.
“Virginia!”.
Pintu lift terbuka, menampakkan seorang wanita yang tengah meringkuk memeluk lutut di sudut dinding. Tubuhnya terkulai lemah, dengan rambut panjang menutupi wajahnya.
Alessandro langsung berlari menerobos masuk. Lega, namun masih tetap khawatir.
“Sayang?” Alessandro meraih tubuh Virginia dengan hati-hati, menyibak rambut yang menutupi wajah istrinya. Memberikan kecupan bertubi-tubi, menangis melihat mata yang terpejam, lalu mengangkat tubuh lemah itu dan membawanya keluar dari jeratan dinginnya kotak baja, dan membaringkannya di atas sofa panjang yang ada di lobi.
“Syukurlah, Nyonya sudah aman sekarang,” ucap Leticia lembut. Tetapi melihat Virginia yang lemah, ia kembali cemas. “Tuan, saya akan menghubungi dokter Samantha.
Alessandro mengangguk. Tidak salah dia mempercayakan pengawasan Virginia pada Leticia. Sebagai pelayan sekaligus bodyguard wanita itu sangat tangkas dan cekatan. Mampu berpikir jernih dalam segala situasi
“Sayang, buka matamu!” Alessandro mengguncang pelan tubuh Virginia yang terbaru lemah di atas sofa.
“Tuan, saya ada minyak aromaterapi.” Seorang karyawati maju mendekat mengulurkan botol kecil kepada Alessandro.
Pria itu menoleh dan menerimanya lalu mengoleskan sedikit minyak ke hidung Virginia menggunakan ujung jari telunjuknya.
Beberapa saat kemudian tampak Virginia membuka matanya pelan.
“Ale…?” Virginia menatap Alessandro dengan mata yang mulai berkaca-kaca. Wanita itu masih syok setelah berjuang melawan kegelapan.
“Sayang aku takut sekali.” Alessandro mendekap tubuh istrinya erat. Pria itu bahkan tak malu menangis di hadapan semua mata para karyawan yang masih di sana.
“Dokter Samantha sudah datang.” Leticia menyela. Pandangan yang mengedar sekeliling. “Kalian semua bubar lah! Kembali ke pekerjaan masing-masing!” serunya kepada beberapa karyawan yang masih berkerumun.
“Baik, Nona Letty. Kami bersyukur Nyonya baik-baik saja.” Semua menunduk hormat kemudian mundur perlahan.
Bernardo yang melihat itu mendengus kesal, melirik ke…
SESAL YANG TERLAMBAT
70. Selamat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
Hasanah Purwokerto
Eh..eh..eh...siapa tuh yg datang..? armando kah..? klo iya,,sok perhatian bgt....🤭🤭🤭🤭
2025-07-31
0
〈⎳ FT. Zira
selalu mengoleskan/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
aduhh. padahal dah niat gak mau komen/Facepalm//Facepalm/
2025-07-31
0
Noey Aprilia
Kl sng mntan yg dtang,cuekin aja....
tp spa tau shbtnya....😁😁😁....
btw,aku lega rsanya....tkut bgt smp trjdi ssuatu....
2025-07-31
0