. tapi lebih ke penglihatan si Maman, yg tertutup kabut asap. Virgin yg selalu di sekitarnya tak terlihat olehnya, sedangkan dia mencari vero yg jauah di mato... /Joyful//Joyful//Joyful/
2025-07-21
0
⠀ ⠀⠀⠀ ⠀ ⠀
heh kmu ndo, benar-benar ya,,kmu itu punya panggilan sayang dari akoh gak sadar² apahhh/Curse//Curse//Curse/
dari awal akohh panggil² kmu itu ndo...ndo...🥺
terdengar manis kan ndo 😭😭😭🤧
2025-07-21
0
Nofta Putri111
move on..jngan biar kn sara itu diam di tempat yg salah, kerna tak mungkin akn terbalas kn lgi percaya lh suatu saat nnti pasti ada kebahagian ya datang untk mu ar pilih kebahagian mu jngan menyesali yg sudah berlalu, kejar semangat untuk masa depan mu🤵👰
2025-07-21
0