BERUBAH

"Nona, Saya senang melihat Anda sudah kembali bangun, Saya mohon jangan seperti kemarin lagi, Saya sangat sedih melihat Anda tidak sadarkan diri," ucap Emi dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

"Marquess dan Marchioness, beliau pasti sedih di atas sana, karena melihat keadaan Anda," ucap Emi, sendu.

Elara menatap pelayan pribadi nya itu dengan pandangan yang sulit di artikan, ada sedikit garis senyum tipis yang menghiasi wajah nya.

"Emi, Saya sekarang sudah lebih baik, kamu tidak perlu Khawatir," ucap Elara, lembut tapi juga tegas.

Emi tersentak kaget, karena sebelum nya Nona nya ini tidak pernah berbicara sejelas ini. Elara dulu selalu menunduk kan kepala nya dan berbicara dengan sangat pelan dan kecil.

Tiba-tiba dari arah pintu, muncul seorang wanita paruh baya dengan penampilan yang cukup berlebihan menurut Elara.

Wanita itu menggunakan gaun panjang dengan perhiasan yang sangat mencolok dan besar, membuat Elara sakit mata melihat nya.

Nyonya Martha, bibi dari pihak ayah Elara, datang untuk menyampaikan bela sungkawa dan membantu mengurus warisan. Nyonya Martha adalah wanita dengan penampilan berlebihan, dengan mata yang selalu mengawasi, suaminya adalah seorang Baron kecil dengan ambisi besar.

Nyonya Martha juga memiliki seorang Putri, yang umurnya sama dengan Elara, sifat nya sombong, angkuh dan selalu iri dengan Elara.

"Oh, Elara sayang. Lihatlah dirimu, sangat kurus," ucap Nyonya Martha, memeluk Elara yang terasa tegang,

"Jangan khawatir, Bibi di sini. Semua urusan tanah dan hutang biar Bibi dan Paman yang urus," ucap Nyonya Martha, diam-diam tersenyum licik.

Sayang sekali yang dirinya peluk itu bukan lagi keponakan nya yang bodoh dan lemah, dai adalah seorang genius yang sudah menjalani kehidupan yang sangat keras.

"Terima kasih banyak, Bibi Seraphina. Tapi tidak perlu," jawab Elara, suaranya lembut namun penuh penekanan.

Elara tersenyum. Senyum itu manis, tulus, tetapi ada kilatan dingin di mata zamrudnya yang membuat Nyonya Martha sedikit bergidik.

"Ayah sudah mengajarkanku untuk mengurus properti keluarga. Saya akan mengurus semua urusan Vesta sendiri," lanjut Elara.

"A-apa?" ucap Nyonya Martha hampir tersedak tehnya.

Elara yang asli tidak akan pernah bisa mengucapkan kalimat sepanjang itu tanpa tersendat.

Bukan hanya Nyonya Martha yang terkejut dengan perubahan Elara, tapi Emi juga terkejut, bedanya Emi senang melihat Nona nya berubah menjadi lebih berani, berbeda dengan Nyonya Martha yang tidak suka dengan perubahan Elara.

"Kamu, Elara? Tapi kamu tidak pernah keluar dari kamarmu. Dan lagi, kamu seorang gadis. Mengurus tanah itu urusan Pria!" cibir Nyonya Martha.

"Betul, Bibi," jawab Elara mencondongkan tubuh sedikit, menirukan kelembutan Elara,

"Namun, di saat seperti ini, saya harus tumbuh dewasa dengan cepat. Saya adalah Marquess Vesta yang baru, dan saya harus melindungi apa yang tersisa dari keluarga saya," lanjut Elara, penuh penekanan.

Nyonya Martha mengeram rendah, tangan nya terkepal kuat dan langsung berbalik pergi, keluar dari kamar Elara.

Nyonya Martha pulang dengan tangan kosong dan wajah merah karena amarah.

Elara menatap kepergian bibi nya dengan tatapan mata yang sangat tajam, ada seringai kecil yang muncul di wajah nya, mambuat Emi hampir saja terjungkal, karena tidak pernah melihat Nona nya seperti itu.

"Emi, mulia sekarang jangan biarkan siapapun masuk ke kediaman ini, tanpa ijin langsung dari Saya!" perintah Elara tegas.

"B-baik Nona," jawab Emi, masih belum terbiasa dengan perubahan Nona nya.

"Saya senang melihat Anda berubah, dan berani pada Nyonya Martha, tadi Anda sangat luar biasa," ucap Emi, mengungkap kan, kekaguman nya.

"Mulai Saya tidak akan lemah lagi Emi, Saya akan menggantikan Ayah Saya dan membuat keluarga ini kembali di hormati. Saya akan membayar kekalahan yang di alami oleh kedua orang tua Saya, dengan Saya berubah menjadi lebih baik dan juga berani," ucap Elara, tanpa mengatakan bahwa dia bukan Elara yang asli.

Biarkan rahasia itu menjadi rahasia Elara/ Dr.Nofia.

"Tapi Saya khawatir, bagiamana kalau Nyonya Martha membuat masalah dengan Anda," ucap Emi, Khawatir di wajah nya.

"Saya yakin, setelah perlawanan Anda hari ini, Nyonya Martha tidak akan tinggal diam," lanjut Emi, melihat ke arah Elara.

Elara tersenyum, bukan senyum manis, tapi senyum yang memancarkan ke kekuatan dan juga kecerdasan

Elara tahu, konflik perebutan warisan Marquess Vesta yang miskin ini baru saja dimulai. Mereka ingin mengambil tanah itu, menjualnya, dan mendapatkan keuntungan.

"Emi, kamu tidak perlu Khawatir, Saya janji setelah ini Saya akan menjadi lebih kuat dan tidak akan takut dengan siapapun, termasuk pada Bibi Martha," jawab Elara dengan kilatan mata yang sangat tajam.

"Sekarang tolong kamu keluar, Saya ingin istirahat," lanjut Elara.

"Baik Nona, kalau Anda butuh sesuatu, segera panggil Saya," jawab Emi, sopan.

"Iya."

Jawab Elara, mengangguk kan kepala nya.

"Saya permisi Nona," ucap Emi, menunduk kan kepala nya, berbalik dan berjalan keluar dari kamar Elara.

Setelah Emi pergi, Elara memutus kan untuk kembali masuk ke Ruang Ajaib nya. Dia perlu menyusun strategi, untuk hidup kedepannya.

Dalam sekejap mata, yang awal nya Elara berada di dalam kamar nya, sekarang Elara sudah berada di ruang Ajaib nya.

Elara berjalan ke mata air dan melihat ke dalam, di pantulan air itu, dia tidak hanya melihat wajah Elara, tetapi juga dirinya yang lama, Dr. Nofia.

"Aku perlu uang, kekuatan, dan sekutu. Aku tidak bisa bergantung pada belas kasihan. Aku akan menggunakan keterampilan medis dan herbal ajaib ini untuk menciptakan kekayaan," gumam Elara, tersenyum penuh rencana.

Elara yang berjiwa genius dan ahli medis, segera menyusun rencana, untuk membangun kekuasaan, seperti yang Elara katakan pada Emi dadi, dia akan membayar mahal kekalahan dan penderitaan yang orang tuanya alami, semasa mereka hidup.

Dengan senyum yang tidak luntur di wajah nya, dan rencana yang tersusun rapi di otak genius nya, Elara mulai mengambil beberapa jenis herba yang tumbuh di tanah hitam itu, herba yang di dunia ini mungkin dianggap mitos.

Elara akan menciptakan obat yang tidak pernah di temui di dunia ini.

Dengan keterampilan yang sudah di kuasai, Elara mulai mencampur kan beberapa herbal lalu menumbuk nya, untuk di jadikan sebuah ramuan. Aroma tajam tercium di indra penciuman Elara.

"Ramuan penyembuhan yang super efisien, ini adalah permulaan. Aku akan menjadi penemu alkimia terhebat yang pernah ada, meskipun hanya menggunakan metode ilmia," gumam Elara, tersenyum miring.

Setelah menghabiskan selama berjam-jam di ruang Ajaib nya, Elara akhir nya keluar, tatapannya kini dipenuhi tekad, di tangan nya, Elara memegang botol kecil berisi ramuan hijau cerah.

"Dunia ini bermain dengan intrik kekuasaan dan jabatan," ucap Elara, dingin.

"Aku tahu cara bermain dengan uang. Dan kali ini, aku akan bermain sebagai diri sendiri, sebagai Elara Vesta yang baru," lanjut Elara tersenyum miring.

Elara melirik cermin dan sedikit menyeringai, bahkan ada Senyum licik. Senyum itu tidak lagi milik Elara yang pemalu. Itu adalah senyum predator, milik seorang Jenderal yang sudah merencanakan langkah perang.

"Bersiaplah. Dokter Master Beladiri dari masa depan sudah tiba," gumam Elara, tersenyum misterius.

Terpopuler

Comments

Sugianto 9

Sugianto 9

walau terlalu cepat prosesnya, sy tetap suka. kadang memang baca novel yg penjelasannya terlalu panjang x lebar + tinggi, ada bosennya. ini novel sebagai penyemangat baca, pengganti suasana, walau gernya sama.. 🤣🤣🤣

2026-01-14

0

✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥

✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥

gebrakan yang bisa menggemparkan dunia pernovelan, ayo semangat Elara

2026-01-01

1

TriAileen

TriAileen

aku penasaran ma dunia dr nofia. gmna nasib tuan arisena

2025-11-23

0

lihat semua
Episodes
1 RUANG OPERASI
2 PENYERANGAN
3 PEMAKAMAN
4 ELARA VESTA
5 BERUBAH
6 RENCANA AWAL
7 NEGOSIASI
8 MENUJU PERBATASAN
9 PERKELAHIAN
10 PENGUNTIT
11 KABAR BURUK
12 JENDERAL GUNTUR
13 SURAT PERINTAH
14 RUMOR YANG MENYEBAR
15 RENCANA LICIK ANDINI
16 RUMOR MURAHAN
17 JEBAKAN
18 SISI GELAP ELARA
19 HUKUMAN
20 UNDANGAN
21 AWAL PEMBALASAN
22 RAMUAN DARI ELARA
23 KECURIGAAN
24 PANGGILAN
25 SERANGAN JANTUNG
26 TABIB CAMELLIA
27 PERINGATAN
28 ELARA VS REGANTARA
29 KEPUTUSAN REGANTARA
30 PERTARUNGAN DI KUIL
31 KERAPUHAN AMORGIA
32 PENCARIAN
33 BUKTI SUDAH TERKUMPUL
34 KEDATANGAN DUCHES CLARA
35 KEDATANGAN REGANTARA
36 KEBENARAN
37 IBU KOTA ELANG
38 PERTEMUAN
39 KEPUTUS ASAAN
40 PERSIAPAN KEBERANGKATAN
41 KERJAAN AMORGIA
42 OPERASI DARURAT
43 BERHASIL
44 SALAH TINGKAH
45 MELARIKAN DIRI
46 KONDISI RATU MENURUN
47 DONOR DARAH
48 DEKAPAN HANGAT
49 RESTU TANPA KATA
50 GODAAN PAGI HARI
51 TIDAK BISA FOKUS
52 TIDAK RELA
53 CIUMAN PERTAMA
54 HAMPIR GILA
55 MENEMUKAN KEHANGATAN
56 HADIAH KONYOL
57 SEMAKIN DEKAT
58 KELUARGA AMORGIA
59 ELARA KU
60 MENGANTAR ELARA
61 BERPISAH
62 TIDAK ADIL
63 TARIAN PEMIKAT
64 PERATURAN BARU
65 KEADILAN
66 PEMBURUAN
67 ELARA VS BARON VICO
68 PEMBERSIHAN MUSUH
69 KEDATANGAN PENGERAN DAVID
70 KERINDUAN YANG TERBAYAR
71 APAPUN UNTUK ELARA
72 PAGI YANG MENGEJUTKAN
73 MANJA
74 KECANDUAN
75 PENGAWAS PRIBADI
76 LAMARAN
77 TANPA BATAS WAKTU
78 FRUSTASI SEORANG AYAH
79 RENCANA KEMBALI
80 PERJALANAN PULANG
81 RENCANA PENYAMBUTAN
82 KEDATANGAN CALON RATU
83 MENGUBAH RENCANA
84 PERNIKAHAN (END)
85 BONCHAP
86 BONCHAP
87 PROMOSI KARYA BARU (MENDADAK JADI DUCHES)
88 BONCHAP
89 PROMOSI KARYA BARU (IBU SUSU BERDARAH DINGIN)
90 ANAK RAHASIA RAJA VAMPIR
91 KARYA BARU (LUCIAN ALISTAIR)
Episodes

Updated 91 Episodes

1
RUANG OPERASI
2
PENYERANGAN
3
PEMAKAMAN
4
ELARA VESTA
5
BERUBAH
6
RENCANA AWAL
7
NEGOSIASI
8
MENUJU PERBATASAN
9
PERKELAHIAN
10
PENGUNTIT
11
KABAR BURUK
12
JENDERAL GUNTUR
13
SURAT PERINTAH
14
RUMOR YANG MENYEBAR
15
RENCANA LICIK ANDINI
16
RUMOR MURAHAN
17
JEBAKAN
18
SISI GELAP ELARA
19
HUKUMAN
20
UNDANGAN
21
AWAL PEMBALASAN
22
RAMUAN DARI ELARA
23
KECURIGAAN
24
PANGGILAN
25
SERANGAN JANTUNG
26
TABIB CAMELLIA
27
PERINGATAN
28
ELARA VS REGANTARA
29
KEPUTUSAN REGANTARA
30
PERTARUNGAN DI KUIL
31
KERAPUHAN AMORGIA
32
PENCARIAN
33
BUKTI SUDAH TERKUMPUL
34
KEDATANGAN DUCHES CLARA
35
KEDATANGAN REGANTARA
36
KEBENARAN
37
IBU KOTA ELANG
38
PERTEMUAN
39
KEPUTUS ASAAN
40
PERSIAPAN KEBERANGKATAN
41
KERJAAN AMORGIA
42
OPERASI DARURAT
43
BERHASIL
44
SALAH TINGKAH
45
MELARIKAN DIRI
46
KONDISI RATU MENURUN
47
DONOR DARAH
48
DEKAPAN HANGAT
49
RESTU TANPA KATA
50
GODAAN PAGI HARI
51
TIDAK BISA FOKUS
52
TIDAK RELA
53
CIUMAN PERTAMA
54
HAMPIR GILA
55
MENEMUKAN KEHANGATAN
56
HADIAH KONYOL
57
SEMAKIN DEKAT
58
KELUARGA AMORGIA
59
ELARA KU
60
MENGANTAR ELARA
61
BERPISAH
62
TIDAK ADIL
63
TARIAN PEMIKAT
64
PERATURAN BARU
65
KEADILAN
66
PEMBURUAN
67
ELARA VS BARON VICO
68
PEMBERSIHAN MUSUH
69
KEDATANGAN PENGERAN DAVID
70
KERINDUAN YANG TERBAYAR
71
APAPUN UNTUK ELARA
72
PAGI YANG MENGEJUTKAN
73
MANJA
74
KECANDUAN
75
PENGAWAS PRIBADI
76
LAMARAN
77
TANPA BATAS WAKTU
78
FRUSTASI SEORANG AYAH
79
RENCANA KEMBALI
80
PERJALANAN PULANG
81
RENCANA PENYAMBUTAN
82
KEDATANGAN CALON RATU
83
MENGUBAH RENCANA
84
PERNIKAHAN (END)
85
BONCHAP
86
BONCHAP
87
PROMOSI KARYA BARU (MENDADAK JADI DUCHES)
88
BONCHAP
89
PROMOSI KARYA BARU (IBU SUSU BERDARAH DINGIN)
90
ANAK RAHASIA RAJA VAMPIR
91
KARYA BARU (LUCIAN ALISTAIR)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!