Ketegangan mendominasi ruang kendali rumah sakit. Baik Pak Vino maupun Bagas tak dapat membendung amarah setelah menemukan rekaman CCTV, di mana terlihat jelas kelalaian dari pihak rumah sakit, yang menyebabkan Sashy bertukar tempat dengan bayi lain.
Sementara Brayn yang baru menyadari hal tersebut tak dapat membendung air mata. Meski ada amarah, sedih dan kecewa, namun tak dapat dipungkiri ada perasaan lega dan bahagia yang teramat sangat.
Putri kecilnya, yang setiap malam ia tangisi di sepertiga malam, yang setiap terbangun dan menjelang tidur ia rindukan, yang setiap saat ingin ia peluk, ternyata masih bertahan dengan tubuh lemahnya. Sashy tidak pergi meninggalkan mereka.
"Sashyku... anakku... maafkan Papa yang tidak mengenali kamu."
Padahal tubuh lemah itu sempat ia peluk saat kedinginan, sempat ia adzankan di ruang bayi, dan sempat ia rawat selama beberapa hari.
Meski memiliki perasaan berbeda sejak awal, namun logika sebagai seorang dokter tetap bekerja.
Sehingga ia mendefinisikan perasaan istimewa itu hanyalah sebatas empati atas kemalangan bayi tersebut.
"Bagaimana kelalaian seperti ini bisa terjadi di rumah sakit sebesar ini?" Pak Vino yang biasanya lembut dalam bertutur itu nyaris membentak salah satu pimpinan rumah sakit.
Pria paruh baya di hadapannya itu hanya diam dan menunduk. Bisa ia bayangkan apa akibat yang dapat terjadi jika sampai seorang Vino Hadiwijaya menuntut rumah sakit yang dipimpinnya.
"Saya minta maaf, Pak. Saya akan memeriksa anggota kami yang terlibat dalam kejadian ini dan melakukan evaluasi," ucapnya penuh rasa bersalah.
Pak Vino menarik napas dalam-dalam demi mengurai amarah yang berkecamuk dalam dada. Meski emosi dalam jiwa terasa meledak, namun tak ingin sampai konsentrasinya terpecah.
Urusan dengan pihak rumah sakit dapat ia selesaikan nanti, yang terpenting sekarang adalah segera menemukan keberadaan Sashy yang mungkin sudah dibawa menuju kota lain.
Bagas kembali masuk ke ruangan itu. Setelah mengetahui cucunya tertukar, ia berge…
Suamiku Dokter Sultan
Bab 91
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments
Ninik
sedih Thor ngebayangin kalau anak kita yg ketuker
2025-10-05
0
Happyy
🤗🤗🤗🤗💖💖💖💖
2025-10-05
0