CHAPTER 2

Benua Tianwu, Wilayah Timur, Kekaisaran Angin.

Malam itu, langit di atas Kota Awan Putih wilayah kekuasaan Klan Zhu tampak begitu pekat. Bintang-bintang seolah bersembunyi ketakutan, dan bulan tertutup awan hitam tebal yang berarak tidak wajar.

Di halaman utama kediaman Klan Zhu, suasananya tegang, seakan udara sendiri telah membeku.

Ratusan pelita menyala, menerangi lorong-lorong panjang kediaman bangsawan kelas satu itu. Para pelayan berlarian membawa baskom air panas dan handuk bersih, keluar masuk sebuah paviliun mewah yang dijaga ketat oleh para prajurit elit.

Seorang pria gagah berdiri di depan pintu paviliun. Ia mengenakan jubah sutra biru tua dengan sulaman harimau perak di dadanya. Wajahnya tampan dengan garis rahang yang tegas, namun saat ini, keningnya berkerut dalam kecemasan.

Ia adalah Zhu Hao, Patriark Klan Zhu saat ini, seorang ahli bela diri tingkat Core Formation yang disegani di seluruh kekaisaran. Namun malam ini, di hadapan pintu persalinan istrinya, ia hanyalah seorang suami dan calon ayah yang gelisah.

"Sudah empat jam..." gumam Zhu Hao, tangannya mengepal erat hingga buku-bukunya memutih. "Mengapa belum lahir juga?"

"Tenanglah, Patriark," seorang tetua berjanggut putih di sampingnya mencoba menenangkan. "Nyonya memiliki fisik yang kuat. Tuan Muda pasti akan lahir dengan selamat."

DUARRR!

Tiba-tiba, suara guntur yang memekakkan telinga meledak di langit, meski tidak ada tanda-tanda hujan.

Zhu Hao mendongak kaget. Matanya membelalak melihat pemandangan di atas.

Awan hitam yang pekat itu mulai berputar, membentuk pusaran raksasa tepat di atas atap paviliun persalinan. Di tengah pusaran itu, cahaya keemasan dan kemerahan mulai berpendar, semakin lama semakin terang, mengubah malam yang gelap menjadi seterang siang hari.

"Energi Spiritual Alam... sedang berkumpul?!" seru Tetua itu dengan suara gemetar. "Gila! Konsentrasi Qi macam apa ini?!"

Angin kencang mulai menderu, bukan angin biasa, melainkan badai energi murni yang tersedot dari segala penjuru, berpusat ke perut istri Zhu Hao di dalam kamar.

Di dimensi yang tak kasat mata, dua entitas agung yang membawa jiwa dari dunia lain akhirnya tiba.

ROAAARRR! KIIIIKKK!

Seluruh penduduk Kota Awan Putih, bahkan mereka yang berada ratusan mil jauhnya, mendengar suara itu. Suara yang membuat jiwa bergetar dalam ketakutan sekaligus kekaguman.

Dari dalam pusaran awan, ilusi seekor Naga Emas raksasa yang panjangnya ribuan meter menampakkan diri, sisiknya berkilau memancarkan aura kedaulatan mutlak. Di sampingnya, seekor Phoenix Api mengepakkan sayap, menyebarkan hujan bunga api yang indah namun tidak membakar.

"Fenomena Surgawi..." Zhu Hao ternganga, kakinya lemas. "Naga dan Phoenix Mempersembahkan Berkah! Legenda itu nyata!"

Kedua makhluk mitologi itu menukik tajam ke bawah, menembus atap paviliun tanpa merusaknya, dan melebur menjadi dua bola cahaya yang langsung menghunjam ke dalam rahim sang ibu.

Di dalam kamar, jeritan kesakitan istri Zhu Hao mencapai puncaknya, lalu berhenti mendadak.

Hening sejenak.

Lalu...

"OEEE! OEEE! OEEE!"

Tangisan bayi yang nyaring dan bertenaga meledak, memecah kesunyian malam. Bersamaan dengan tangisan itu, gelombang kejut energi spiritual menyapu keluar dari kamar, membuat para prajurit di halaman terdorong mundur beberapa langkah. Pohon-pohon di taman seketika berbunga, dan kolam ikan bersinar terang.

Pintu kamar terbuka kasar. Seorang tabib wanita tua keluar dengan wajah pucat karena syok, namun matanya basah oleh air mata bahagia.

"Patriark! Selamat! Selamat!" teriaknya dengan suara serak. "Tuan Muda telah lahir! Laki-laki! Tuan Muda baik-baik saja!"

Zhu Hao tidak menunggu sedetik pun. Dengan gerakan secepat kilat, ia menerobos masuk ke dalam kamar.

Aroma darah dan obat-obatan memenuhi udara, namun ada aroma lain yang lebih dominan aroma harum seperti kayu cendana yang terbakar, aroma tubuh bayinya.

Istrinya, Lin Rou, terbaring lemah di ranjang dengan wajah penuh keringat, namun senyum lembut terukir di bibirnya. Di pelukannya, terbungkus kain sutra kuning, sesosok bayi mungil sedang menggeliat.

Zhu Hao mendekat dengan langkah hati-hati, seolah takut langkah kakinya akan menyakiti makhluk kecil itu. Ia menatap putranya.

Bayi itu sudah berhenti menangis. Kulitnya putih bersih, sehalus porselen, memancarkan cahaya samar. Yang paling mengejutkan adalah matanya.

Mata bayi itu sudah terbuka. Hitam, dalam, dan jernih bagaikan langit malam berbintang. Tidak ada kekeruhan atau kebingungan seperti bayi pada umumnya. Bayi itu menatap Zhu Hao balik, seolah sedang menilai.

Di dalam tubuh mungil itu, jiwa Shi Hao sedang berusaha memproses realitas barunya.

'Sakit sekali... rasanya seperti dipaksa masuk ke dalam kotak sempit,' batin Shi Hao, mencoba menggerakkan tangannya yang kini mungil dan gemuk.

Ia melihat pria raksasa di depannya ayah barunya dan merasakan ikatan darah yang hangat. Ia juga merasakan aliran energi aneh yang mengalir deras di pembuluh darahnya yang baru, energi yang jauh lebih kuat daripada tubuh manusianya di kehidupan sebelumnya.

'Jadi ini bukan mimpi? Aku benar-benar bereinkarnasi?'

Shi Hao mencoba berbicara, ingin bertanya 'Siapa kalian?', tapi yang keluar dari mulutnya hanyalah

"Auu... baaa..."

Zhu Hao tertawa lepas, air mata bahagia mengalir di pipi gagahnya. Ia mengulurkan jari telunjuknya, dan tangan mungil Shi Hao secara refleks menggenggamnya erat. Cengkeraman bayi itu ternyata sangat kuat!

"Kuat! Dia sangat kuat!" Zhu Hao berseru bangga. Ia menoleh pada istrinya. "Rou'er, lihatlah anak kita. Langit memberkatinya dengan Fenomena Naga dan Phoenix. Dia ditakdirkan menjadi naga di antara manusia!"

"Siapa namanya, Suamiku?" tanya Lin Rou lemah.

Zhu Hao menatap mata cerdas putranya, lalu teringat pada cahaya menyilaukan yang membelah langit malam tadi.

"Hao," ucap Zhu Hao tegas. "Zhu Shi Hao. Biar dia menjadi agung dan luas seperti langit (Hao)."

Mendengar nama itu, bayi Shi Hao tersenyum kecil. Nama yang sama. Takdir yang baru.

Namun, di tengah kebahagiaan itu, Shi Hao yang memiliki indra jiwa orang dewasa tiba-tiba merasakan hawa dingin yang menusuk. Bukan dari angin, tapi dari niat membunuh.

Telinganya yang kini diperkuat energi spiritual menangkap suara gesekan halus di atas genteng. Sangat pelan, hampir tak terdengar, tapi ada di sana.

'Ada tamu tak diundang,' batin Shi Hao, matanya menyipit waspada. 'Baru saja lahir, sudah ada yang ingin aku mati?'

Terpopuler

Comments

Xuan Yan

Xuan Yan

woooww , , , bawaan indera yg replecktif 😎

2026-02-16

1

Togar Manullang

Togar Manullang

lanjut ceritanya cukup bagus 👍

2025-12-30

1

M. Bakri Akkas

M. Bakri Akkas

gea demmen nih... bikin tegang wkwkw

2026-03-30

0

lihat semua
Episodes
1 CHAPTER 1
2 CHAPTER 2
3 CHAPTER 3
4 CHAPTER 4
5 CHAPTER 5
6 CHAPTER 6
7 CHAPTER 7
8 CHAPTER 8
9 CHAPTER 9
10 CHAPTER 10
11 CHAPTER 11
12 CHAPTER 12
13 CHAPTER 13
14 CHAPTER 14
15 CHAPTER 15
16 CHAPTER 16
17 CHAPTER 17
18 CHAPTER 18
19 CHAPTER 19
20 CHAPTER 20
21 CHAPTER 21
22 CHAPTER 22
23 CHAPTER 23
24 CHAPTER 24
25 CHAPTER 25
26 CHAPTER 26
27 CHAPTER 27
28 CHAPTER 28
29 CHAPTER 29
30 CHAPTER 30
31 CHAPTER 31
32 CHAPTER 32
33 CHAPTER 33
34 CHAPTER 34
35 CHAPTER 35
36 CHAPTER 36
37 CHAPTER 37
38 CHAPTER 38
39 CHAPTER 39
40 CHAPTER 40
41 CHAPTER 41
42 CHAPTER 42
43 CHAPTER 43
44 CHAPTER 44
45 CHAPTER 45
46 CHAPTER 46
47 CHAPTER 47
48 CHAPTER 48
49 CHAPTER 49
50 CHAPTER 50
51 CHAPTER 51
52 CHAPTER 52
53 CHAPTER 53
54 CHAPTER 54
55 CHAPTER 55
56 CHAPTER 56
57 CHAPTER 57
58 CHAPTER 58
59 CHAPTER 59
60 CHAPTER 60
61 CHAPTER 61
62 CHAPTER 62
63 CHAPTER 63
64 CHAPTER 64
65 CHAPTER 65
66 CHAPTER 66
67 CHAPTER 67
68 CHAPTER 68
69 CHAPTER 69
70 CHAPTER 70
71 CHAPTER 71
72 CHAPTER 72
73 CHAPTER 73
74 CHAPTER 74
75 CHAPTER 75
76 CHAPTER 76
77 CHAPTER 77
78 CHAPTER 78
79 CHAPTER 79
80 CHAPTER 80
81 CHAPTER 81
82 CHAPTER 82
83 CHAPTER 83
84 CHAPTER 84
85 CHAPTER 85
86 CHAPTER 86
87 CHAPTER 87
88 CHAPTER 88
89 CHAPTER 89
90 CHAPTER 90
91 CHAPTER 91
92 CHAPTER 92
93 CHAPTER 93
94 CHAPTER 94
95 CHAPTER 95
96 CHAPTER 96
97 CHAPTER 97
98 CHAPTER 98
99 CHAPTER 99
100 CHAPTER 100
101 CHAPTER 101
102 CHAPTER 102
103 CHAPTER 103
104 CHAPTER 104
105 CHAPTER 105
106 CHAPTER 106
107 CHAPTER 107
108 CHAPTER 108
109 CHAPTER 109
110 CHAPTER 110
111 CHAPTER 111
112 CHAPTER 112
113 CHAPTER 113
114 CHAPTER 114
115 CHAPTER 115
116 CHAPTER 116
117 CHAPTER 117
118 CHAPTER 118
119 CHAPTER 119
120 CHAPTER 120
121 CHAPTER 121
122 CHAPTER 122
123 CHAPTER 123
124 CHAPTER 124
125 CHAPTER 125
126 CHAPTER 126
127 CHAPTER 127
128 CHAPTER 128
129 CHAPTER 129
130 CHAPTER 130
131 CHAPTER 131
132 CHAPTER 132
133 CHAPTER 133
134 CHAPTER 134
135 CHAPTER 135
136 CHAPTER 136
137 CHAPTER 137
138 CHAPTER 138
139 CHAPTER 139
140 CHAPTER 140
141 CHAPTER 141
142 CHAPTER 142
143 CHAPTER 143
144 CHAPTER 144
145 CHAPTER 145
146 CHAPTER 146
147 CHAPTER 147
148 CHAPTER 148
149 CHAPTER 149
150 CHAPTER 150
151 CHAPTER 151
152 CHAPTER 152
153 CHAPTER 153
154 CHAPTER 154
155 CHAPTER 155
156 CHAPTER 156
157 CHAPTER 157
158 CHAPTER 158
159 CHAPTER 159
160 CHAPTER 160
161 CHAPTER 161
162 CHAPTER 162
163 CHAPTER 163
164 CHAPTER 164
165 CHAPTER 165
166 CHAPTER 166
167 CHAPTER 167
168 CHAPTER 168
169 CHAPTER 169
170 CHAPTER 170
171 CHAPTER 171
172 CHAPTER 172
173 CHAPTER 173
174 CHAPTER 174
175 CHAPTER 175
176 CHAPTER 176
177 CHAPTER 177
178 CHAPTER 178
179 CHAPTER 179
180 CHAPTER 180
181 CHAPTER 181
182 CHAPTER 182
183 CHAPTER 183
184 CHAPTER 184
185 CHAPTER 185
186 CHAPTER 186
187 CHAPTER 187
188 CHAPTER 188
189 CHAPTER 189
190 CHAPTER 190
191 CHAPTER 191
192 CHAPTER 192
193 CHAPTER 193
194 CHAPTER 194
195 CHAPTER 195
196 CHAPTER 196
197 CHAPTER 197
198 CHAPTER 198
199 CHAPTER 199
200 CHAPTER 200
201 PENGUMUMAN
202 UPDATE INFORMASI
Episodes

Updated 202 Episodes

1
CHAPTER 1
2
CHAPTER 2
3
CHAPTER 3
4
CHAPTER 4
5
CHAPTER 5
6
CHAPTER 6
7
CHAPTER 7
8
CHAPTER 8
9
CHAPTER 9
10
CHAPTER 10
11
CHAPTER 11
12
CHAPTER 12
13
CHAPTER 13
14
CHAPTER 14
15
CHAPTER 15
16
CHAPTER 16
17
CHAPTER 17
18
CHAPTER 18
19
CHAPTER 19
20
CHAPTER 20
21
CHAPTER 21
22
CHAPTER 22
23
CHAPTER 23
24
CHAPTER 24
25
CHAPTER 25
26
CHAPTER 26
27
CHAPTER 27
28
CHAPTER 28
29
CHAPTER 29
30
CHAPTER 30
31
CHAPTER 31
32
CHAPTER 32
33
CHAPTER 33
34
CHAPTER 34
35
CHAPTER 35
36
CHAPTER 36
37
CHAPTER 37
38
CHAPTER 38
39
CHAPTER 39
40
CHAPTER 40
41
CHAPTER 41
42
CHAPTER 42
43
CHAPTER 43
44
CHAPTER 44
45
CHAPTER 45
46
CHAPTER 46
47
CHAPTER 47
48
CHAPTER 48
49
CHAPTER 49
50
CHAPTER 50
51
CHAPTER 51
52
CHAPTER 52
53
CHAPTER 53
54
CHAPTER 54
55
CHAPTER 55
56
CHAPTER 56
57
CHAPTER 57
58
CHAPTER 58
59
CHAPTER 59
60
CHAPTER 60
61
CHAPTER 61
62
CHAPTER 62
63
CHAPTER 63
64
CHAPTER 64
65
CHAPTER 65
66
CHAPTER 66
67
CHAPTER 67
68
CHAPTER 68
69
CHAPTER 69
70
CHAPTER 70
71
CHAPTER 71
72
CHAPTER 72
73
CHAPTER 73
74
CHAPTER 74
75
CHAPTER 75
76
CHAPTER 76
77
CHAPTER 77
78
CHAPTER 78
79
CHAPTER 79
80
CHAPTER 80
81
CHAPTER 81
82
CHAPTER 82
83
CHAPTER 83
84
CHAPTER 84
85
CHAPTER 85
86
CHAPTER 86
87
CHAPTER 87
88
CHAPTER 88
89
CHAPTER 89
90
CHAPTER 90
91
CHAPTER 91
92
CHAPTER 92
93
CHAPTER 93
94
CHAPTER 94
95
CHAPTER 95
96
CHAPTER 96
97
CHAPTER 97
98
CHAPTER 98
99
CHAPTER 99
100
CHAPTER 100
101
CHAPTER 101
102
CHAPTER 102
103
CHAPTER 103
104
CHAPTER 104
105
CHAPTER 105
106
CHAPTER 106
107
CHAPTER 107
108
CHAPTER 108
109
CHAPTER 109
110
CHAPTER 110
111
CHAPTER 111
112
CHAPTER 112
113
CHAPTER 113
114
CHAPTER 114
115
CHAPTER 115
116
CHAPTER 116
117
CHAPTER 117
118
CHAPTER 118
119
CHAPTER 119
120
CHAPTER 120
121
CHAPTER 121
122
CHAPTER 122
123
CHAPTER 123
124
CHAPTER 124
125
CHAPTER 125
126
CHAPTER 126
127
CHAPTER 127
128
CHAPTER 128
129
CHAPTER 129
130
CHAPTER 130
131
CHAPTER 131
132
CHAPTER 132
133
CHAPTER 133
134
CHAPTER 134
135
CHAPTER 135
136
CHAPTER 136
137
CHAPTER 137
138
CHAPTER 138
139
CHAPTER 139
140
CHAPTER 140
141
CHAPTER 141
142
CHAPTER 142
143
CHAPTER 143
144
CHAPTER 144
145
CHAPTER 145
146
CHAPTER 146
147
CHAPTER 147
148
CHAPTER 148
149
CHAPTER 149
150
CHAPTER 150
151
CHAPTER 151
152
CHAPTER 152
153
CHAPTER 153
154
CHAPTER 154
155
CHAPTER 155
156
CHAPTER 156
157
CHAPTER 157
158
CHAPTER 158
159
CHAPTER 159
160
CHAPTER 160
161
CHAPTER 161
162
CHAPTER 162
163
CHAPTER 163
164
CHAPTER 164
165
CHAPTER 165
166
CHAPTER 166
167
CHAPTER 167
168
CHAPTER 168
169
CHAPTER 169
170
CHAPTER 170
171
CHAPTER 171
172
CHAPTER 172
173
CHAPTER 173
174
CHAPTER 174
175
CHAPTER 175
176
CHAPTER 176
177
CHAPTER 177
178
CHAPTER 178
179
CHAPTER 179
180
CHAPTER 180
181
CHAPTER 181
182
CHAPTER 182
183
CHAPTER 183
184
CHAPTER 184
185
CHAPTER 185
186
CHAPTER 186
187
CHAPTER 187
188
CHAPTER 188
189
CHAPTER 189
190
CHAPTER 190
191
CHAPTER 191
192
CHAPTER 192
193
CHAPTER 193
194
CHAPTER 194
195
CHAPTER 195
196
CHAPTER 196
197
CHAPTER 197
198
CHAPTER 198
199
CHAPTER 199
200
CHAPTER 200
201
PENGUMUMAN
202
UPDATE INFORMASI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!