Zhui mengerjakan matanya perlahan, dia berusaha membuka mata dan sadar dari pingsannya. Dia mencium aromaterapi yang asing, dia juga melihat langit-langit kamar yang sangat asing.
"Dimana?." Batin Zhui.
"Zhui? kau sudah sadar?."
Suara seseorang terdengar, Zhui menoleh tapi pandangannya masih kabur. Dia mengerjakan mata beberapa kali, melihat Ayah, Ibu dan Kakaknya menatap dengan khawatir.
"Apa yang terjadi." Lirih Zhui.
"Syukurlah kau baik-baik saja, apa kau tau kau sudah tidur lebih dari tiga hari." Ruby sudah menangis, dia khawatir.
"Apa?." Zhui terkejut.
Saat hendak kembali bicara, ingatan malam lalu saat dia menusuk Rui muncul. Zhui langsung terduduk dengan kaget, menatap Ayahnya yang terlihat baik-baik saja dan segar bugar.
"Ayah! Bagiamana denganmu? luka tusuk itu?." Panik Zhui.
"Ayah baik-baik saja, luka seperti itu tidak berarti apa-apa." Ucap Rui.
"Bohong, Ayahmu juga Kritis kemarin. Air kehidupan menyelamatkannya, dia hanya sok kerena di hadapanmu." Ujar Ruby.
"Hahaha." Rui tertawa canggung.
"Maaf, maafkan aku Ayah." Zhui menunduk, merasa bersalah.
"Sudah sejak kapan kau mengalami itu Zhui?." Xui bertanya penasaran.
"Itu..." Zhui ragu menjawabnya.
"Katakan saja." Ruby tersenyum menenangkan.
"Sejak dulu, aku berbohong saat mengatakan sudah sembuh. Aku diam-diam membunuh atau melukai orang untuk mengurangi sakit kepalaku." Jujur Zhui, menunduk dalam.
Rui dan Ruby mematung, artinya diantara mereka justru Zhui yang paling banyak membunuh orang. Rui bahkan sampai merinding, Anak keduanya jauh lebih parah dari dirinya.
"Siapa... siapa saja yang kau bunuh?." Rui merasa syok.
"Saat kecil aku hanya melampiaskan semuanya pada hewan, entah itu burung atau kelinci. Saa di akademi, aku sering melukai teman-temanku dan pura-pura tidak sengaja. Aku merasa hidup saat di peperangan, karena disana aku bisa membunuh banyak orang dan tidak merasakan sakit kepala." Jujur Zhui.
"Bagaimana bisa kau menyembunyikan hal sebesar ini selama ini? kau ini seorang pangeran, gerak gerik…
Crazy Women Transmigration
penobatan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣🤣Zhui si jendral kentut
2026-01-01
0
Yaayaaa🌸
😭😭😭😭😭😭😭
2026-04-21
0
Yaayaaa🌸
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2026-04-21
0