Pak Antoni yang terus mengikuti dan bersembunyi dibelakang Pelayan yang menurutnya sangat mencurigakan akhirnya membuktikan kecurigaannya segera mengambil handphone Pelayan itu sebelum Pelayan tersebut menyebarkan informasi tentang Arabella.
“Syuh!” suara angin saat Pak Antoni mengambil handphone Pelayan.
“Tak!” suara telepon dimatikan.
“Plak!” suara tamparan wajah.
“Argh!” teriakan kesakitan Pelayan
“Dasar Pelayan rendahan beraninya kau memberikan informasi Tuanmu kepada musuhmu!” teriak Pak Antoni yang marah dengan mata yang melotot berwarna merah sambil memegang Handphone Pelayan dengan sangat erat.
Pelayan yang menyadari jika dirinya telah ketahuan berencana untuk kabur tapi langsung tertangkap oleh Bodyguard yang telah bersembunyi.
“Aku harus pergi dari sini!” teriak Pelayan itu dalam hati sambil berdiri dan berbalik arah menuju pintu keluar.
“Tak! Tak!”
“Arrgghh!”
“Plak!” tamparan di pipi sebelahnya.
“Beraninya kau ingin kabur! Bawa dia ke ruang bawah tanah!” perintah Pak Antoni kepada Bodyguard yang sedang memegang Pelayan itu.
Pak Antoni yang merasa malu karena telah dua kali membiarkan pelayan yang tidak loyal menjadi mata-mata dan akhirnya membahayakan Arabella dan Dimas segera menghubungi Dimas tapi sebelum itu Pak Antoni memerinthkan Pelayan lain yang melihat Lia ditangkap dan diseret dengan paksa untuk diam dan pura-pura tidak melihat apapun.
“Nona Arabella pasti sedang dalam bahaya sekarang! Aku harus segera melaporkan hal ini kepada Tuan Muda!” ucap Pak Antoni sambil melihat handphone yang ada di tangannya setelah melihat pesan-pesan yang dikirim Pelayan itu kepada Clara, Mantan Kekasih Dimas.
“Tapi sebelum itu aku harus membereskan masalah yang ditimbulkan oleh Pelayan yang tidak loyal itu!” ucap Pak Antoni lagi dalam hati sambil melihat ke arah sekeliling dimana banyak pelayan yang berhenti bekerja dan terus melihat ke arah Pelayan yang dibawa pergi secara paksa.
“Tap! Tap! Tap!” suara langkah kaki.
“Jika ingin terus bekerja, maka tutup mata dan mu…
CEO Stops The Time
BAB 96. Ketahuan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments