"Apa yang kau pikirkan?." Suara Rui mengejutkan Ruby.
Ruby mendongak, Rui terkejut saat melihat ada jejak air mata di wajah Ruby. Ini pertama kalinya dia melihat air mata di wajah wanita berhati iblis seperti Ruby.
"Ada apa?." Rui berjongkok.
"Apa kau percaya jika aku baru saja melihat hal menakutkan?." Lirih Ruby.
"Hal menakutkan apa?." Bingung Rui.
"Aku melihat saat kau menjadi gelandangan kumuh di gang sempit. Kau dianiaya wanita yang merupakan Ibu dari Xui, kau menggila hingga memukul dan menggauli wanita itu. Kau tertawa seperti orang gila, aku melihat semuanya dengan hati berdenyut sakit." Jujur Ruby.
"Ingatan itu tidak ada padaku." Rui duduk di samping Rui.
"Apa kau melupakannya?." Tanya Ruby.
"Entahlah, aku ingat saat aku terus bergumam mencari sosok Istri. Aku tidak tau siapa Istri yang aku maksud, tapi entah kenapa aku selalu memanggilnya. Banyak hal yang tidak bisa aku jelaskan secara detil, tapi saat aku kembali ke istana aku benar-benar gila dengan pikiran kosong dan kacau." Ujar Rui.
"Kau baik-baik saja?." Ruby berkaca-kaca.
"Sudah banyak waktu berlalu, aku baik-baik saja sekarang." Jawab Ruby, tersenyum hangat.
"Tidak, kau bohong." Ucap Ruby.
"Hatiku memang sakit, ada banyak rasa sakit yang membuatku sulit berpikir dan menjadi gila, karena tidak tau harus menghancurkan rasa sakit yang mana dulu." Ucap Rui.
greb
Ruby masuk ke dalam pelukan Rui, dia menangis terisak. Meskipun dia berhati iblis dia tetap memiliki empati pada manusia, dia ikut merasa sakit dan betapa bingung Rui menjalani hidupnya. Rui membalas pelukan Ruby, dia juga sedih akan takdir hidupnya tapi dia sudah merasa lebih baik saat ini.
"Terimakasih sudah menangis untukku Ruby." Ucap Rui.
"Hentikan itu, dasar bodoh." Umpat Ruby.
"Pftt, aku merasa jauh lebih baik." Jujur Rui.
"Apa kau tau jika Xui di siksa oleh Ibunya sejak kecil? aku yakin dia juga gila tapi bisa menyembunyikannya dengan baik." Ucap Ruby.
"Aku masih belum bisa menjadi sosok Ayah." Jujur Rui.
"Tentu saja, dengan kondisi men…
Crazy Women Transmigration
jiwa yang terkekang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments