Layla keluar dari gedung pelelangan dengan wajah sumringah. Satu misi lagi telah berhasil Layla pecahkan, batu permata yang telah Ia cari selama berbulan-bulan, kini sudah berada dalam genggamannya.
Sedangkan Joshua keluar dengan wajah murung, dasi bajunya terlepas dan keringat menetes di dahinya. Ia telah berjibaku dengan kolektor kaya raya dari seluruh negri, namun semua usahanya jadi sia-sia. Joshua gagal memenuhi janjinya pada Layla untuk mendapatkan batu permata langka tersebut, dan itu artinya Layla tidak akan pernah meninggalkan Adrian dan kembali padanya, seperti kesepakatan yang telah mereka buat sebelum pergi ke acara lelang malam ini.
"Tunggu Layla!"
Suara Joshua terdengar keras melampaui hiruk-pikuk orang-orang yang keluar dari gedung, membuat beberapa orang menoleh. Langkah Layla terhenti tajam, membuat kain roknya hampir tersandung di tangga marmer. Layla berbalik, dahinya mengkerut karena bingung, kenapa Joshua masih berani berbicara dengannya setelah kekalahan yang jelas itu?
"Ada apa?" tanya Layla dengan nada sedikit dingin, meskipun hati kecilnya merasa prihatin melihat wajah Joshua yang pucat seperti kain kafan. Kemudian mereka berjalan ke arah taman yang lebih sepi, jauh dari pandangan orang banyak.
Joshua tidak langsung menjawab. Jantungnya berdebar kencang seolah akan meledak dari dada. Tangannya gemetar saat merogoh saku dalam kemeja yang sudah kusut, kemudian mengeluarkan sebuah tabung kecil berbentuk silinder besi dengan tutup emas yang mengkilap.
"Ambilah obat ini, dan segera berikan pada adikmu." Suara Joshua terdengar serius dan penuh perhatian.
"Penyakit adikmu sudah cukup parah. Aku rasa dia tidak akan bisa bertahan hanya dengan satu tabung obat. Tapi kau jangan khawatir, aku sudah menyimpan salinan resep lengkapnya dalam amplop putih ini." Tangan Joshua terulur ke arah Layla.
Tanpa berpikir dua kali, Layla mengambil tabung obat dengan antusias, wajahnya kini penuh dengan emosi bercampur.
"Aku tidak butuh resepnya. Kalau aku membutuhkan…
The Great Wife (Istri Hebat)
Pelukan perpisahan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments
Anjani
salah sendiri kenapa Joshua dulu menghilang tanpa kabar, tau rasakan sekarang Layla sudah diambil orang
2026-01-09
0
Dede Bleher
pergi tanpa kata!
perempuan mana yg bisa terima!!
2026-07-08
0