Celine pun bangun dari tidurnya saat hari menjelang sore tiba. Dia yang kehausan memutuskan untuk turun ke bawah mengambil air minum.
Dengan langkah yang pelan dan hati-hati dia menuruni anak tangga, dan saat itu matanya tertuju pada pintu depan yang terbuka, dia melihat kakaknya, Michael yang baru saja pulang dari kantor.
Dia pun melihat jam dinding yang berada tepat di atas pintu itu, pukul 17.35pm yang memang sudah waktunya dia pulang.
Tapi Celine tak menghiraukan kedatangan kakaknya, dia terus berjalan perlahan melewatinya, melangkah ke dapur dan mengambil segelas air yang dia butuhkan sebelumnya.
Michael yang melihatnya hanya melirik sejenak sebelum akhirnya dia berbalik karena suara Anastasya yang memanggilnya. "Kakak! Kakak kenapa tidak tunggu Tasya!" ucap anak itu yang kini menggandeng tangan Michael.
Michael hanya tersenyum menatap adiknya itu "Maaf tasya, kakak lupa dan tidak ingat kamu ada." dia mengelus kepala Anastasya, menunjukkan kasih sayangnya yang dulu dia berikan pada Celine.
Lalu, Celine yang selesai minum ingin cepat-cepat kembali ke atas menuju kamarnya. Dia melewati Michael dan Anastasya yang ada disana. Tapi, sebelum sampai dia mencapai tangga Damian, papa nya menghentikan langkahnya.
"Celine!" panggilnya dengan keras yang membuat semua mata tertuju pada mereka berdua.
Celine pun diam di tempatnya, wajahnya masih tampak pucat dan tak bertenaga. "Iya pa, ada apa?" tanya nya dengan suara lemah.
Damian dengan kasar menarik tangan anak itu dengan keras, dia menunduk sedikit agar tinggi mereka sama. "Sekarang, kamu jelaskan darimana kamu mendapatkan ponsel ini!" dia mengeluarkan ponsel itu dari sakunya. Suaranya kasar dan tegas, matanya juga tampak menuntut jawaban dari anaknya itu.
Dan di waktu yang bersamaan, Valora masuk ke dalam dengan membawa barang bawaan. Dia yang tadinya masuk dengan senyuman kini berubah datar ketika melihat Celine dan Damian yang sedang serius.
"Itu..." dia menatap ponsel itu, ragu menjawab.
"Ayo jawab!" tegas…
Celine Juga Ingin Bahagia
Kecewa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 70 Episodes
Comments