The Golden Gate And Offer
Tiga hari yang lalu. Ini adalah pagi sebelum Keyz menerima Quest penggembala Lavarca.
Keyz berdiri di depan papan pengumuman. Matanya menyapu lembaran-lembaran kertas yang berisikan permintaan dari para penduduk Blanket Villey dan Diell Villey. Sebagian besar Quest adalah permintaan berburu monster dan mengumpulkan item. Upah tertinggi yang ia temukan adalah Sepuluh Ribu Koin Perak.
Keyz mendengus frustrasi. 10.000 koin perak. Jangan bercanda, pikir Keyz.
Di saat Keyz berjalan tanpa arah dan tujuan, Penjaga Gerbang Sad Town—pria yang pertama kali Keyz temui di kota itu—berjalan menuju Keyz, sambil tersenyum ramah.
"Yoo, Keyz. Apa kabar?" sapa Penjaga Gerbang itu, nadanya hangat.
-Dia tahu namaku, sedangkan aku belum tahu namanya!- Kata Keyz dalam hati. Keyz cukup lega karena masih ada juga yang bersikap normal kepadanya di tengah-tengah badai umpatan karena mata kanannya. Tapi, juga sedikit terganggu karena telah membuang-buang waktu nya.
"Ada keperluan apa?" tanya Keyz setelah mereka berdua berada dalam jarak yang tak terlalu jauh. Walaupun ada nada tidak suka dari suara Keyz, Penjaga itu tetap tersenyum, seolah-olah tak terpengaruh oleh nada bicaranya.
"Ah tidak, tidak. Hanya saja, beberapa saat yang lalu aku mendapatkan laporan dari UKK. Tentang pendatang baru yang bikin heboh. Dan, itu kamu kan? Yang tidak bisa membayar biaya perawatan?" Dia tetap saja tersenyum, yang secara aneh membuat Keyz jauh lebih terluka dari sebelumnya.
"Mau menertawakan juga? Silakan. Aku sudah mulai terbiasa."
Penjaga itu tertawa pelan. Tawanya bersahabat, namun tetap membuat Keyz merengut. "Bukan begitu, Keyz. Aku mungkin ada pekerjaan untukmu. Upahnya sepertinya lumayan, tapi pekerjaannya sedikit berbahaya. Yah, sesuai dengan upah yang akan kamu dapatkan nantinya."
"Apa itu? Langsung saja, cepat katakan. Aku tidak mau terlalu menghabiskan banyak waktu, aku butuh uannya itu." jawab Keyz.
"Kamu temui saja yang bersangkutan. Beliau sekarang ada di Balai Kota,"…
World Without End. Final Re:Make
Fragments Of Memories That Were Once Lost
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 104 Episodes
Comments