.
"Alessandro! Alessandro! Buka pintu cepat! Alessandro, baji^ngan kau! Alessandro! Kembalikan papaku atau kubu^nuh kau!”
Malam hampir larut ketika gerbang besi yang tinggi menjulang di mansion Alessandro Garcia berderit keras. Dua orang pria yang mungkin sesuai dengan Alessandro dengan wajah penuh amarah, menekan bel berkali-kali tanpa aturan. Menggedor dan menendang gerbang dengan brutal, seakan ingin merobohkan gerbang itu.
“Alessandro, keluar kau! Hadapi aku! Ayo kita duel satu lawan satu kalau kau memang hebat!”
Pria satunya lagi ikut berteriak. Rambut mereka acak-acakan, kemeja mereka kusut, dan sorot mata mereka menyala-nyala. Namun, yang lebih besar dari pada itu, raut frustasi tercetak jelas di wajah mereka.
Teriakan mereka menggema di keheningan malam, memecah kesunyian yang biasanya menyelimuti kawasan elit itu.
Tiga hari papa mereka menghilang! Berita terakhir yang mereka dengar, papa mereka ditangkap polisi atas laporan yang dari Alessandro Garcia. Namun, mereka sudah mencari ke semua kantor polisi, tapi tidak menemukan keberadaan papanya.
“Aku tahu kau yang menyembunyikan papa kami! Cepat keluar, baji^ngan?” teriak mereka lagi.
Di balik gerbang, di dalam mansion megah, di dalam sebuah kamar. Alessandro, yang tengah berbaring di samping istrinya yang baru saja tertidur pulas, berdecak kesal saat ada yang mengetuk pintu kamar. Memastikan istrinya tak kan terbangun, pria itu turun perlahan dari tempat tidur lalu melangkah keluar.
“Ada apa?” Matanya menatap tajam pada kepala pelayan yang berdiri menunduk.
“Penjaga keamanan melaporkan ada keributan yang disebabkan oleh saudara sepupu Anda.”
“Dan apa untuk hal remeh seperti itu, harus aku yang turun tangan?” Mendengus kesal, tapi tetap saja melangkah menuju lift untuk turun ke lantai bawah. Masuk ke dalam ruang kerja dan duduk menatap layar komputer yang menampilkan rekaman CCTV gerbang. Wajahnya datar, tanpa ekspresi. Ia sudah menduga kedatangan mereka.
Alessandro menekan tombol intercom. Menghubungi kepa…
SESAL YANG TERLAMBAT
72. Kelahiran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
YuWie
gampilmen ya pada punya anak kembar.
2025-08-01
1
Nar Sih
waah selamat atas kalahiran beby twins nya ya ale dan virginia
2025-08-03
0
Noey Aprilia
Wooowww.....spasang trnyta....
slmt y buat klian.....reader ikut bhgia jg....😀😀😀
2025-08-01
0