Dihianati Setelah 20 Tahun

Dihianati Setelah 20 Tahun

Bab 1

Kenanga mengendarai mobilnya menuju rumah sang mertua dengan senyum mengambang. Sebagai seorang menantu dia merasa sangat bahagia karena begitu dicintai dan disayangi layaknya anak sendiri. Selama ini kedua mertuanya memang memperlakukannya dengan begitu baik, bahkan membuat orang-orang sekitar Kenanga merasa iri.

Kebanyakan dari mereka selalu diperlakukan buruk oleh mertua mereka. Selayaknya mertua dan menantu pada umumnya, selalu saja ada perbedaan dan hingga membuat hubungan keluarga jadi tidak begitu baik.

Sudah dua puluh tahun Kenang menjadi seorang istri dari Bima Baskara. Selama itu pula dia selalu diperlakukan baik meski dirinya belum bisa memberikan kebahagiaan kepada suami dan mertuanya. Sampai saat ini Kenanga memang belum memiliki seorang anak dari rahimnya sendiri, tapi bagi suami dan mertuanya itu bukanlah masalah.

Di dalam keluarga itu juga sudah ada anak Bima dari pernikahan sebelumnya. Sebelum menikah dengan Kenanga, Bima memang sudah menikah dengan seorang wanita. Namun, pernikahan mereka akhirnya kandas. Kenanga juga mengenal wanita itu, hanya saja dia sama sekali tidak pernah membahasnya karena tidak ingin menimbulkan masalah.

Kenanga khawatir menyakiti hati sang suami. Bagaimanapun juga masa lalu bukanlah hal yang baik untuk kembali dibicarakan, pasti akan menimbulkan luka. Meskipun selama ini Bima selalu terlihat baik-baik saja, tapi sebagai seorang istri dia tahu hati sang suami pernah terluka oleh masalalu.

Mobil yang dikendarai Kenanga memasuki halaman rumah sang mertua. Wanita itu mengerutkan keningnya saat melihat keberadaan mobil sang suami di sana. Seharusnya saat ini Bima berada di kantor. Apalagi tadi pagi pria itu mengatakan jika ada meeting penting, tapi mengapa sekarang ada di sini.

Kenanga tidak mau berpikir terlalu banyak. Mungkin saja Bima ingin bertemu dengan ibunya atau mungkin ada sesuatu hal yang dibicarakan dengan keluarganya. Kalau soal pekerjaan, bukankah ayah mertuanya juga masih bekerja di perusahaan. Mereka pasti sudah bertemu di sana.

Kenanga menggelengkan kepalanya pelan, tidak ingin terlalu berpikir berlebihan. Dia pun memasuki rumah mertuanya yang kebetulan pintunya terbuka. Wanita itu melihat dua pembantu yang sedang mengerjakan pekerjaan rumah.

Kenanga pun menyapa salah satunya dan bertanya, "Selamat siang, Bik? Mama ada?"

"Ada, Bu, di belakang tadi sama Pak Bima juga."

"Kalau papa sudah pergi ke kantor apa masih di rumah?"

"Bapak kebetulan ada di belakang juga, Bu."

"Kalau begitu saya ke belakang dulu. Oh ya, saya membawa makanan, saya taruh di meja makan nanti tolong diangetin ya saat mau makan siang," ujar Kenanga sambil menunjukkan rantang makanan yang dia bawa dari rumah.

"Iya, Bu. Saya lanjutkan pekerjaan dulu. Nanti saat jam makan siang akan saya siapkan."

"Iya, saya ke dalam dulu."

Kenanga pun berjalan ke belakang. Dia meletakkan rantang makanan di atas meja makan terlebih dahulu, barulah berjalan menuju tempat di mana kedua mertua dan suaminya berada.

Samar-samar Kenanga mendengar suara orang berbicara. Dia yakin jika itu kedua mertua dan suaminya. Namun, saat langkahnya cukup dekat, wanita itu menghentikan langkahnya. Kenanga dapat mendengar jika mereka tengah membicarakan dirinya.

Itu karena namanya disebut padahal dia tidak berada di sana. Yang lebih membuat Kenanga terkejut adalah isi dari percakapan mereka. Tubuhnya membeku, tidak percaya dengan apa yang dibicarakan oleh mereka.

"Sampai berapa lama kamu menyembunyikan semua ini dari Kenanga? Cepat atau lambat dia pasti akan tahu apa yang terjadi. Saat itu tiba dia pasti akan sangat terluka," ucap Rudi—ayah Bima.

"Papa ini kenapa, sih? Takut sekali sama Kenanga. Memangnya kenapa kalau Kenanga tahu jika Bima menjalani kembali hubungan dengan Alicia? Diantara Bima dan Alicia sudah ada Davina, jadi Alicia lebih berhak atas Bima daripada Kenang," sela Sophia—ibu Bima—dengan suara ketus.

"Apa maksud Mama berkata seperti itu? Bagaimanapun juga Alicia dan Bima sudah bercerai dan sekarang Kenanga lah istri Bima."

"Tapi aku tidak pernah mencintai Kenanga, Pa. Papa tahu sendiri jika aku menikah dengan Kenanga itu karena terpaksa, demi perusahaan kita," sela Bima dengan frustasi.

"Itu kamu tahu alasannya. Kalau tidak ada Kenanga dan keluarganya, perusahaan kita akan bangkrut. Keluarga Kenanga memang berasal dari kampung, tapi harta yang mereka miliki lebih besar dari milik kita. Keluarga Kenanga punya perkebunan dan sawah yang luas. Semuanya dikerjakan para petani ahli hingga setiap kali panen menghasilkan puluhan juta rupiah, bahkan ratusan juta."

"Tapi tetap saja cinta tidak bisa dipaksakan, Pa. Mau berapa lama lagi aku harus bertahan dalam rumah tangga yang penuh keterpaksaan ini? Ini sudah dua puluh tahun. Sekarang Alicia juga sudah kembali. Aku ingin hidup bahagia di akhir hidupku dengan dia, bersama dengan anak kami juga. Davina juga ingin bersama dengan ibu kandungnya."

"Davina sudah bertemu dengan ibunya?"

"Iya, mereka sudah beberapa kali pergi bersama karena itu Davina ingin tinggal bersama dengan ibu kandungnya. Minggu kemarin Davina juga menginap di rumah ibunya."

Air mata Kenanga mengalir dengan deras. Ternyata kebahagiaan rumah tangga yang selama ini dia jalani hanyalah sebuah kebohongan. Kebaikan yang diberikan oleh suami dan kedua mertuanya hanyalah kepalsuan. Belum lagi anak sambungnya yang selama ini sudah dianggap seperti putrinya sendiri, ternyata di belakang sama saja seperti keluarga yang lain.

Kenanga teringat hari Minggu kemarin, Davina pamit pergi padanya dan mengatakan jika akan menginap di rumah temannya karena ada tugas kelompok. Saat itu Davina jelas tahu jika Kenanga sudah memesan restoran untuk makan bersama keluarga. Dia sudah memberitahu suami dan putrinya jauh-jauh hari agar tidak bertabrakan dengan jadwal mereka, tapi pada akhirnya Davina tetap pergi dengan alasan tugas.

Biasanya satu bulan sekali Kenanga dan keluarganya memang makan bersama di sebuah restoran mewah. Itu untuk mengeratkan hubungan keluarga, sesekali bersenang-senang juga agar tidak jenuh dengan kegiatan sehari-hari, tapi ternyata Davina malah pergi. Kenanga kira putrinya benar-benar memiliki tugas kelompok dengan temannya, tapi ternyata itu hanyalah sebuah kebohongan.

"Kalau Davina saja sudah menginginkan ibunya sebaiknya kamu katakan saja yang sejujurnya pada Kenanga, daripada dia harus hidup dalam kebohongan yang sudah kamu ciptakan," ujar Rudi dengan berat hati.

"Tidak bisa seperti itu dong, Pa. Perusahaan kita saat ini belum benar-benar kuat, bagaimana kalau Kenanga dan keluarganya menuntut kita dan meminta uangnya kembali," sela Sophia.

"Sudah seperti ini mau bagaimana lagi? Mama juga seorang wanita, tidakkah berpikir bagaimana perasa Kenanga sekarang?"

"Papa ini selalu saja membela Kenanga. Anak Papa itu Bima, jangan selalu membela wanita itu."

"Papa tidak membelanya, tapi mau sampai kapan rahasia ini akan terus ditutupi sementara Bima dan Davina ingin bersama Alicia?"

Terpopuler

Comments

Kale Ganindra Awan

Kale Ganindra Awan

waaoow,,,20 thn sdh berbohong trntang pernikahan ,,pintar banget bima dn kluarganya menutupi,,menyimpan bangkai serapat apapun,akan tercium jga bau busuknya,,ayo kenanga,hempaskn kluarga toxic itu,,kmu kuat.
awal cerita bagus thor,,jng dibuat lemah tokoh utamanya ya thor

2026-07-28

4

Lisa sari katriani

Lisa sari katriani

Karya yang bagus thor 👍

Halo kakak2 jangan lupa mampir di karya pertamku.
Judul : cinta di balik gerobak gorengan

Terimakasih 🙏

2026-08-12

0

Lisa sari katriani

Lisa sari katriani

Karya yang bagus thor 👍

Halo kakak2 , jangan lupa mampir di karya pertamaku 😊
Judul : kisah si gadis miskin

Terimakasih 🙏

2026-07-24

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88. Davina 1
89 Bab 89. Davina 2
90 Bab 90. Davina 3
91 Bab 91. Davina 4
92 Bab 92. Davina 5
93 Bab 93. Davina 6
94 Bab 94. Davina 7
95 Bab 95. Davina 8
96 Bab 96. Davina 9
97 Bab 97. Davina 10
98 Bab 98. Davina 11
99 Bab 99. Davina 12
100 Bab 100. Davina 13
101 Bab 101. Davina 14
102 Bab 102. Davina 15
103 Bab 103. Davina 16
104 Bab 104. Davina 17
105 Bab 105. Davina 18
106 Bab 106. Davina 19
107 Bab 107. Davina 20
108 Bab 108. Davina 21
109 Bab 109. Davina 22
110 Bab 110. Davina 23
111 Bab 111. Davina 24
112 Bab 112. Davina 25
113 Bab 113. Davina 26
114 Bab 114. Davina 27
115 Bab 115. Davina 28
116 Bab 116. Davina 29
117 Bab 117. Davina 30
118 Bab 118. Davina 31
119 Bab 119. Davina 32
120 Bab 120. Davina 33
Episodes

Updated 120 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88. Davina 1
89
Bab 89. Davina 2
90
Bab 90. Davina 3
91
Bab 91. Davina 4
92
Bab 92. Davina 5
93
Bab 93. Davina 6
94
Bab 94. Davina 7
95
Bab 95. Davina 8
96
Bab 96. Davina 9
97
Bab 97. Davina 10
98
Bab 98. Davina 11
99
Bab 99. Davina 12
100
Bab 100. Davina 13
101
Bab 101. Davina 14
102
Bab 102. Davina 15
103
Bab 103. Davina 16
104
Bab 104. Davina 17
105
Bab 105. Davina 18
106
Bab 106. Davina 19
107
Bab 107. Davina 20
108
Bab 108. Davina 21
109
Bab 109. Davina 22
110
Bab 110. Davina 23
111
Bab 111. Davina 24
112
Bab 112. Davina 25
113
Bab 113. Davina 26
114
Bab 114. Davina 27
115
Bab 115. Davina 28
116
Bab 116. Davina 29
117
Bab 117. Davina 30
118
Bab 118. Davina 31
119
Bab 119. Davina 32
120
Bab 120. Davina 33

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!