Waktu pun berlalu, Edo yang telah mencoba meminta bantuan Kapolri untuk bisa masuk dan bertemu Dimas tidak menyangka jika hal itu tidak bisa dilakukan karena Kapolri menolak permintaan Edo mentah-mentah.
Edo yang tidak masuk ke dalam Penjara pun menjadi sangat kesal dan pergi menuju Markas Badan Intelligent Khusus.
“Sial! Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa Tuan Muda bisa ditahan di dalam Kantor Polisi?” tanya Edo dengan ekspresi yang bingung dengan wajah yang kesal sambil mengacak rambutnya hingga berantakan.
Ketua Ma yang datang melihat Edo berteriak-teriak tidak jelas pun menjadi takut untuk melapor lalu saat Ketua Ma memutuskan untuk menunda laporannya, Edo ternyata melihatnya duluan.
“Ketua Ma! Apa yang kau lakukan? Bukankah kau ingin bertemu denganku? Kenapa kau kembali lagi?” tanya Edo dengan nada suara yang bingung dan tatapan mata yang penasaran.
Ketua Ma yang tidak menghindar lagi pun maju ke depan dan menarik nafas panjang sebelum menyerahkan laporan yang ada di tangannya
Edo yang melihat amplop yang ada di tangan Ketua Ma pun mengambilnya dengan terburu-buru dan membaca isinya dengan seksama.
“Bagaimana mungkin semua ini terjadi? Ini seperti ...” ucap Edo yang tidak bisa melanjutkan kata-katanya lagi lalu menatap Ketua Ma dengan wajah yang bingung.
“Benar, Bos. Kami pun sudah menyadari jika ini bukanlah kebetulan tapi seperti sebuah penangkapan yang telah direncanakan dengan matang dan Tuan Muda telah masuk ke dalam jebakan itu sejak Tuan Muda memutuskan untuk tetap pergi meskipun tau jika Supirnya mengalami kecelakaan dan Tuan Muda mendapatkan Supir Pengganti!” ucap Ketua Ma dengan mata yang tajam dan nada suara yang tegas dan jelas.
“Apakah kau menemukan bukti kapan Narkoba itu dimasukkan ke dalam mobil?” tanya Edo dengan ekspresi wajah yang penasaran.
“Tidak! Aku tidak menemukan apapun bahkan CCTV yang ada di Kediaman Tuan Muda tidak menunjukkan ada orang yang mencurigakan!” ucap Ketua Ma dengan ekspresi wajah yang bersalah sambil menggeleng-gelengkan…
CEO Stops The Time
BAB 183. Setitik Harapan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 219 Episodes
Comments