24. Suka

Dengan satu gerakan cepat dan kuat, Kevin mengangkat tubuh Kevia dari kursinya. Refleks, Kevia melingkarkan tangannya ke leher Kevin, tubuhnya terangkat tanpa daya.

Kelas sontak riuh. Beberapa siswa ternganga, sebagian lainnya menutup mulut menahan jerit kecil, tak percaya dengan apa yang mereka lihat.

Riri dan Ani membelalak, wajah mereka merah padam bagai banteng hendak menyeruduk. Amarah meledak di dada mereka.

“Sial!” umpatan itu menggema bersamaan dalam hati, rahang keduanya mengeras, gigi beradu menahan geram.

Sementara itu, Kevin tetap tenang. Tatapannya tajam, langkahnya mantap, seolah hiruk pikuk kelas tak pernah ada. Di lengannya, Kevia masih terangkat, matanya membesar, pipinya memerah menahan malu, tak percaya dirinya digendong di depan semua orang.

Dan kelas pun seakan berhenti bernapas. Hening yang menyesakkan hanya dipecah oleh bisik-bisik kecil.

“Astaga… anak baru itu…”

“Apa dia suka sama Kevia?”

“Masa iya? Kan dia murid baru.”

“Kayaknya mereka udah kenal sebelum Kevin pindah deh.”

“Jangan-jangan Kevin pacarnya Kevia.”

“Kevin ganteng, Kevia… meski sederhana, tapi 'kan cerdas.”

"Kevia itu sebenarnya cantik, hanya saja kurang merawat diri "

Bisik-bisik itu makin menyulut bara di dada Riri dan Ani. Tatapan mereka menusuk seperti belati, tapi Kevin bergeming.

Ia menurunkan Kevia ke sebuah kursi kosong, lalu meletakkan tas keduanya di atas meja.

“Kamu apa-apaan sih, Vin?” gumam Kevia, suaranya bergetar antara malu, kaget, dan takut. Bayangan wajah murka Riri sudah tergambar jelas di benaknya.

Kevin hanya duduk santai di sebelahnya, seolah semua yang baru terjadi hanyalah hal sepele. Jemarinya membuka buku, menyiapkan pelajaran berikutnya, tanpa sedikit pun menoleh.

Kevia menghela napas panjang. "Percuma. Kalau dia nggak mau bicara, dia nggak akan bicara."

Meski baru sehari mengenalnya, Kevia bisa membaca sifat Kevin. Keras kepala, dingin, tapi juga penuh misteri.

Pintu kelas terbuka. Guru mata pelajaran masuk, suasana pun kembali normal. Kevia kembali fok…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Anitha

Anitha

si Riri sama si Ani itu punya penyakit hati,iri dan dengki cuma punya modal kaya doang tapi otaknya kosong🤣kasihan amat kalian tidak di lirik sama sekali sama Kevin...nah kalian sudah dengerkaan kalo Kevin menyukai Kevia..

Kevia wanita yang sangat kuat dan tangguh,ia tidak lemah hanya karena anak ular,Kevia akan tetap kuat dan tenang demi Ibu dan Ayahnya...
Kesuksesan akan datang pada Kevia dan akan mengangkat derajat orang tuanya..

good Kevin suka dengan caramu yang terang²an...dan membuat semua orang ternganga dengan sikapmu pada Kevia

2025-08-31

4

anonim

anonim

Astaga naga - Kevin mengangkat tubuh Kevia. Malu banget Kevia digendong Kevin di depan teman sekelas. Bisik-bisik teman-temannya bikin Riri dan Ani semakin tambah meradang.
Pelajaran telah berakhir - Kevin mengetahui Kevia pergi-pulang sekolah jalan kaki. Kevin menarik tangan Kevia diajak pulang bareng - kalau Kevia tidak menurut - Kevin bakal menggendong.

2025-08-31

1

anonim

anonim

Akhirnya Kevia mau di bonceng Kevin - walau terlihat pakai drama-drama dulu. Riri dan Ani semakin tak suka kepada Kevia.
Guru-guru suka kepada Kevia - murud-murid pada kagum kepada Kevia.
Riri dan Ani kalau pingin diperlakukan seperti Kevia - belajar budi pekerti dulu - belajar yang giat - jangan sombong, jangan suka menghina orang lain.

2025-08-31

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!