"Hanzo istana milik siapa itu? " tanya Fang yin yang melihat ada istana megah di ruang dimensi nya
"Itu milik Yin'er karena kultivasi Yin'er sudah meningkat maka istana itu dan semua yang ada disini juga berubah sesuai kekuatan Yin'er"
"Wahh kalau begitu aku melihatnya nanti saja sekarang aku harus kembali pasti nuan mencari ku, kalau begitu aku pamit dulu hanzo" ucap Fang yin
"Baik Yin'er"
Fang yin kembali ke kediamannya, sebelum itu ia menyempatkan untuk pergi ke pasar membeli bahan dapur dan baju untuknya dan nuan.
Nuan terlihat mondar-mandir di halaman belakang dengan cemas, lalu dia melihat dari kejauhan seorang gadis cantik dengan menenteng belanjaan.
"Nuan apakah kau tak mau membantuku membawa ini semua? " tanya gadis itu
"Maaf anda siapa nona? " tanya nuan bingung
"Aku Fang yin, apa kau sudah melupakan ku padahal baru ku tinggal beberapa saat saja" goda Fang yin
"A-apa benar kau itu Putri" tanya nuan dengan wajah kaget nya
"Benar aku pergi untuk menyembuhkan luka ku dan aku membeli ini untuk kita, cepat bawakan ini jangan memandangi ku terus" seru Fang yin
Nuan malu karena terciduk bengong melihat wajah junjungannya yang kini cantik bak dewi
"B-baiklah Putri, maafkan nuan"
"Nuan sudah ku bilang jangan panggil aku Putri, aku tidak suka kita ini adalah keluarga! " ucap Fang yin
"Maaf Putri hamba akan memanggil Nona"
"Iya terserah kau nuan"
"Nona saya sudah menyiapkan air hangat jika nona ingin mandi" ucap nuan
"Nanti saja nuan sekarang aku ingin memasak untuk makan malam kita"
"Apa nona akan masak? " tanya nuan kaget
"Sudah jangan banyak tanya ayo kita ke dapur" Fang yin malas menjelaskan
Sementara di dapur kecilnya Fang yin dan nuan membagi tugas, nuan membantu menyiapkan bumbu walaupun nuan merasa asing dengan bahan-bahan yang akan di masak.
"Nona ini masakan apa nuan belum pernah melihat yang seperti ini walaupun aneh tapi terlihat lezat, bau nya juga sangat menggiurkan" Ucap nuan dengan mata berbinar
"Ini ada ayam goreng, tumis kangkung, ikan bakar, sambal terasi, dan minuman jeruk" Jelas Fang yin
"Nona mandi lah terlebih dahulu nuan akan siap kan ini di kamar" pinta nuan
"Baiklah nanti kau juga mandi dulu nuan, setelah makan kita akan istirahat"
"Baik nona" jawab Nuan
Setelah selesai dengan kegiatan mandinya Fang yin memulai makan bersama nuan dengan hikmat, mereka tak tahu ada kegaduhan kecil di kediaman jenderal. Para pelayan dan pengawal mencium aroma masakan yang sangat lezat berasal dari kediaman Fang yin saat ini.
"Apa kau mencium aroma nikmat ini" tanya pengawal 1
"Ya ini seperti wangi masakan yang sangat nikmat, tapi seperti berasal dari kediaman Putri Fang yin" jawab pengawal 2
"Mana mungkin mereka saja tidak pernah diberi uang" sahut pengawal 3
"Benar juga, tapi entahlah" jawab pengawal 1
Saat ini Fang yin berada di ruang dimensi nya, ia ingin melihat semua yang ada di ruang dimensi nya ada istana yang dilengkapi dengan perabotan dan furniture modern bahkan baju modern juga tersedia disana, kebun buah dan sayur yang tak pernah habis jika dipetik, ruang pengobatan modern, dan minimarket berisi makanan modern.
"Wahh Hanzo aku tak menyangka jika ruang dimensi ini sangat lah lengkap" seru Fang yin
"Benar Yin'er, ruang dimensi ini tergantung pada pemiliknya berasal dari mana"
"Nona di gudang itu terdapat koin emas yang sangat banyak, jika di ambil itu akan terisi penuh dan tidak akan habis" jelas Hanzo
"Benarkah Hanzo, ayo kita lihat" seru Fang yin dengan semangat
"A-apa ini? Apa tidak berlebihan Hanzo ini banyak sekali bahkan seperti gunung" Fang yin tak percaya jika koin emas itu miliknya semua
"Benar Yin'er semua ini milik Yin'er" jawab Hanzo
"Kalau begitu kita bagikan saja pada penduduk yang membutuhkan supaya mereka terbantu" Ucap Fang yin
Hanzo merasa terharu dengan perilaku Fang yin yang murah hati dan dia juga tidak tamak.
"Baik Yin'er biar itu menjadi tugas ku" jawab Hanzo
"Hmm baiklah, aku akan berlatih bela diri disini" terang Fang yin
Setelah selesai berlatih dengan Hanzo tubuh Fang yin terasa lebih ringan dan lebih tangkas, ia senang karena dengan ini ia bisa bertahan hidup di dunia antah berantah ini.
Fang yin memutuskan untuk mandi di istana nya
akhirnya ia merasakan kamar mandi seperti dirumah nya dan ada kasur king size yang empuk.
Saat kembali ke kamarnya ternyata hari sudah mulai pagi.
"Nona apakah nona sudah bangun? " tanya nuan dari luar
"Sudah nuan, masuk saja" jawab Fang yin
"Nona saya akan siapkan air hangat apakah nona akan mandi sekarang? " tanya nuan
"Tidak usah aku sudah mandi nuan"
"Sekarang kita akan latihan bela diri di halaman belakang, aku ingin kau juga menjadi kuat supaya tidak ada yang berani menindas kita lagi" Ucap tegas Fang yin
"Baik nona, nuan siap berlatih bersama nona" mantap Nuan ia juga sudah muak dengan perlakuan semua orang dikediaman ini
Hari semakin siang mereka berdua mengakhiri latihan nya dan seperti biasa Fang yin akan memasak makanan dan nuan membantu nya.
Mereka makan dengan nikmat.
"Nuan apa kau siap jika ikut dengan ku keluar dari kediaman ini? tanya Fang yin setelah mereka selesai makan
" Nuan siap mengikuti kemanapun nona pergi" Jawab nuan
"Baiklah kalau begitu sebentar lagi kita akan pegi dari sini"!
"Sebentar lagi ulang tahun Tuan besar, dan Tuan Muda Xu Ren akan kembali dari akademi apakah nona akan hadir?" tanya nuan karena biasanya jika nona nya menghadiri acara pasti hanya hinaan yang ia dapat.
"Aku akan datang dan pergi dari sini selamanya" jawab Fang yin
"Bagaimana jika Tuan Muda tidak setuju nona"
"Apakah dia pernah menganggap ku ada, apakah dia menganggap ku sebagai adiknya, apakah dia peduli dengan ku?, tidak bukan bahkan dia lebih menyayangi dan percaya kepada adik tirinya itu. maka aku akan pergi dari kediaman ini" ucap Fang yin mantap
"Baiklah jika itu keinginan nona" ucap nuan
...****************...
Haii Readers👋
Jangan lupa like, follow, comment, dan vote yahh
dukung author terus supaya rajin update!! 😁
Happy Reading❤
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 25 Episodes
Comments
Wahyuningsih
thor buat ayah n kakaknya menyesal biar nyakho
2026-04-08
0
Ayu Septiani
suka dengan ketegasan Fang yin
2025-10-22
0