Bab 46

Monica menggenggam ujung selimut dengan tangan yang gemetar. Di hadapannya, Adrian berdiri dengan wajah tanpa ekspresi, selembar kertas putih terletak di atas nakas, di tengah mereka berdua. Cahaya lampu ruangan tempat Monica dirawat yang terang, membuat Monica sulit untuk melihat wajah pria yang dulunya sangat ia kenal. Adrian terasa asing.

"Aku sudah berbicara dengan pihak kepolisian dan pengacara, Ibumu dituduh mencuri benda berharga milik nyonya Zeyneb, semua bukti mengarah pada Ibumu, mereka bisa meminta hukuman berat, bahkan mungkin pemotongan tangan Ibumu seperti yang diatur dalam undang-undang tertentu untuk kejahatan pencurian berat di negara asal nyonya Zeyneb." Ujar Adrian dengan suara datar.

Monica merasakan dadanya terasa sesak. Ibunya, wanita yang selalu mengajarkannya untuk jujur, tidak mungkin melakukan hal seperti itu.

"Ibuku tidak bersalah Adrian, Dia pasti dijebak, tolong bantu aku untuk membebaskan Ibuku." Ucap Monica dengan suara pelan.

Adrian menggeser selembar kertas menuju arah Monica.

"Ini adalah surat perjanjian. Jika kamu menandatanganinya, aku akan menggunakan semua pengaruh yang keluargaku miliki untuk membuktikan bahwa Ibumu tidak bersalah dan kasusnya akan ditutup tanpa ada tuntutan apapun." Ujar Adrian.

Monica membaca kalimat-kalimat di atas kertas tersebut dengan mata berkaca-kaca.

"Saya, Monica Santoso, dengan ini menyatakan bahwa setelah kasus Ibu saya selesai, saya tidak akan pernah lagi menghubungi, mengganggu, atau muncul dalam kehidupan Adrian Bagaskara, baik secara langsung maupun tidak langsung..." Monica tak sanggup membacanya lagi, persyaratan yang diberikan Adrian sangat berat. Monica sangat mencintai pria itu, semua yang Monica lakukan hanyalah untuk bisa kembali pada Adrian.

"Tapi, Adrian," ujar Monica sambil menahan tangisan.

"Ibuku adalah segalanya bagiku. Tapi bagaimana aku bisa hidup tanpa pernah melihat kamu lagi? Kita dulu..."

"Kita dulu adalah masa lalu, Monica. Ini adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan Ibu…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Anjani

Anjani

Benar kata pak Johan Layla, pernikahanmu dengan adrian adalah takdir

2026-01-02

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!