Pagi ini Fang yin akan berlatih membuat pil di ruang dimensi nya tak lupa ia mengajak nuan karena dia sudah mempercayai nuan.
"Nuan tutup mata mu dan pegang tangan ku sekarang" pinta Fang yin
"Kita mau kemana nona? " tanya nuan heran kenapa dia harus tutup mata
"Sudah, lakukan sekarang nanti aku beri tau"
"Nah sekarang buka mata mu nuan" ucap Fang yin
"Dimana kita sekarang nona? Tempat ini indah sekali, dan pohon apa itu kenapa buah nya bercahaya? "
"Ini adalah ruang dimensi ku, di sana ada air terjun kehidupan yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dan khasiat lainnya. Dan pohon itu adalah pohon cahaya buahnya dapat membantu kita berkultivas dan menyerap mana dengan cepat" Terang Fang yin
"Wahh hebat sekali nona, nona bisa mendapatkan ruang dimensi yang memiliki air terjun kehidupan dan pohon cahaya itu" takjub nuan
"Yin'er apakah kau akan berlatih membuat pil? " tanya seorang pemuda tampan berambut merah itu
"Siapa kau? Kenapa kau ada di ruang dimensi milik nona ku? " tanya nuan waspada
"Nuan dia adalah Phoenix namanya Hanzo, dia adalah hewan kontrak ku" ucap Fang yin menjelaskan
"Phoenix hewan legenda itu nona? benarkah itu? " tanya nuan
"Tentu saja aku lah hewan legenda itu, kenapa kau terkejut apa aku terlalu tampan" narsis Hanzo
"Cih siapa bilang kau tampan aku hanya baru pertama kali melihat hewan bisa berubah menjadi manusia" ucap nuan
"Sudah-sudah jangan bertengkar, Hanzo aku dan nuan akan berlatih membuat pil apakah disini ada tungku? " tanya Fang yin
"Ada Yin'er tungku itu ada di ruang sebelah pengobatan modern, tetapi Yin'er harus membuka ruangan itu dengan kekuatan Yin'er" jelas Hanzo
"Baiklah, ayo kita kesana" ucap Fang yin
" Yin'er gunakan kekuatan mu untuk membuka pintu ini, jika pintu ini terbuka maka tungku emas itu adalah milik Yin'er. " terang Hanzo
Saat mencoba membuka pintu itu, awalnya Fang Yin kesulitan tetapi setelah beberapa saat akhirnya pintu itu terbuka dan di dalamnya ada tungku emas yang sangat indah.
"Kau berhasil Yin'er sekarang tetes kan darah mu maka tungku itu akan menjadi milikmu dan tidak dapat di curi orang lain" jelas Hanzo
Setelah Fang yin meneteskan darah nya, dari tungku itu keluar cahaya keemasan yang menyelimuti Fang yin sekarang Fang yin bisa membuat pil dengan mudah dan cepat serta memiliki khasiat yang tinggi jika pembuatan nya menggunakan tungku emas milik Fang yin.
Setelah seharian di dalam ruang dimensi Fang yin dapat membuat pil kultivasi tingkat tinggi, pil kecantikan, dan pil dewa. Tak lupa Fang yin mengajari nuan dan nuan berhasil membuat pil kesehatan tingkat tinggi.
"Akhirnya selesai juga, nuan ayo kita kembali rasanya aku sudah sangat lelah" ucap Fang yin
"Baik nona" jawab nuan, nuan pun merasa sangat lelah seharian berada di depan tungku
"Hanzo aku dan nuan akan keluar sekarang, kami sudah selesai membuat pil" ucap Fang Yin
"Yin'er memang jenius berhasil membuat banyak pil dengan waktu yang terbilang singkat" puji Hanzo
"Baiklah kalau begitu aku akan keluar sekarang" Ucap Fang Yin
"Baik Yin'er"
Setelah keluar dari ruang dimensi ternyata hari sudah menjelang sore, biasanya Fang yin akan mandi dulu lalu makan bersama nuan.
"Nona saya akan siapkan air hangat untuk nona mandi" ucap Nuan
"Tidak usah nuan kau pasti lelah, aku akan mandi dengan air dingin saja." tolak Fang Yin
"Tapi nona.. "
"Kau mandi saja nuan lalu kita makan bersama aku juga akan mandi sekarang"
"Baik nona" ucap nuan pasrah dia mengerti Fang Yin tidak bisa dibantah
Setelah selesai dengan kegiatan mandinya Fang Yin dan Nuan makan bersama dengan nikmat
setelah itu mereka beristirahat.
Saat malam hari terlihat seseorang berpakaian hitam sedang mengintai di atas kediaman Selir Chun, terlihat Selir Chun sedang bercengkrama dengan Putri Mei.
"Ibu apakah si j*l*ng itu masih hidup? " tanya Putri Mei
"Mungkin dia sebentar lagi akan tiada, bagaimana mungkin dia bisa hidup kalau tak ada tabib yang mengobati" jawab Selir Chun
"Aku tak sabar melihat dia mati dan aku akan menjadi Putri satu-satunya di kediaman ini, dan juga gege Ren hanya akan mempunyai aku sebagai adiknya hahahaha" tawa Putri Mei
"Kau benar kita akan berkuasa di kediaman ini jika berhasil menyingkirkan Putri sampah itu" ucap Selir Chun
"Kau berkunjung lah besok ke kediamannya Mei'er, pastikan dia telah tiada" ucap Selir Chun
"Baik ibu jika dia belum mati aku akan menghajarnya" ucap Putri Mei tersenyum licik
"Baiklah ibu juga tidak sabar melihat dia tiada"
"Heh beraninya mereka akan membunuhku lihat saja besok, siapa yang akan terkejut" ucap seseorang yang dari tadi mendengarkan percakapan itu, dia adalah Fang yin yang sedang menyamar.
"Yin'er apakah aku perlu membalas mereka sekarang?" tanya Hanzo
"Tidak perlu Hanzo, biarkan mereka bersenang-senang terlebih dahulu" ucap Fang yin
Fang Yin masuk kedalam ruang dimensi nya untuk berlatih pedang bersama Hanzo, setelah dirasa cukup Fang Yin berendam di bawah air terjun kehidupan ia merasakan tubuhnya semakin ringan dan segar setelah berendam di bawah air terjun kehidupan.
"Makanlah buah ini Yin'er agar stamina tubuhmu tetap terjaga" ucap Hanzo sambil membawakan buah cahaya
"Terimakasih Hanzo, aku akan kembali sekarang mungkin hari sudah mulai pagi" Ucap Fang Yin
"Baiklah Yin'er" ucap Hanzo
Tok
Tok
Tok
"Nona apakah kau sudah bangun, aku akan menyiapkan air hangat untuk mandi dan juga aku sudah memasak makanan" ucap Nuan
"Masuklah nuan aku sudah bangun" jawab Fang Yin
"Nona aku sudah menyiapkan air hangat untuk nona mandi" ucap Nuan
"Baiklah aku akan mandi sekarang"
Setelah selesai dengan acara mandi nya Fang yin makan bersama nuan, nuan sudah terbiasa makan bersama Fang Yin karena paksaan dari Fang Yin, ia tidak membeda-bedakan siapapun sama seperti saat di dunia modern ia juga memperlakukan semua orang dengan baik.
...****************...
Haii Readers👋
Jangan lupa like, follow, comment, dan vote yahh
dukung author terus supaya rajin update!! 😁
Happy Reading❤
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 25 Episodes
Comments
Ayu Septiani
Ibu dan saudara tiri Fang Yin ini gak ada bosannya pengin mencelakai Fang Yin terus
2025-10-22
2