Hari sudah berganti malam, Fang Yin segera beranjak untuk tidur tiba-tiba dia berada di sebuah taman yang indah dipenuhi bunga dan kicauan burung yang merdu. Saat sedang menikmati suasana disana ada suara yang mengejutkannya.
"Alea Brawijaya" Ucap orang itu
"Siapa kau, kenapa kau tau nama ku..dan wajah kita mirip"
"Hai aku adalah Fang Yin yang sekarang tubuh itu kau tempati" jawab Fang Yin
"Ah yaa kau adalah Fang Yin asli"
"Aku butuh bantuan mu Alea balaskan dendam ku kepada mereka yang telah menyakiti aku dan ibu ku" pinta Fang Yin
"Apa yang akan aku dapatkan? Apakah aku bisa kembali ke tempat asal ku? " tanya Alea
"Kau bisa menggunakan tubuh ku dan aku menyimpan emas di lemari ku, jual lah itu untuk keperluan mu Alea. Tapi maaf kau tidak bisa kembali ke tempat asal mu" terang Fang Yin
"Hmm baiklah jika memang begitu, aku pastikan dendam mu terbalaskan! " Ucap Alea
"Terimakasih Alea, dan kau tidak usah khawatir di dunia sana keluarga mu berhasil menemukan pelaku yang mencelakai mu"
"Siapa dia? " tanya Alea
"Dia adalah Sandy teman dekat mu keluarga mu sudah membunuh seluruh keluarga Sandy kau tenang saja" jelas Fang Yin
"Baiklah terimakasih sudah memberitahu ku"
"Baiklah aku akan pergi sekarang, Selamat tinggal" ucap Fang Yin sambil tersenyum
Alea terbangun dia sudah berada di kamar nya lagi, ternyata hari sudah pagi dia hari ini akan pergi ke hutan untuk mencari tanaman herbal.
Fang Yin pergi diam-diam ke hutan lewat pintu belakang dan mirisnya sama sekali tidak ada pengawal di sekitar kediamannya, para pelayan dan pengawal sering kali mencemooh dirinya bahkan membicarakan Fang Yin secara terang-terangan.
Saat sampai di hutan Fang Yin terus melangkah masuk lebih dalam banyak sekali tanaman langka disana, Fang Yin langsung membabat habis semua itu untuk di tanam di kediamannya. Saat semakin masuk ke dalam ia samar mendengar ada suara rintih meminta tolong. Dan dia melihat seorang kakek bersimpuh di depan monster kalajengking yang akan segera memakannya. Melihat itu Fang Yin tak hanya diam ia segera membantu kakek tersebut.
Pertarungan Fang Yin dan monster kalajengking cukup lama karena tubuh Fang Yin masih lemah.
Akan tetapi Fang Yin berhasil mengalahkan monster itu.
"Anak muda terimakasih sudah menyelamatkan kakek dari serangan kalajengking itu" ucap kakek itu
"Sama-sama kek, kenapa kakek bertarung dengan kalajengking itu? " tanya Fang Yin
"Kakek hanya mencari kayu bakar tetapi tiba-tiba kalajengking itu datang dan menyerang kakek nak" jelas kakek itu
"Nak karena kau sudah menyelamatkan kakek, kakek ingin memberikan mu kalung ini, tolong Terima lah" Pinta kakek itu sambil menyodorkan kalung itu.

"Tapi kek, saya ikhlas membantu kakek" tolak halus Fang Yin
"Kau harus menerima ini nak, ini milikmu percaya pada kakek ini akan sangat berguna untukmu. Dan teteskan darah mu sedikit di kalung ini"
"Baik kek jika itu mau kakek"
Saat Fang yin meneteskan darahnya ke kalung itu tubuhnya diselimuti cahaya hijau yang berkilau.
"Nah nak kau adalah pemilik sesungguhnya kalung ini, kau bisa masuk ke dalamnya dengan mengusapnya ini adalah kalung dimensi" terang kakek itu
"Maksud kakek? bagaimana ini milikku? " tanya Fang yin bingung
"Kau akan tau saat nanti kau sudah masuk ke dalam kalung itu"
Setelah mengucapkan itu kakek tersebut langsung menghilang dihadapan Fang yin
"Kemana kakek itu pergi? " ucap Fang yin
Setelah itu Fang yin mencoba mengusap kalung itu dan tiba-tiba dia berada di taman yang indah saat sedang asik melihat-lihat tiba-tiba ada suara seseorang.
"Selamat datang Tuanku, hamba sudah lama menanti tuan ku"
"Hey siapa kau? kenapa kau ada di kalung dimensi ku? "
"Hamba adalah Phoenix api tuan, hamba yang menjaga kalung dimensi milik tuan" Ucap Phoenix tersebut
"Phoenix? kau bisa berubah menjadi manusia? "
"Benar tuan hamba hewan legenda bisa berubah menjadi manusia" terang Phoenix
"Mohon sekarang tuan berendam dibawah air terjun kehidupan supaya racun yang ada ditubuh tuan bisa hilang dan membuka dentian tuan yang tertutup"
"Baiklah aku akan berendam" ucap Fang yin
Setelah beberapa jam ia berada dibawah air terjun kehidupan tubuh nya terasa lebih ringan dan segar, kini wajah Fang Yin berubah menjadi sangat cantik bak dewi, kulitnya seputih susu, wajahnya halus hampir tak terlihat pori-pori, mata nya memancarkan warna kehijauan ini benar-benar sangat cantik.
"Wah tuan anda benar-benar sangat cantik, dan selamat racun yang ada di tubuh tuan sudah hilang serta tingkat kultivasi tuan sekarang ada di tingkat Kaisar 3,tuan bisa meningkatkan kultivasi dan menyerap mana yang ada disini terlebih lagi dibawah pohon cahaya dan tuan bisa memakan buah nya untuk mempercepat kultivasi tuan" terang Phoenix
"Baiklah Phoenix aku akan ber kultivasi sekarang"
Kemudian Fang yin duduk lotus dibawah pohon cahaya sebelum itu ia sudah memakan buah dari pohon cahaya yang dapat mempercepat tingkat kultivasi nya.
BOOMM! BOOMM!! BOOMM!
Fang Yin berhasil menerobos sampai tingkat Langit 3, itu melebihi seorang Kaisar. oh ya ada beberapa tingkatan kultivasi
1.Tingkat Warrior 1-5
2.Tingkat Elit 1-5
3.Tingkat Kaisar 1-5
4.Tingkat Langit 1-3
5.Tingkat Surgawi 1-3
6.Tingkat Keabadian
"Selamat tuan ku sudah berada di tingkat langit 3" ucap Phoenix
"Benarkah, berapa lama aku ber kultivasi Phoenix? "
"dua hari tuan, tetapi tenang saja jika di ruang dimensi ini satu hari maka diluar hanya beberapa jam saja" jelas Phoenix
"Ahh begitu baiklah aku tidak perlu khawatir" lega Fang yin dia khawatir nuan akan mencarinya
"Sekarang mohon tuan teteskan darah tuan sedikit untuk mengikat kontrak dengan hamba" pinta Phoenix
"Apakah harus Phoenix?"
"Benar tuan karena hamba sudah ditakdirkan menjadi hewan kontrak anda"
"Baiklah" lalu Fang yin menggigit jari nya dan meneteskan darah di kening Phoenix lalu tubuh mereka dikelilingi cahaya merah dan hijau dan berangsur-angsur menghilang.
"Kini hamba telah resmi menjadi hewan kontrak tuan" ucap Phoenix
"Jangan panggil aku tuan pangil aku Yin'er dan kau bukan bawahan ku kini kita adalah keluarga! " tegas Fang yin
"Baiklah Yin'er jika itu mau mu" ucap Phoenix terharu mendapat tuan seperti Fang yin yang menganggap nya sebagai keluarga
"Siapa nama mu Phoenix? " tanya Fang yin karena aneh rasanya jika terus memanggil Phoenix
"Hamba tidak memiliki nama Yin'er, mohon Yin'er memberi hamba nama"
"Baiklah nama mu sekarang Hanzo, apa kau suka, dan jangan bilang Hamba hamba aku tidak suka anggap aku sebagai adik mu Hanzo" pinta Fang yin
"Baik Yin'er aku suka dengan nama itu dan terimakasih" ucap Hanzo senang sekaligus terharu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 25 Episodes
Comments
Wahyuningsih
💪💪💪💪💪
2026-04-08
0
Ayu Septiani
pertahankan thor.... 👣👣👣👣👣
2025-10-22
0