"Dulu, Ayah pernah kecanduan cerutu saat usia 18 sampai 26 tahun. Efek sampingnya menakutkan, Ayah insomnia berat, kecanduan, sering batuk, badan kurus kering, mata cekung dan sulit fokus. Ayah marah karena takut kau menjadi seperti Ayah saat itu, mungkin terdengar egois tapi sebagai orangtua tentu saja Ayah tidak ingin kau melakukan kesalahan yang sama dengan Ayah di masalalu." Ucap Rui, mau bercerita tentang masalalunya.
Xui mendengarkan, dia terkejut karena Ayahnya mau terbuka padanya. Bahkan menceritakan kisah masalalunya, ini pertama kalinya Xui Deep talk dengan Rui seperti ini.
"Jadi, kau boleh menggunakan cerutu saat kau sudah bisa berpenghasilan dan membelinya sendiri. Bukan menggunakan uang saku atau uang jajannmu, kau mengerti kan?." Tegas Rui.
"Aku mengerti Ayah." Xui mengangguk.
"Ibumu harus tau kan?." Ujar Rui.
"Tidak-tidak, aku mohon jangan beritahu Ibu." Xui ketakutan.
Rui melempar cerutu bekas itu ke luar jendela. Xui bernafas lega, berpikir Rui setuju dengannya, tapi Rui itu susah ditebak. Pemikirannya berbeda dengan manusia biasa.
"Untuk saat ini Ayah akan diam saja, tapi nanti malam Ayah akan bicara dengan Ibumu mengenai hal ini. Ibumu mungkin akan marah, tapi marah di depan Ayah bukan di depanmu. Intinya Ibumu harus tau segalanya, tapi Ayah akan menyelamatkanmu dari kemarahannya." Ujar Rui.
"B-baiklah." Xui pasrah.
"Besok, meminta maaf lah pada ibumu. Jangan diam saja, minta maaf saat merasa melakukan kesalahan itu harus." Rui memberi nasihat.
"Iya Ayah, terimakasih." Xui sedikit lega.
Rui mengelus rambut basah Xui dengan senyum tipis, entah kenapa dia merasa bahagia saat menasihati anaknya. Selama ini dia selalu diam saja dan terkesan membisu, tapi memberikan nasihat pada putranya entah kenapa membuatnya merasa berharga dan dihormati. Terlalu sering di caci maki, membuat hatinya kadang kesulitan mengungkapkan perasaan yang sebenarnya.
"Ayah terlihat sedih." Celetuk Xui.
Deg.
"Apa?." Kaget Rui.
"Tatapan Ayah saat mengelus rambutku, itu terlihat s…
Crazy Women Transmigration
sunat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
E H Mukti
🤣🤣🤣🤣xui sabar ya 👌
2025-12-18
1
Babyme
HAHAHAHHAH 😭😭, RIP Belalai Xui
2025-11-21
4