Tepat di hari Dimas menemukan Arabella, Pak Bambang yang datang ke Perusahaan Arthama Jaya seperti biasa tidak menyangka saat dirinya pertama kali sampai di Ruangannya bahwa semua barangnya telah dirapikan dan tersusun di lantai.
“Apa ini? Kenapa semua barang-barang saya ada di lanatai?” teriak Pak Bambang dengan ekspresi wajah yang kesal dengan nada suara yang tinggi.
Semua Pegawai yang mendengar Pak Bambang berteriak dengan nada yang marah pun menjadi penasaran dan bergerak menuju ke ruangan Pak Bambang.
“Ada apa? Apa yang terjadi pada Pak Bambang?”
“Kenapa Pak Bambang marah-marah, ya? Suaranya juga besar sekali!”
“Eh, lihat! Kenapa semua barang-barang milik Pak Bambang sudah dirapikan semua?”
Edo yang telah memprediksi semua itu pun masuk ke dalam Ruangan Pak Bambang dan menatap tajam ke arah Pegawai-pegawai yang penasaran dengan yang terjadi.
“Kenapa semuanya berkumpul disini? Kembali bekerja!” teriak Edo dengan suara yang keras dan tegas dengan tatapan mata yang tajam.
Semua Pegawai yang mendengar teriakan dari Edo pun berlari ke meja kerjanya masing-masing dengan ekspresi wajah yang ketakutan.
Edo yang melihat semuanya telah meninggalkan tempat itu satu per satu pun berbalik arah dan menatap Pak Bambang.
Edo yang telah menyiapkan dokumen penting yang telah ditandatangani langsung oleh Dimas pun memberikannya kepada Pak Bambang dengan ekspresi wajah yang datar.
Pak Bambang yang penasaran pun mengambil dokumen itu dan membacanya dengan seksama tapi setelah Pak Bambang membaca dokumen tersebut baris tiap baris ekspresi wajah yang dimiliki Pak Bambang pun terus berubah.
“Apa maksud semua ini? Apakah Dimas ingin memecat Pamannya sendiri?” tanya Pak Bambang dengan suara yang keras dengan ekspresi wajah yang marah sambil melempar kertas dokumen yang ada di tangannya ke arah wajah Edo.
Edo yang tidak ingin menanggapi hal itu pun hanya tersenyum dan mengambil kertas yang dilempar Pak Bambang.
“Saya sebagai Asisten hanya menyampaikan pesan yang diamanahkan oleh Tuan Mud…
CEO Stops The Time
BAB 200. Pak Bambang Dipecat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments
Oi Min
cih...... Heru...... g tau mo ngomong apa aq Her......
2022-10-18
1