Hujan Deras Dihatiku
Suara ambulan berbunyi memecah malam.
Suaranya begitu keras memekakkan telinga. Agni membuka matanya, entah ia bermimpi apa sehingga mendadak terbangun seperti itu. Hujan terdengar merintik. Ia duduk di atas tempat tidurnya, mengambil telepon genggamnya dan mengecek. Tidak ada pesan masuk ataupun telepon yang masuk. Ia menghela nafas. Bangun dari tempat tidur dan membuka gorden jendela kamarnya, di luar masih gelap meskipun fajar pertama tak lama lagi.
Tetes-tetes hujan jatuh membasahi tanaman-tanaman hias di depan jendelanya. Cahaya lampu teras memberikan penerangan. Ia bisa melihat satu tetes hujan yang jatuh di daun kembang mawarnya, bergulir di permukaannya untuk bergantung sebentar di ujung daunnya lalu terjun bebas jatuh menetes memecah tanah. Seperti tetesan-tetesan rindu yang jatuh dari hatinya di setiap mengingat putri sulungnya.
Ia mendengar teleponnya berbunyi.
Matanya berbinar senang melihat telepon genggamnya itu menyala dan bergetar. Ia tertawa tak sabar ingin menumpahkan rindunya. Ia ambil telepon genggam itu, tapi ia mengerutkan kening ketika melihat nomer yang masuk bukanlah nomer telepon putri sulungnya. “Nomer siapa ini?” gumamnya bingung. Ia mengangkat telepon tersebut dan terdengar suara wanita yang memperkenalkan diri dari bagian kemahasiswaan kampus Anggi. Agni menanyakan ada apa, dan wanita itu mengatakan kalau Anggi masuk rumah sakit.
Agni terkejut, berdiri terpaku di situ, di titik ia biasa bersujud berdoa pada Tuhannya setelah mendapatkan kabar itu.
Hatinya sontak terasa resah luar biasa.
Maka pagi itu, Agni bersiap untuk melihat kondisi putri sulungnya. Ia menitipkan si kembar pada tetangganya, Bu Erna. Ia pun menghubungi bapaknya untuk menemaninya pergi. “Kakek!” sambut senang si kembar ketika melihat kakek mereka datang. Mereka berpelukan sedang Agni terlihat gelisah. “Ma, ada apa sama Kak Anggi? Kok pergi mendadak sama Kakek? Bukankah rencana kita perginya setelah kita pulang sekolah?” tanya Anindya. “Kak Anggi ga…
Sebaiknya Kamu Lari
Bab 5 : Hujan Deras Dihatiku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments
Risa Virgo Always Beau
Anggi meninggal dunia turut berduka cita ya
2026-05-17
7
Risa Istri Cantik
Anggi suka ngemil ya
2026-05-17
7
checangel_
Yuk Din, tunjukan kebenaranmu, sidang langit fiksi terbuka lebar dan siap mendengarmu 🤧
2025-11-12
11