Chapter 4

Edgar tiba di penthouse mewahnya dan langsung menuju kolam renang yang berada di puncak gedung. Ia melihat Ivy, istrinya, sedang berenang santai.

Begitu melihat suaminya pulang, Ivy langsung menepi. Seperti biasa, Ivy memeluk Edgar dengan manja, memposisikan dirinya seolah di antara mereka tak pernah ada masalah.

Bau klorin dari tubuh Ivy terasa menyengat, membuat Edgar semakin muak.

“Aku ingin bicara,” ucap Edgar dingin dan tanpa basa-basi.

Ivy tersenyum, senyum yang terasa palsu. Dengan berani, Ivy duduk di pangkuan Edgar sembari mengusap leher pria itu.

Namun, senyumnya seketika memudar saat matanya menangkap sebuah tanda merah dan bekas gigitan yang terlihat jelas di sekitar dada dan leher Edgar.

“Kalau kau ingin meminta maaf, aku sudah memaafkan mu, Ed,” ucap Ivy dengan nada dibuat-buat tulus. Padahal, ia sedang menutupi amarah yang membakar hatinya.

“Apa maksudmu?” Edgar bertanya tanpa memandang ke arah Ivy sama sekali. Sandiwara istrinya ini benar-benar menguras kesabarannya.

“Kau baru saja menghabiskan malam indah bersama wanita lain di luar sana, bukan?” Ivy mendesah dramatis. “Padahal aku ingin memberikan sebuah kabar untukmu.”

Edgar tidak mengelak karena memang semalam ia menghabiskan waktu bersama Ava. Namun, yang membuat pria itu bertanya-tanya adalah maksud ucapan Ivy. Kabar apa?

“Katakan, jangan bertele-tele!” seru Edgar dengan emosi memuncak. Ia mendorong Ivy menjauh dari pangkuannya hingga wanita itu terhuyung sedikit.

Ivy tidak tersinggung karena sudah terbiasa dengan sikap dingin Edgar. Justru, ini adalah momen yang tepat untuk mengatakan sebuah rahasia besar.

Ivy mengusap perut datarnya dan dengan tatapan menyedihkan, Ivy berkata, “Aku hamil, Ed. Dan usia kandunganku sudah memasuki dua bulan.”

Kalimat yang keluar dari bibir Ivy bak petir di siang bolong bagi Edgar.

“Kau tidak mungkin hamil! Karena aku mandul!” seru Edgar.

“Kau memang mandul,” ucap Ivy.

Ia yang sudah merencanakan laporan palsu soal kesuburan Edgar dengan bantuan ayahnya.

Bukan tanpa alasan Ivy melakukan itu. Ivy sendiri tidak mau mengandung benih dari pria yang tidak pernah mencintainya. Karena bagi Ivy itu adalah sebuah penghinaan besar.

Jadi, Ivy memutuskan untuk memalsukan laporan dokter agar sakit hatinya pada Edgar terbalaskan. Sampai mati, Edgar akan mengira dirinya adalah pria cacat dan tak sempurna.

“Lalu bayi siapa yang ada di dalam kandunganmu, hah!” Edgar mencengkeram leher Ivy sampai wanita itu kesulitan bernafas.

Ivy dengan cepat menyodorkan secarik kertas laporan dari dokter yang menyatakan dirinya hamil.

Edgar menerima kertas itu, matanya memindai dengan cepat. Ia adalah seorang pebisnis ulung, ia tahu cara membedakan dokumen asli dan palsu, dan sialnya, laporan ini terlihat resmi.

“Kau benar-benar licik!” Edgar bangkit dari duduknya.

Ivy tersenyum sinis sembari mengusap lehernya yang terasa panas. Ia tahu Edgar tidak bodoh. Insting mafia pria itu terlalu kuat.

Mata-mata Ivy baru saja melaporkan bahwa Edgar sedang mengurus perceraian mereka, dan Ivy yakin, Edgar datang untuk membicarakan hal itu.

Ivy tidak akan pernah membiarkan Edgar menceraikannya jika untuk mengejar Ava kembali. Sejak dulu, yang Edgar incar adalah Ava. Bukan dirinya.

Ivy benci pada Ava. Ava selalu menjadi nomor satu, sedangkan Ivy selalu dibandingkan dan merasa tak berharga. Ia muak dengan bayang-bayang Ava.

“Kau ingin menceraikan ku, bukan?” tanya Ivy. “Baiklah, Ed. Tapi jangan salahkan aku kalau nyawa papamu dalam bahaya.”

Edgar mengepalkan tangannya. Ia lupa betapa liciknya Ivy. Bahkan saat mereka menikah dulu, semua karena ulah Ivy yang menjebaknya dengan ancaman sialan ini.

Ayah Edgar mengalami sakit parah, dan tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya kecuali obat yang hanya dimiliki oleh keluarga Ivy.

Orang tua Ivy adalah seorang dokter dan pamannya adalah pemilik laboratorium ternama. Ya, laboratorium yang sama dengan milik Paman Ava, Diego.

Edgar menutup matanya rapat-rapat. Dia akhirnya terperangkap lagi dan lagi.

“Baiklah,” ucap Edgar dengan berat hati. “Aku akan bertanggung jawab atas bayi yang ada di dalam kandunganmu, meskipun itu bukan anakku!”

Tawa Ivy pecah, tawa kemenangan yang lantang dan menjijikkan. Insting mafia Edgar memang tak pernah salah.

Bayi dalam kandungannya memang bukan milik Edgar, melainkan milik kekasih gelapnya yang entah sekarang berada di mana.

Kekasih Ivy mengumbar janji akan bertanggung jawab, nyatanya, pria sialan itu malah kabur begitu tahu Ivy hamil.

“Berjanjilah untuk menyayangi anak ini seperti anakmu sendiri, suamiku,” Ivy membelai wajah Edgar dengan jari-jarinya yang dingin.

Edgar buru-buru menepisnya. “Wanita menjijikkan!” Tanpa mengucapkan sepatah kata pun lagi, Edgar bergegas pergi dari penthouse itu, meninggalkan Ivy yang tersenyum penuh kemenangan.

Di mobil, Jeremy sudah menunggu dengan wajah cemas.

“Tuan,” sapa Jeremy hati-hati.

“Batalkan perceraianku dengan Ivy,” ucap Edgar, suaranya kembali dingin, seperti topeng baja yang baru dilepas dan dipasang kembali.

“Lalu, bagaimana dengan Nona Ava?” Jeremy memberanikan diri untuk bertanya.

Edgar menghela napas panjang. Sepertinya dia dan Ava, sampai kapan pun tidak akan pernah bersatu. Takdir selalu senang menghalangi jalannya menuju Ava.

“Lupakan. Ava juga ingin aku melupakan kejadian malam tadi. Lagipula, dia tak akan pernah hamil karena aku mandul,” ucap Edgar, mencoba meyakinkan dirinya.

Jeremy mengangguk dengan ragu. Padahal ia ingin mengatakan sesuatu yang berkaitan dengan laporan dokter soal kesuburan Edgar. Hanya saja, karena Edgar terlihat sedang banyak masalah dan dihimpit tekanan, Jeremy menunda untuk memberitahunya.

“Setelah aku mendapatkan obat penawar itu, kau adalah wanita pertama yang akan aku singkirkan Ivy!”

Edgar tidak menyadari, ia baru saja menyerahkan takdirnya pada pembohong, sekaligus meninggalkan kesempatan emas untuk mengetahui bahwa malam panasnya dengan Ava mungkin menghasilkan keajaiban yang ia anggap mustahil.

Terpopuler

Comments

Osie

Osie

ngaku makpia tapi tolol bisa dimanipulatif mak lampir

2026-07-14

0

Uthie

Uthie

intinya mafia ternyata gampang di bodohi juga 😁

2026-03-30

2

Asihfitr

Asihfitr

ini yg kutakutkan Anak Alana jadi cwek licik, manipulatif, obsesi gak suka fiks gak tahu terimakasih lho pdhl ortu AVA jg ikut ngerawat dari bayi

2026-03-16

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!